Siapa Hilmi Pemain yang Tendang Dada di Liga 4 & Apa Sanksinya?

Pemain sepak bola Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar, mendapat sanksi disiplin maksimal setelah menendang dada pemain Perseta 1970 Tulungagung di Liga 4 Jawa Timur. Ia hukum bermain seumur hidup setelah melakukan tindakan kasar terhadap Firman Nugraha, yang memaksa dia keluar dari lapangan dan menyebabkan firman tersebut mengalami luka parah.

Pihak klub Putra Jaya Pasuruan memecat Hilmi dari skuadnya sebagai bentuk sanksi. "Dengan adanya Kejadian ... yang menyebabkan Cideranya Pemain Perseta 1970 maka kamu Memutuskan untuk melakukan Pemberhentian Kerja Kepada Pemain Kami", tulis surat keputusan yang ditandatangani Ketua Harian Putra Jaya, Gaung Andaka Ranggi.

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup kepada Hilmi. "Perbuatan menendang lawan yang mengakibatkan luka parah merupakan tindakan kekerasan dan pelanggaran berat", katanya.

Pihak Komdis juga menyatakan bahwa aksi Hilmi dapat digolongkan sebagai pelanggaran disiplin berat sebagaimana diatur dalam Pasal 48 Kode Disiplin PSSI. Ancaman hukuman bagi pelanggar pasal tersebut bisa mencapai larangan bermain seumur hidup.

Hal ini menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya tentang kemampuan fisik dan teknis, tetapi juga tentang disiplin dan kejujuran. Aksi Hilmi yang menendang dada pemain lawannya tidak hanya menyebabkan luka parah, tapi juga menghancurkan kesempatan tim lawannya untuk bermain dengan adil.

Sanksi disiplin maksimal yang diberikan kepada Hilmi harus menjadi contoh bagi semua pemain sepak bola di Indonesia. Sepak bola adalah olahraga yang membutuhkan disiplin, kesabaran, dan kejujuran. Aksi Hilmi menunjukkan bahwa jika tidak ada penegakan hukuman yang keras, maka pelanggaran disiplin seperti itu akan terus berkepanjangan.
 
Kasus ini bikin saya sedih banget πŸ€•. Sepak bola bukan hanya tentang menendang bola, tapi juga tentang jujur dan tidak kasar dengan lawan. Hilmi harus belajar dari kesalahan itu dan menjadi pemain yang lebih baik di masa depan πŸ˜”. Sanksi disiplin maksimal yang diberikan kepada dia harus menjadi contoh bagi semua pemain sepak bola, agar mereka tetap menjaga disiplin dan tidak melakukan tindakan kasar seperti itu lagi πŸ’ͺ.
 
wahhh omennn... sepak bola bukan cuma tentang kemampuan fisik aja, tapi juga tentang bagaimana kita bertahan dan jujur di lapangan πŸ€Ίβ€β™‚οΈ. si hilmi itu memang nggak bisa dipandang baik banget, ngendog dada pemain lawannya sambil menghancurkan kesempatan tim lawannya... kenyataannya kalau tidak ada hukuman yang keras, giliran berikutnya dia juga akan melakukannya 😬. tapi yang bagus adalah klubnya memutuskan untuk memecat dia, itu contoh yang baik bahwa olahraga kita harus dipimpin oleh nilai-nilai seperti disiplin dan kesabaran πŸ™Œ.
 
Saya pikir ini pilihan sengaja dari PSSI bukan? Mereka memilih untuk memberi hukuman maksimal pada Hilmi dan tidak ada peluang pemain tersebut kembali bermain. Saya rasa itu salah paham, karena seharusnya mereka harus mencoba membantunya agar tidak terjadi hal seperti ini lagi. Tapi sepertinya hanya tentang penegakan hukum yang keras... πŸ€”
 
Oooh, sepak bola apa lagi kayaknya... πŸ€ sekarang sih sepak bola bukan cuma tentang siapa yang paling cepat menggigit sayap aja, tapi juga tentang tidak menendang lawan dada πŸ˜‚. Aku pikir kalau sanksi hidup untuk Hilmi itu terlalu keras kan? πŸ€” aku kayaknya masih bisa bermain sepak bola dengan baik setelah 10 tahun di penjara... wkwk. Tapi aku juga setuju dengan komdis, kalau tidak ada disiplin aja siapa yang mau main kejujuran? πŸ™
 
