Tiba-tiba Trump Mengajak Presiden Kolombia ke Gedung Putih, Waktu Akan Diketahui Nanti
Donald Trump, presiden Amerika Serikat, tiba-tiba mengajak presiden Kolombia Gustavo Petro untuk bertemu di Gedung Putih. Menurut Trump, pertemuan ini merupakan kehormatan besar bagi dirinya untuk berbicara dengan Petro melalui telepon.
Trump juga mengatakan bahwa ia menghargai nada bicaranya dan menantikan untuk bertemu dengannya dalam waktu dekat. Namun, ia belum menyampaikan tanggal pertemuan kedua pemimpin.
Petro sendiri telah mengonfirmasi pembicaraan lewat telepon antara dirinya dan Trump kepada kerumunan di pusat kota Bogotá yang membawa slogan anti-AS pada Rabu lalu. Petro mengatakan bahwa ia membicarakan dua hal: Venezuela dan masalah perdagangan narkoba.
Perseteruan terbaru antara Trump dan Petro tampaknya sudah semakin menenang. Sebelumnya, Trump menyebut Kolombia sangat sakit dan menuduh negara tersebut memproduksi kokaina dan menjualnya ke Amerika Serikat. Sementara itu, Presiden Kolombia menyebut operasi Amerika Serikat di Venezuela sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Amerika Latin.
Ketegangan AS dan Kolombia telah menengken selama berbulan-bulan. Trump memberlakukan sanksi pada Oktober 2025 kepada Petro, keluarga, dan pemerintahannya atas tuduhan keterlibatan dalam perdagangan narkoba global.
Donald Trump, presiden Amerika Serikat, tiba-tiba mengajak presiden Kolombia Gustavo Petro untuk bertemu di Gedung Putih. Menurut Trump, pertemuan ini merupakan kehormatan besar bagi dirinya untuk berbicara dengan Petro melalui telepon.
Trump juga mengatakan bahwa ia menghargai nada bicaranya dan menantikan untuk bertemu dengannya dalam waktu dekat. Namun, ia belum menyampaikan tanggal pertemuan kedua pemimpin.
Petro sendiri telah mengonfirmasi pembicaraan lewat telepon antara dirinya dan Trump kepada kerumunan di pusat kota Bogotá yang membawa slogan anti-AS pada Rabu lalu. Petro mengatakan bahwa ia membicarakan dua hal: Venezuela dan masalah perdagangan narkoba.
Perseteruan terbaru antara Trump dan Petro tampaknya sudah semakin menenang. Sebelumnya, Trump menyebut Kolombia sangat sakit dan menuduh negara tersebut memproduksi kokaina dan menjualnya ke Amerika Serikat. Sementara itu, Presiden Kolombia menyebut operasi Amerika Serikat di Venezuela sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Amerika Latin.
Ketegangan AS dan Kolombia telah menengken selama berbulan-bulan. Trump memberlakukan sanksi pada Oktober 2025 kepada Petro, keluarga, dan pemerintahannya atas tuduhan keterlibatan dalam perdagangan narkoba global.