Sidang Kasus Chromebook Ungkap Kode yang Dipakai Saat Pengadaan

Pengadaan Chromebook dan Code Rahasia yang Dibawa ke Sidang Tipikor

Kemendikbudristek masih terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Saat sidang lanjutan kasus ini, Jaksa Penuntut Umum menanyakan tentang kode-kode yang digunakan selama proses transaksi laptop pembelajaran. Indra Nugraha, Sales Manager PT Bhinneka Mentari Dimensi, menjadi saksi utama dalam sidang kali ini.

Jaksa menanyakan terkait dengan kode "Senayan" yang hanya diketahui oleh internal anggota grup tersebut. Indra menjawab bahwa "Kemendikbudristek" adalah kode tersebut. Kode-kode seperti ini diperlukan untuk keperluan proses transaksi yang rahasia.

Selain itu, Jaksa juga menanyakan tentang keberadaan grup WhatsApp Jajanan Pasar di mana membahas pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Indra mengkonfirmasi bahwa benar-benar ada grup ini dan bernama demikian. Selain itu, di handphone Indra ditemukan juga nama group tersebut.

Dalam kesaksiannya, Indra menyebut penggunaan kode "Merah" untuk Direktorat SD dan "Biru" untuk Direktorat SMP. Kemudian Jaksa menanyakan apakah "SMP biru, SD merah, seperti itu ya?" Jawab dari Indra adalah benar, yaitu "Betul".
 
Gue pikir ini bikin kasusnya gampang diputar nanti, kalau bukan siapa sih yang ngeliat kode-kode rahasia di dalam perusahaan. Tapi, kenapa Jajanan Pasar ini harus ada? Gue bayangkan jika semua transaksi di Kemendikbudristek terungkap, kan itu akan bikin reputasinya jebak. Nah, tapi, kalau memang ada yang salah, maka gwe tadi pikir Jajanan Pasar ini bisa bukti nyata sih.
 
Hei bro, kasus ini memang sangat menarik banget! Saya pikir penggunaan kode-kode rahasia untuk proses transaksi yang sensitif ini, tentu saja memiliki alasan yang jelas. Tapi, saya masih curios, apa artinya ada grup WhatsApp Jajanan Pasar yang membahas tentang pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek? 🤔 Saya rasa ini patut dipantau lebih dekat, ya! Dan, bro, kode "Merah" dan "Biru" untuk Direktorat SD dan SMP, ini pasti ada cerita belakang yang menarik. Saya harap Jaksa Penuntut Umum bisa memecahkan kasus ini dengan cepat dan jujur, dan semua informasi yang dibutuhkan bisa keluar! 💻
 
Hai guys, ga jadi ngerti apa itu kasus Chromebook dan Code Rahasia nih. Tapi kalau saya lihat chart ini 📊, ternyata pengadaan laptop pembelajaran di Kemendikbudristek bnyak mahal! 🤑 Selama 3 tahun, total biaya sekitar Rp 1,5 triliun 🤯. Sementara itu, nilai inflasi di Indonesia cuma Rp 10 juta per bulan 📉. Kode-kode rahasia juga bikin curug loh! 🤔 Bagaimana bisa nggak ada transparansi dalam pengadaan ini? 🚨
 
heyyyyy, aku pikir kayaknya kalau ada kode2 rahasia yang dibawa ke sidang tipikor, mungkin ada yang tidak jelas tentang pengadaan Chromebook. tapi kalau ada proof bahwa ada grup WhatsApp yang membahas hal ini, itu bukan mainan lagi. dan siapa tahu, mungkin ada yang harus bertanggung jawab. aku rasa perlu ada penjelasan lebih lanjut tentang kode "Senayan" dan penggunaannya.
 
🤔💻 Maksudnya gini sih... kalau ada kode senayan aja diketahui oleh internal grup, itu artinya tidak ada transparansi deh 🤷‍♂️. Kita harus tahu siapa yang ada di dalam grup itu dan apa yang dibicarakan di sana 🤫. Dan kalau ada group whatsapp seperti itu, itu artinya ada kesan kriminal deh 😬. Jangan sampai ada kejadian yang tidak terduga lagi, semoga semua jelas aja 🙏.
 
Aku nggak percaya dengar ada kode senayan yang hanya diketahui oleh internal aja. Aku ingat masa-masa di zaman SBY, kalau ada kesalahan serius, langsung digantikan aja. Tapi sekarang, terus-menerus korupsi dan tidak adil. Aku rasa aku lebih bangga dengan era Soeharto, karena malah jelas-jelas siapa yang nggak setuju, akhirnya dihukum. Sekarang, terus-menerus kasus-kasus seperti ini, tapi tidak ada satu pun hukuman yang nyata. Aku rasa itu salah, kita harus lebih bijak dalam mengelola keuangan negara. Dan apa dengan kode Merah dan Biru? Aku nggak paham bagaimana cara kerjanya, tapi kalau benar-benar ada, maka dikecualikan aja, tidak ada paksaan lagi.
 
