Setelah Bea Cukai, Purbaya Akan Obrak-Abrik Pajak Minggu Depan

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, menyatakan bahwa rencana untuk merombak struktur pejabat dan pegawai di Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu akan mulai digunakan dalam minggu depan. Ini merupakan langkah lanjutan setelah reformasi struktural di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang akan rampung esok hari.

Purbaya mengatakan bahwa rencana perombakan ini akan membawa perubahan besar-besaran dalam struktur pegawai, baik di Direktorat Jenderal Pajak maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Ia juga menyatakan bahwa rencana ini tidak hanya berfokus pada pejabat dan pegawai, tetapi juga termasuk penggantian mereka dengan orang-orang yang lebih kompeten.

Purbaya mengancam akan merumahkan pegawai di tingkat kantor wilayah, termasuk di pintu-pintu pelabuhan, dalam rangka perombakan ini. Ia juga menyebutkan bahwa penggantian tersebut akan dilakukan berdasarkan kemampuan dan kompetensi masing-masing pegawai.

Rencana perombakan ini disampaikan dalam acara Indonesia Fiscal Forum 2026 yang dihelat Tirto pagi tadi. Purbaya mengatakan bahwa rencana ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas bea cukai, serta menangani kasus under invoicing dan masalah lainnya di bea cukai.

Dalam pernyataannya, Purbaya juga menyampaikan pesan kepada seluruh pegawai di jajaran Ditjen Bea dan Cukai untuk bekerja dengan lebih serius dalam menangani kasus-kasus tersebut. Ia juga mengancam akan mengganti AI program jika mereka tidak bekerja dengan lebih keras.
 
aku pikir ini kalau aku duduk di kantor pajak, aku tidak mau dipindahkan ke pelabuhan! penggantian orang dengan orang yang kompeten itu kayaknya penting, tapi aku khawatir aku tidak punya kemampuan sama sekali untuk bekerja di pelabuhan. aku lebih suka duduk di depan komputer dan nge-cek pajak orang lain 🀣. tapi serius, aku harap bisa dipindahkan ke jabatan yang lebih aman dan stabil, bukan kayaknya terus duduk di pintu pelabuhan sampai akhir hayatku πŸ˜‚πŸš¨
 
ini nih rencana perombakan struktur di DJBC, kira kayak apa yang bakal terjadi? sih aja niatnya untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas bea cukai, tapi aku pikir ini juga bisa jadi cara mereka mau mengurangi biaya dan memotong pegawai. kalau aku buat kebun sayuran, aku pasti tidak akan memutuskan untuk melakukannya karena dijangkau lebar orang yang mau bekerja di sana πŸ˜’. tapi aku rasa ini juga bisa jadi cara mereka ingin mengurangi ketergantungan pada AI program, tapi sih masih ragu kok. aku tidak yakin apakah ini akan membawa perubahan besar-besaran seperti yang disebut Purbaya atau hanya sekedar perubahan kecil πŸ€”.
 
ini kalimatnya kaya banget bro, selama ini aku hanya bisa ngobrol aja di sini πŸ€”, tapi gini aku bisa baca berita-berita penting dan langsung ada komentar yang bisa dibahas πŸ˜‚. tapi apa sih kegunaan acara seperti Indonesia Fiscal Forum 2026 bro? siapa yang mau ikut? kalau ga, pengumuman aja dari Menteri Keuangan aja, apa keuntungannya kita semua πŸ€‘. dan ini Purbaya Yudhi Sadewa yang lagi-lagi bikin kabar gembira tapi aku masih ragu apakah dia benar-benar mau bekerja sama dengan pegawai-pegawai yang sudah lama di kantor atau hanya mau mengancam-mencela πŸ™„.
 
aku rasa ini gampang banget, pegawai di ditjen bea dan cukai udah capek saking lama, ngga mau ngerjain lagi πŸ€¦β€β™‚οΈ. tapi aku pikir ini masalahnya apa kha? mereka udah capek, kalau mereka capek aku rasa harus capek juga πŸ˜‚. tapi seriusnya, aku harap pegawai di ditjen bea dan cukai bisa ngerjain pekerjaannya dengan lebih baik setelah perombakan ini, agar efisiensi dan efektifitas bea cukai bisa meningkat 🀞.
 
[ GIF: robot membasuh piring ] πŸšΏπŸ’¦

[ PNG: wajah seseorang dengan ekspresi kecewa ] 😐

[ GIF: orang berlari di belakang mobil yang sedang tergelincir ] πŸƒβ€β™‚οΈπŸ˜±

[ PNG: grafik menunjukkan perubahan besar-besaran dalam struktur pegawai ] πŸ“ˆπŸ’₯

[ GIF: AI robot memegang mikrofon dan berbicara dengan suara yang keras ] πŸ€–πŸ˜ 
 
Maksudnya, apa yang mereka maksudkan adalah mengubah pejabat di kantor pajak menjadi seperti... siapa tau itu sistematis banget, tapi bagaimana kalau kita gantungin penggantinya dengan AI? AI bisa lebih canggih daripada kita ngobrol2 aja, kan? Dan apa yang mana yang lebih efisien, pejabat yang harus menghadapin banyak orang atau AI yang hanya perlu menghadapi komputer?
 
aya rasa perombakan ini kayaknya nggak tepat waktu, kan? kalau mereka mau ngerubah struktur pegawai dan pejabat di kantor, mereka harus ngatur dulu siapa yang akan menjadi korban ya. aku khawatir kalau banyak orang yang kerja di DJBC akan terkena dampak dari perombakan ini. tapi ayo, semoga mereka bisa ngerespons dengan lebih baik dan tidak terlalu keras pada pegawai-pegawai yang sudah kerja panjang
 
