Mengenai pelaksanaan pembangunan hunian bagi korban bencana di Sumatra, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya telah memimpin rapat dengan beberapa menteri dan direktur utama BUMN. Rapat tersebut digelar di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Rabu malam tadi.
Dalam dua pekan ke depan, pemerintah menjanjikan bahwa rumah hunian bagi korban bencana akan rampung dan siap dihuni. Pada daerah-daerah yang terkena dampak seperti Aceh Utara, Aceh Pidie, Tapanuli Selatan, Tanah Datar, Padang Pariaman, dan Agam, rumah hunian tersebut akan segera dibangun.
Selain dari BPI Danantara, Kementerian Pekerjaan Umum juga tengah mengerjakan pembangunan rumah lainnya di Aceh yang ditargetkan selesai awal Februari. Pemulihan fasilitas umum seperti jalan, rumah sakit, sekolah, pasokan air, dan perkantoran juga terus dikebut.
Teddy Indra Wijaya melaporkan bahwa pemerintah pusat telah berkoordinasi dengan para bupati dan wali kota di wilayah terdampak untuk memastikan kebutuhan warga yang beragam terkait hunian pascabencana. Teddy juga mengatakan bahwa pemerintah akan secepat mungkin membangun hunian untuk kemudian dipobilisasi oleh para bupati untuk ditempatkan oleh korban bencana.
Namun, perlu diingat bahwa permohonan dari korban bencana terhadap pembangunan hunian tersebut sangat beragam. Ada yang ingin disiapkan hunian, ada yang ingin memperbaiki sendiri, dan ada yang ingin pindah daerah mengikuti keluarganya yang lain.
Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, serta jajaran direksi BUMN karya.
Dalam dua pekan ke depan, pemerintah menjanjikan bahwa rumah hunian bagi korban bencana akan rampung dan siap dihuni. Pada daerah-daerah yang terkena dampak seperti Aceh Utara, Aceh Pidie, Tapanuli Selatan, Tanah Datar, Padang Pariaman, dan Agam, rumah hunian tersebut akan segera dibangun.
Selain dari BPI Danantara, Kementerian Pekerjaan Umum juga tengah mengerjakan pembangunan rumah lainnya di Aceh yang ditargetkan selesai awal Februari. Pemulihan fasilitas umum seperti jalan, rumah sakit, sekolah, pasokan air, dan perkantoran juga terus dikebut.
Teddy Indra Wijaya melaporkan bahwa pemerintah pusat telah berkoordinasi dengan para bupati dan wali kota di wilayah terdampak untuk memastikan kebutuhan warga yang beragam terkait hunian pascabencana. Teddy juga mengatakan bahwa pemerintah akan secepat mungkin membangun hunian untuk kemudian dipobilisasi oleh para bupati untuk ditempatkan oleh korban bencana.
Namun, perlu diingat bahwa permohonan dari korban bencana terhadap pembangunan hunian tersebut sangat beragam. Ada yang ingin disiapkan hunian, ada yang ingin memperbaiki sendiri, dan ada yang ingin pindah daerah mengikuti keluarganya yang lain.
Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, serta jajaran direksi BUMN karya.