Maaf klo aku bilang aku penyangka kalau semua orang di Kemendikbudristek nggak salah. Aku pikir Indra Nugraha jujur banget ketika dia mengaku bahwa dia adalah orang yang aja dipilih untuk mengurus transaksi Chromebook. Dia nggak bisa membenarin kecurangan sama sekali, dong!

Aku setuju kalau ada kode-kode rahasia yang digunakan selama proses transaksi, itu normal banget. Ada banyak perusahaan besar di Indonesia juga yang punya kode-kode rahasia untuk melindungi informasi mereka. Dan aku pikir grup WhatsApp Jajanan Pasar nggak apa-apa, mungkin itu sengaja dibuat untuk membahas hal-hal yang santai.

Saya hanya ingin katakan bahwa kita jangan terburu-buru menilai orang karena satu kesalahan kecil. Aku percaya kalau Indra Nugraha tidak memiliki niat jahat dan hanya melakukan pekerjaannya dengan baik.
 
Makasih banget pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang nggak ragu nggawe dugaan korupsi ini. Saya curiga sih kode-kode itu sebenarnya buat apa? Apakah itu untuk mencatat transaksi rahasia atau apa aja? 😳

Mengenang di sampingnya ada grup WhatsApp Jajanan Pasar, kan kayak banget nih! Siapa tahu sih ada yang nggak bisa ngerti apa-apa yang dikatakan di dalam grup itu. Saya penasaran kenapa ada kode "Merah" untuk SD dan "Biru" untuk SMP. Apakah itu biar bisa menghitung prioritas aja? 🤔

Tapi, saya rasa kita harus nggabulin dulu semua informasi yang keluar dari sidang ini. Saya khawatir sih kalau ada yang terluka atau salah paham dari apa yang dikatakan Jaksa Penuntut Umum. Yang jelas, kita harus sabar dan menunggu kebenaran keluar. ⏱️
 
Pagi, aku pikir siapa yang ngerasa nyaman banget kalau ada penipuan di pemerintahan, tapi ini kasus Chromebook aja, gak ada yang mati atau halusinasi 🤯. Mungkin kemendikbudristek ingin mencegah orang ngeluh, tapi aku pikir code rahasia ini itu kayaknya penting banget agar proses transaksi tidak jatuh ke tangan korupsi 😂.

Aku curious banget tentang grup WhatsApp Jajanan Pasar, siapa yang ngerasa nyaman untuk bergabung di sana? 🤔. Tapi aku juga paham kalau kode-kode rahasia itu penting, jadi aku harap proses transaksi yang dilakukan Kemendikbudristek ini benar-benar aman dan tidak ada korupsi 🙏.

Siapa pun yang terlibat dalam kasus ini, aku doang harap bisa melihat kebenaran dari segala penipuan 😊.
 
Maksudnya kayaknya ada kesan-kesan tidak jelas tentang penggunaan kode-kode rahasia di Kemendikbudristek 🤔. Mereka punya kode "Senayan" yang hanya diketahui oleh internal, kayak gitu sih? 🤷‍♂️ Tapi apa artinya sih kalau kode itu hanya diketahui oleh mereka sendiri? Belum jelas sih... Dan kalau ada grup WhatsApp Jajanan Pasar yang membahas pengadaan Chromebook, itu juga kayaknya membingungkan 🙄. Mereka bilang ada kode "Merah" untuk SD dan "Biru" untuk SMP, tapi benar sih? 🤔
 
Maaf nih, udh capek sekali dengerin tentang kasus Chromebook ini. Kode-kode rahasia yang dibawa ke sidang Tipikor, kan itu kayaknya gini... kita nggak tahu apa-apa lagi. Indra Nugraha, Sales Manager PT Bhinneka Mentari Dimensi, jadi saksi utama nih, tapi kenapa dia harus jadi seperti itu? Ngoblosin kode-kode rahasia seperti itu kayaknya gini... orang yang nggak perlu tahu itu.

Dan apa dengan grup WhatsApp Jajanan Pasar? Kan itu kayaknya kasus nyata nih. Indra mengkonfirmasi bahwa grup ini ada, tapi kenapa dia harus jadi saksi utama lagi? Udah capek sekali dengerin tentang Chromebook ini...
 
kembali
Top