Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menegaskan pentingnya kedaulatan negara dalam menghadapi ancaman dari luar. Dia telah menolak kemungkinan intervensi militer AS di wilayah Meksiko meskipun Trump kembali mengancam tindakan keras terhadap kartel narkoba.
Pemerintahan Meksiko tetap mematuhi tuntutan AS, dengan menekankan pentingnya hubungan ekonomi kedua negara. Langkah ini menunjukkan bahwa Meksiko berusaha menjaga keseimbangan antara kedaulatan dan kerja sama bilateral.
Namun, para analis menilai bahwa ancaman serupa kemungkinan akan terus muncul sebagai tekanan untuk memperoleh konsesi tambahan. Tindakan tak terduga dari Presiden AS juga masih tetap mungkin terjadi.
Presiden Meksiko saat ini adalah Claudia Sheinbaum, wanita kelahiran Mexico City pada 24 Juni 1962 ini sebelumnya menjabat sebagai Kepala Otoritas atau setara Wali Kota Mexico City pada periode 2018-2023. Presiden Sheinbaum kembali menjadi sorotan setelah menanggapi ancaman Presiden AS Donald Trump yang menyatakan kemungkinan mengambil tindakan terhadap kartel narkoba di Meksiko.
Pemerintah Meksiko menegaskan bahwa tindakan militer yang dilakukan oleh AS tidak akan diterima. Sheinbaum lebih menekankan pentingnya kerja sama diplomatik dalam menangani kejahatan secara terorganisir. Meski Trump melemparkan ancaman sebagai taktik negosiasi, intervensi militer AS di Meksiko sangat tidak mungkin terjadi dan justru akan mengancam hubungan bilateral yang telah terjalin.
Ancaman semacam itu juga berkontribusi pada sorotan publik terhadap kebijakan keamanan dan diplomasi Sheinbaum dalam menjaga kedaulatan negaranya. "Saya tidak percaya pada (kemungkinan) invasi, saya bahkan tidak percaya bahwa itu adalah sesuatu yang mereka anggap serius," ujarnya.
Pemerintahan Meksiko tetap mematuhi tuntutan AS, dengan menekankan pentingnya hubungan ekonomi kedua negara. Langkah ini menunjukkan bahwa Meksiko berusaha menjaga keseimbangan antara kedaulatan dan kerja sama bilateral.
Namun, para analis menilai bahwa ancaman serupa kemungkinan akan terus muncul sebagai tekanan untuk memperoleh konsesi tambahan. Tindakan tak terduga dari Presiden AS juga masih tetap mungkin terjadi.
Presiden Meksiko saat ini adalah Claudia Sheinbaum, wanita kelahiran Mexico City pada 24 Juni 1962 ini sebelumnya menjabat sebagai Kepala Otoritas atau setara Wali Kota Mexico City pada periode 2018-2023. Presiden Sheinbaum kembali menjadi sorotan setelah menanggapi ancaman Presiden AS Donald Trump yang menyatakan kemungkinan mengambil tindakan terhadap kartel narkoba di Meksiko.
Pemerintah Meksiko menegaskan bahwa tindakan militer yang dilakukan oleh AS tidak akan diterima. Sheinbaum lebih menekankan pentingnya kerja sama diplomatik dalam menangani kejahatan secara terorganisir. Meski Trump melemparkan ancaman sebagai taktik negosiasi, intervensi militer AS di Meksiko sangat tidak mungkin terjadi dan justru akan mengancam hubungan bilateral yang telah terjalin.
Ancaman semacam itu juga berkontribusi pada sorotan publik terhadap kebijakan keamanan dan diplomasi Sheinbaum dalam menjaga kedaulatan negaranya. "Saya tidak percaya pada (kemungkinan) invasi, saya bahkan tidak percaya bahwa itu adalah sesuatu yang mereka anggap serius," ujarnya.