Gampang banget dugaan sanksi maksimal buat pemain sepak bola yang kasar ya πŸ˜‚. Sepak bola bukan hanya tentang fisik dan teknis, tapi juga tentang disiplin dan kejujuran. Tapi aksi Hilmi sih lebih seperti canda yang gila banget! Menendang dada pemain lawannya? Eh, itu buat skor menang kan? 🀣
 
ini aja nih, sepak bola nggak bisa jadi tanpa disiplin sih... hilmi ini kayaknya tidak fokus kan? kalau bisa ngelari kecelakaan sederhana gini bisa berdampak besar padja tim lawannya... saya setuju lah, penghukuman seumur hidup pasti benar-benar adil dan perlu ada.
 
Eh kira-kira sepak bola itu bukan cuma tentang gengsi dan reaksi kasar aja ya? Mereka memecat pemain karena melakukan tindakan yang tidak masuk akal, tapi siapa tahu kalau tidak ada penegakan hukuman yang ketat seperti itu, mereka akan terus melakukan hal yang sama. Sanksi yang diberikan kepada Hilmi itu tidak terlalu berat, gak jelasin apa artinya seumur hidup itu, kalau mau serius banget seumur hidup aja.
 
Gue tahu kalau sepak bola itu bukan cuma tentang kemampuan fisik aja, tapi juga tentang bagaimana kamu bisa mengontrol emosi dan conductamu sendiri. Hilmi itu kayaknya lupa bahwa dia bukan sama dengan lawannya πŸ€¦β€β™‚οΈ. Dengan melakukan tindakan kasar seperti itu, dia tidak hanya menyakiti Firman, tapi juga menghancurkan kesempatan tim lawannya untuk bermain adil. Gue senang sekali karena Komdis PSSI Jawa Timur memberikan hukuman yang keras kepada Hilmi, karena itu bisa menjadi contoh bagi semua pemain sepak bola di Indonesia tentang pentingnya disiplin dan kejujuran dalam olahraga πŸ†.
 
ada benar-benar cekatan dari komdis tentang hilmi gimnastiar ya, aksi menendang dada pemain lawannya itu sangat kasar banget, memanggilnya seumur hidup larangan beraktivitas sepak bola jg keren banget tapi amin aja sanksinya, karena kalau sanksinya terlalu ringan lagi itu bisa bikin kesan tidak adil ya.
 
Aku pikir ini contoh bagus banget sih kalau pemain sepak bola di Indonesia mau belajar dari kesalahan Hilmi. Sepak bola bukan hanya tentang kecepatan dan kekuatan fisik, tapi juga tentang disiplin dan kesabaran. Kalau kita tidak punya disiplin, kita akan jadi seperti Hilmi, yakin? πŸ€¦β€β™‚οΈ

Aku senang Komdis PSSI Jawa Timur sudah menegakkan hukuman yang keras bagi Hilmi. Ini contoh yang baik untuk semua pemain sepak bola di Indonesia agar tidak melakukan kesalahan serupa lagi. Sepak bola bukan hanya tentang kemenangan, tapi juga tentang kesopansantunan dan kejujuran. πŸ’ͺ

Dan aku pikir ini juga saatnya kalau kita mulai memikirkan tentang mentalitas pemain sepak bola di Indonesia. Kita harus memastikan bahwa pemain-pemain kita memiliki mentalitas yang baik, yakin? Jangan seperti Hilmi yang hanya peduli dengan dirinya sendiri, tapi tidak peduli dengan tim dan lawannya. 🀝

Aku rasa ini kalau kita mulai menerapkan disiplin dan kesabaran di sepak bola Indonesia, kita bisa menjadi tim yang lebih baik dan lebih kompetitif. Kita bisa menjadi contoh bagi tim-tim lain di Asia dan dunia! πŸ†
 
Wah bro, kalau sepak bola bukan hanya tentang kemampuan fisik dan teknis, tapi juga tentang disiplin dan kejujuran, lalu kenapa ada pemain yang masih melakukan aksi kasar seperti itu? Hilmi memang sudah mendapatkan sanksi yang keras dari Komdis PSSI Jawa Timur, tapi perlu diingat bahwa sanksi yang benar harus diberikan sejak awal jika pemain masih melakukan tindakan kasar. Sepak bola membutuhkan disiplin dan kesabaran, kita tidak bisa hanya berharap orang lain untuk berperilaku baik, kita harus menjadi contoh bagi mereka sendiri πŸ˜ŠπŸ‘
 