Makasih deh Purbaya, udah bermimpi nyata kalau rencana perombakan ini jadi kenyataan nih... tapi siapa tahu lagi apa yang terjadi nanti, kan? Kalau sebenarnya ingin meningkatkan efisiensi dan efektifitas bea cukai, pasti udah ada solusi yang lebih baik daripada mengancam pegawai aja... atau ganti AI program kalau mereka tidak bekerja keras? Makin serius juga nggak nih...
 
ini kabar gembira deh kawan, kalau gak ada perombakan struktur di pajak dan bea cukai, kita kayak banget duduk santai sambil negara kita terus jepit. tapi nggak cuma itu, masih banyak kasus under invoicing yang bikin orang kecewa, dan ini rencana perombakan harus bisa mengatasi masalah itu.

saya senang banget kalau Menteri Keuangan itu ada ambisi untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas bea cukai. tapi kayaknya ini juga rencana yang agak kotor, nih pegawai di DJBC harus bekerja dengan lebih keras? siapa nggak suka bekerja keras? tapi mungkin ini cara Menteri Keuangan ingin mengajak mereka untuk lebih produktif.

yang penting adalah rencana perombakan ini bisa dilaksanakan dengan baik dan tidak ada yang terkecewa, khususnya pegawai di DJBC. mohon semoga sukses, ya! 🀞
 
πŸ€” Mending siapa-siapa yang merombak struktur pejabat nih, tapi kaya aja dipekerjakan dengan baik dulu. Kalau gini, kalau gini aja, kayaknya semua orang sama-sama menang. 😊
 
Mau banget ngeliat gini, Purbaya Yudhi Sadewa kayaknya mau terus ngubek-ubek struktur pejabat dan pegawai di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Warga negara Indonesia kayaknya perlu sabar dan tahan aji πŸ˜‚. Aku pikir ini langkah yang tepat untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas bea cukai, tapi aku juga khawatir tentang dampaknya pada penggantian pegawai yang akan terjadi. Apakah mereka siap untuk hadapi konsekuensi dari perombakan ini? Aku rasa ini perlu diawasi dengan teliti agar tidak menimbulkan masalah yang parah 😊.
 
Pajak lagi, kayaknya perlu direformasi jadi bisa dipahami oleh rakyat biasa aja, bukan hanya para pengusaha yang luas kewajiban pajak πŸ˜…. Kalau mau efisien, perlu ada sistem yang baik, tapi apa yang dijanjikan itu benar-benar seperti itu? πŸ€” Pegawai jangan kaget kalau ada perubahan, karena ini bukan akhir dunia πŸ’Ό. Yang penting adalah kemampuan dan kompetensi masing-masing pegawai. Jadi, kalau ada yang terkena 'rumahkan', pasti karena tidak bisa dipercaya πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
ini kabar buruk ya 😩. Banyak pegawai yang bakal jadi korban perombakan di Direktorat Jenderal Pajak & DJBC. Aku rasa mereka terlalu banyak dan kurang kompeten untuk dilawan oleh AI program. kalau aku bukan punya pekerjaan, aku malah ragu mau kerja lagi di sana πŸ€”. apa sih yang bisa dipikirin? kampus universitas mahal-mahanya bakal dibuka kembali? πŸ˜…
 
Gue rasa ini aja salah strategi. Mereka terus memaksa pegawai kerajaan untuk berubah-ubah, tapi apa yang jadi? Pegawai-pegawai masih sama saja. Kaya nggak ada solusi yang sebenarnya. Dan siapa yang bakal duduka jika mereka dipekerjakan baru? Belum tentu kompeten juga πŸ€”πŸ’Ό
 
Kerja sama antara pengembang AI dan pejabat di Ditjen Bea cukai harus dimulai dari peningkatan kemampuan mereka πŸ€”. Jangan hanya memanfaatkan teknologi, tapi juga memahami kebutuhan masyarakat di lapangan.
 
Hahahaha, si Purbaya lagi ngaruh giliran kantor ya! πŸ˜‚ Saya rasa dia mau banget buat makin efisien birokrasi di Kemenkeu. Tapi aku penasaran, apa itu 'AI program' yang dia maksud? Apakah dia ingin menggantikan pegawai dengan robot πŸ€– atau apa? Aku harap tidak, kita butuh orang yang lebih human dan bisa berinteraksi dengan masyarakat. Saya ingat ketika masih kecil, ibu saya selalu bilang bahwa 'orang baik' itu bisa membuat perubahan yang besar di masyarakat. Mungkin Purbaya mau memikirkan hal ini juga? πŸ€”
 
πŸ™ Gaes, aku pikir Purbaya Yudhi Sadewa kayaknya mau ambil langkah yang agak berat ya. Replikasi struktur di DJBC dan Direktorat Jenderal Pajak itu gampang banget. Aku khawatir kalau gini kayaknya bisa membuat kesalahan, terutama bagi pegawai yang sudah lama bekerja. πŸ€” Kita harus berharap bahwa mereka sih bisa melakukan perubahan yang benar dan tidak memperburuk situasi. Dan omong kosong tentang mengganti AI program itu gak usah dikejangan nih, kalau aku jadikan contoh, aku kayaknya akan langsung ke pintu nih! πŸ˜‚
 
aku rasa ini gampang banget ditepaikan... kalau ingin meningkatkan efisiensi dan efektifitas, apa lagi yang perlu dilakukan dipejabat? tapi apa ini bukan juga tentang memecahkan masalah di DJBC yang masih banyak? aku pikir kalau harus mengganti AI program itu gak cuma-cuma deh, nanti kapan aja kita tahu apakah itu benar-benar membantu?
 
kembali
Top