Siapa Thomas Djiwandono, Calon Deputi Gubernur BI yang Baru?

Thomas Djiwandono, anak keponakan Presiden Prabowo Subianto, diproyeksikan akan mengisi jabatan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sebelumnya telah terdaftar sebagai calon wakil gubernur BI oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).

Dalam konteks ini, nama Thomas Djiwandono dikirimkan oleh Kemenkeu sebagai calon Deputi Gubernur BI setelah Deputi Gubernur Judah Agung mengundurkan diri. Meskipun demikian, tercatat bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan nama Thomas akan mengisi jabatan ini sebagai bentuk pertukaran dengan Juda Agung yang masuk ke dalam Kemenkeu.

Thomas lahir pada 7 Mei 1973 dan merupakan anak Joseph Sudradjad Djiwandono, Gubernur BI era 1993-1998. Nama ini sering ditulis juga sebagai Sudrajad Djiwandono. Thomas pernah menjadi bendahara Partai Gerindra dari tahun 2014 hingga 2019. Ia juga dikenal sebagai analis finansial di Wheelock NatWest sebelum masuk ke Indonesia.

Pada 2024, Prabowo Subianto terpilih jadi Presiden dan Thomas kemudian ditunjuk menjadi Wakil Menteri Keuangan guna mendampingi Sri Mulyani. Thomas diproyeksikan akan mengisi jabatan Deputi Gubernur BI setelah Juda Agung memutuskan untuk meninggalkan posisinya sebagai calon wakil gubernur BI dan masuk ke dalam Kemenkeu.
 
😊 Keren banget ya, si Thomas Djiwandono yang bikin nama keluarganya makin bangga! Pak Sudrajad juga kayaknya senang banget, sih 🙏. Tapi, kamu tahu gini, banyak orang yang masih ragu-ragu soal pengisian jabatan ini. Apa karena Thomas belum punya pengalaman dalam bidang keuangan atau apa? 🤔 Saya rasa ini perlu dipertimbangkan dengan lebih teliti. Yang penting adalah, Thomas sudah terbukti memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai untuk mengisi jabatan ini. Mari kita percayainya dan mendukungnya dalam proses pengisian jabatan ini! 💪
 
ada sih koneksi antara Thomas Djiwandono dan BI... kalau gini, mungkin Thomas punya kemampuan analisis finansial yang serius banget 🤔. tapi apakah dia bisa ngatur BI agar tidak makin konsentrasi pada moneterisasi saja aja? kalo gini, BI akan semakin kaku banget 💸.
 
Mengenai pemasangan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI, aku pikir ini akan terjadi apa aja? Apa dia punya kemampuan untuk mengelola Bank Indonesia? Aku masih ragu-ragu, dia hanya anak keponakan Prabowo Subianto, bukan berarti itu membuatnya lebih siap. Dan kenapa harus ada pertukaran dengan Juda Agung? Aku pikir ini cuma cara Prabowo ingin meningkatkan pengaruh keluarganya di Kemenkeu. Tapi aku masih tidak percaya, mungkin Thomas hanya orang yang tepat untuk menangani Bank Indonesia, tapi aku butuh waktu lagi untuk yakin. 🤔
 
Aku pikir ini lagi-lagi masalah keluarga Presiden yang mengisi jabatan penting di Bank Indonesia... Kenapa harus begitu? Nanti kayaknya orang lain kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan karena keluarga Presiden terus-menerus ikut campur. Sudah kayaknya kalau 1993 Gubernur BI era itu Sudrajad Djiwandono, sekarang anaknya Thomas punya posisi penting di Bank Indonesia... Itu juga tidak adil sih 😐.
 
Eh ya, nggak ada yang salah sih kalau Thomas Djiwandono mengisi jabatan Deputi Gubernur BI. Bayangin aja siapa dia, anak keponakan Presiden dan lulusan Wheelock NatWest... kayaknya dia punya pengetahuan yang cukup tentang keuangan. Tapi apa yang penting, dia harus bisa menangani tekanan gencar itu di BI. Yang paling penting adalah nanti BI bisa berjalan dengan lancar aja, siapa yang salah sih? 😊
 
Oooh, aku pikir ini bakal gampang sekali bagai Thomas bisa jadi Deputi Gubernur BI, tapi aku kurang yakin apa yang akan dialami nanti. Aku masih ingat kakekku mengatakan bahwa keuangan negara itu seperti sebuah permainan papan, harus hati-hati dan bijak dalam mengambil keputusan. Jadi, aku harap Thomas bisa membawa kebijakan yang tepat dan tidak terlalu ketergantungan pada keluarga, aja.
 
kembali
Top