Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono kini dalam kondisi membaik setelah sempat tidak sadarkan diri saat menghadiri upacara penghormatan dan pelepasan tiga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan, Minggu lalu.
Menurut staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto Darwin, kondisi Trenggono saat ini dalam keadaan sadar, stabil, dan baik-baik saja. Kelelahan yang dirasakan bersifat sementara dan telah ditangani dengan baik.
"Perlu kami sampaikan bahwa kondisi Menteri saat ini dalam keadaan sadar, stabil, dan baik-baik saja. Kelelahan yang dirasakan bersifat sementara dan telah ditangani dengan baik," ujarnya kepada Tirto Minggu lalu.
Kondisi Trenggono dipicu oleh kelelahan setelah baru kembali dari perjalanan dinas ke luar negeri. Dalam lawatan tersebut, Trenggono mendampingi Presiden Prabowo Subianto ke London dan menghadiri World Economic Forum di Davos, Swiss.
"Beliau baru sampe dari perjalanan dinas itu, terus selama di Eropa memantau terus perkembangan di Jakarta. Begitu tahu sudah diumumkan korban, beliau ingin mendampingi keluarga dan berpartispasi dalam proses upacara," ujarnya.
Trenggono memahami bahwa kehadiran, doa, dan perhatian di tengah suasana duka memiliki makna penting bagi keluarga korban. Karena itu, ia tetap berupaya hadir sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas, sembari tetap memulihkan kondisi kesehatan sesuai anjuran medis.
Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, doa, dan pengertian dari masyarakat, ujar Doni Ismanto Darwin.
Menurut staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto Darwin, kondisi Trenggono saat ini dalam keadaan sadar, stabil, dan baik-baik saja. Kelelahan yang dirasakan bersifat sementara dan telah ditangani dengan baik.
"Perlu kami sampaikan bahwa kondisi Menteri saat ini dalam keadaan sadar, stabil, dan baik-baik saja. Kelelahan yang dirasakan bersifat sementara dan telah ditangani dengan baik," ujarnya kepada Tirto Minggu lalu.
Kondisi Trenggono dipicu oleh kelelahan setelah baru kembali dari perjalanan dinas ke luar negeri. Dalam lawatan tersebut, Trenggono mendampingi Presiden Prabowo Subianto ke London dan menghadiri World Economic Forum di Davos, Swiss.
"Beliau baru sampe dari perjalanan dinas itu, terus selama di Eropa memantau terus perkembangan di Jakarta. Begitu tahu sudah diumumkan korban, beliau ingin mendampingi keluarga dan berpartispasi dalam proses upacara," ujarnya.
Trenggono memahami bahwa kehadiran, doa, dan perhatian di tengah suasana duka memiliki makna penting bagi keluarga korban. Karena itu, ia tetap berupaya hadir sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas, sembari tetap memulihkan kondisi kesehatan sesuai anjuran medis.
Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, doa, dan pengertian dari masyarakat, ujar Doni Ismanto Darwin.