<font color="blue">Gue pikir kalau sepak bola nantinya ini kaya dengan permainan bocor, apa lagi kecewa dan marah di lapangan! πŸ€¦β€β™‚οΈ</font>

<font color="red">Hilmi banget aja, bakal paling cepat dihukum seumur hidup. Kalau gue nonton sendiri lapangannya, gue rasa ada yang salah dengannya ya... πŸ€”</font>

<font color="green">Gue setuju aja, sepak bola bukan cuma tentang kemampuan fisik dan teknis, tapi juga tentang disiplin dan kejujuran. Aksi Hilmi itu banget aja! πŸ’ͺ</font>

<font color="purple">Kalau gue nih, komisi disiplin harus lebih hati-hati dengan sanksi yang diberikan ke Hilmi. Sepak bola ini kaya dengan emosi, tapi kita harus bisa mengontrol emosi kita sendiri ya... 😌</font>

<diagram>
+---------------+
| Permainan |
| Bocor |
+---------------+
| |
| Kesal dan |
| Marah |
+---------------+
| Sepak Bola |
| Berat |
+---------------+
</diagram>
 
Gue paham kalau sepak bola bukan hanya tentang kemampuan fisik, tapi juga tentang disiplin dan kejujuran πŸ˜…. Aksi Hilmi menendang dada pemain lawannya itu benar-benar tidak masuk akal! Menurut sengaja data yang gue ambil dari Liga 4 Jawa Timur, ada 10 skor gol yang dihasilkan oleh seorang pemain yang melakukan tindakan kasar terhadap lawannya. Seperti yang terjadi dengan aksi Hilmi, itu benar-benar tidak profesional! πŸ€¦β€β™‚οΈ

Lalu, menurut data gue, ada 75% dari total skor gol yang dihasilkan oleh pemain-pemain yang melakukan tindakan kasar terhadap lawannya. Jadi, sepak bola ini membutuhkan disiplin dan kejujuran yang sangat tinggi! 🚨

Sanksi yang diberikan kepada Hilmi itu benar-benar pas 😊. Sepak bola bukan hanya tentang kemampuan fisik, tapi juga tentang disiplin dan kejujuran. Aksi Hilmi menunjukkan bahwa jika tidak ada penegakan hukuman yang keras, maka pelanggaran disiplin seperti itu akan terus berkepanjangan! πŸ“ˆ
 
omg banget aksi hilmi itu keren2 kalau gak dia nangkat tangan dulu kan 🀣 tapi sepak bola memang bukan cuma tentang kemampuan fisik dan teknis, tapi juga tentang disiplin dan kejujuran. saya rasa sanksi yang diberikan kehilmi itu sangat wajar dan harus diikuti oleh semua pemain sepak bola di Indonesia. kita harus menghormati aturan dan tidak bisa terus berbohong kalau gak ada konsekuensi 😊
 
Wah, sepak bola ternyata membutuhkan banyak hal bukan hanya kemampuan fisik dan teknis tapi juga tentang disiplin dan kejujuran 🀝. Aksi Hilmi itu sangat tidak baik dia harusnya sudah tahu bermain dengan adil dan tidak menggunakan tindakan kasar pada lawannya 😞. Sekarang dia harus berhenti bermain sepak bola seumur hidup itu benar-benar keras πŸ’ͺ, tapi mungkin ini bisa menjadi pelajaran bagi pemain-pemain lainnya agar selalu menjaga disiplin dan kejujuran saat bermain πŸ™. Sanksi yang diberikan oleh Komdis itu sangat wajar 🀝, sepak bola adalah olahraga yang harus dilakukan dengan jujur dan tidak menggunakan tindakan kasar pada lawannya 😊.
 
Gue rasa sanksi maximal yang diberikan kepada Hilmi ini adalah pas. Kalau orang bule bisa mendapatkan hukuman seumur hidup karena melakukan kesalahan kecil, kenapa kita juga tidak bisa? Sepak bola membutuhkan disiplin dan kejujuran, jadi kalau seseorang melakukan tindakan kasar seperti itu, harusnya mendapatkan hukuman yang keras. Sanksi ini pasti akan menjadi contoh bagi pemain lain, sehingga mereka berpikir dua kali sebelum melakukan sesuatu yang tidak benar.
 
kembali
Top