Siapa Pemilik Bandara PT IMIP Morowali & Kenapa Viral di Medsos?

Bandara PT IMIP Morowali yang beroperasi tanpa bea cukai dan imigrasi ini telah membuat warganet berkekhawatiran tentang apakah terjadi ilegalitas. Bandara yang berada di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah ini dikelola oleh swasta, tetapi tidak ada petugas resmi seperti Bea Cukai dan Imigrasi yang mengawalinya.

Pemilik kawasan industri yang juga pemilik bandara ini adalah PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel. Kawasan industri ini berada di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi dengan memiliki fasilitas teknis seperti runway sepanjang 1.890 meter dengan daya dukung PCN 68/F/C/X/T.

Namun, operasional bandara ini tidak dapat dipisahkan dari keberadaan PT IMIP yang juga merupakan pemilik kawasan industri tempat bandara tersebut berdiri. Menurut data Hubud, sepanjang 2024 bandara ini memiliki 534 pergerakan pesawat dengan sekitar 51.000 penumpang.

Polemik tentang keberadaan dan pengelolaan Bandara IMIP ini telah menimbulkan kontroversi nasional karena disebut beroperasi tanpa kehadiran petugas resmi seperti Bea Cukai dan Imigrasi. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan bahwa bandara tersebut tidak memiliki pos pengawasan dua instansi negara tersebut.

Hal ini memicu kekhawatiran sejumlah tokoh dan lembaga negara, termasuk Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung yang menilai kondisi itu berpotensi menciptakan "negara dalam negara". Ia menilai negara tidak boleh membiarkan aset strategis dikelola tanpa kontrol penuh pemerintah.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh mengecam keras operasional bandara tanpa pengawasan aparat negara, menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip kedaulatan wilayah udara dan sebuah ancaman terhadap keamanan nasional.
 
😊 Ada apa dengan bandara IMIP ini, kan? Mereka beroperasi tanpa bea cukai dan imigrasi... itu makin kaya dari negaranya aja! 🤑 Tapi siapa tahu operasionalnya benar-benar aman, tapi gimana jika ada yang tidak naksir dengan kehadiran mereka? 🤔 Saya rasa pemerintah harus lebih teliti dalam mengawasi operasional seperti ini agar jangan terjadi ilegalitas. Dan kalau ada yang salah, apa kata kita semua untuk membantu menebus kesalahan tersebut dengan melakukan aksi konsisten dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemerintahan yang berkeadilan dan transparan. 💚 Jadi mari kita fokus pada hal-hal positif saja dan biarkan kebaikan hati kita menjadi motivasi bagi perubahan yang baik! 🌞
 
hehe, aku paham warganet yang khawatir nih... apa kalau PT IMIP Morowali ini benar-benar tidak punya pengawasan dari Bea Cukai dan Imigrasi? itu bikin aku ragu-ragu sih. aku pikir ini seperti ada hole di sistem keamanan udara kita... kalo bandara ini terus beroperasi tanpa kontrol, gak jadi masalah kalau ada penumpang yang ilegal masuk atau keluar? 🤔🛫
 
Wah kaya banget gini 🤯 Bandara IMIP yang bisa beroperasi tanpa Bea Cukai & Imigrasi? Gue pikir ini sama aja seperti bandar narkoba, tapi sebenarnya ini hanya kawasan industri dan bandara. Tapi apa sih artinya tidak ada petugas resmi? Aduh, gue rasa ini seperti keterlibatan korupsi yang jauh-jauh lagi. Kalau aset strategis seperti bandara itu bisa dikelola tanpa kontrol penuh pemerintah, itu berarti negara kita kurang percaya diri sih 😂. Kita harus punya aturan yang jelas dan dijalankan dengan tangan-tangan yang tidak licik.
 
kira-kira apa yang bikin bandara IMIP itu bisa beroperasi tanpa bea cukai dan imigrasi ini, gak ada logika banget kan? kalau kita tahu tujuan dari bea cukai dan imigrasi itu buat apa sih? kalau bandara itu terus beroperasi tanpa pengawasan aparat negara, pasti akan ada kenyamanan bagi orang yang ingin melakukan kegiatan ilegal. aku pikir ini bikin konflik dengan pemerintah juga. tapi, gak ada penjelasan dari menteri yang jelas sih tentang bagaimana operasional bandara itu bisa berjalan tanpa pengawasan. gimana caranya pemerintah bisa yakin bahwa bandara ini tidak digunakan untuk kegiatan ilegal? aku pikir lebih baik jika pemerintah harus mengambil tindakan untuk memastikan keamanan dan ketentuan yang jelas di bidang ini.
 
Gue pikir kira-kira apa yang dilakukan pemerintah dan lembaga-lembaga negara ini? Operasional bandara tanpa bea cukai dan imigrasi, itu bukan masalahnya. Gue pikir apa yang penting adalah apakah kita bisa terlindung dari ancaman seperti itu. Menteri Pertahanan bilang tidak memiliki pos pengawasan dua instansi, tapi gue pikir itu karena pemerintah belum punya strategi untuk mengatasi masalah ini. Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung bilang negara dalam negara, itu juga memikirkan aku.
 
kembali
Top