Sempat Dicoret Meski Menang, Warga Tunanetra di Parepare Kini Jadi Ketua RW

Warga Parepare, Sulawesi Selatan, sempat bingung karena pemilihan calon ketua RW yang memenangi suara terbanyak ternyata dicoret. Sultan (58), warga yang dipilih sebagai calon ketua RW, sebelumnya menang di dalam pemilu tetapi kemudian ditolak karena kondisi fisiknya. Salah satu fungsi tubuh yang tidak berfungsi dengan baik adalah mata.

Sultan kemudian diprotes oleh beberapa warga karena kondisinya, membuat Lurah Ujung Bulu (bernama Hasrah) merasa aduannya harus ditangani. Menurut Hasrah, calon RW tersebut sempat memprotes dan menolak menjadi ketua RW karena tidak ingin memiliki calon yang dalam kondisi fisiknya tidak sehat.

Namun, Sultan kemudian mendapat dukungan dari Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, dan akhirnya dinyatakan memenuhi syarat sebagai Ketua RW. Walaupun awalnya dicoret, namun Sultan kini dianggap layak menjadi ketua RW.
 
Hmm, aku pikir ini kayaknya sulit untuk dipahami. Jadi, ada warga Parepare yang dipilih jadi calon ketua RW tapi kemudian ditolak karena mata-mata-nya tidak enak. Lalu kalau dia minta mundur, warga itu lagi memprotes dan jadi masalah. Tapi ternyata Wali Kota Parepare ini mendukungnya dan sekarang dia bisa jadi ketua RW. Aku pikir ini kayaknya keadaannya harus banyak dipertimbangkan, tapi aku juga paham kalau setiap orang memiliki kelemahan. Saya harap di masa depan kita bisa lebih mengerti dan tidak terburu-buru menilai orang lain πŸ€”
 
πŸ€” Wah, ini kayaknya macet banget! 🚧 Pemilu RW itu penting juga, tapi kemudian ada yang dicoret karena kondisi fisiknya? 😷 Kalau demikian, toh rasanya bocoran suara dari orang lain bisa jadi benar? πŸ€• Warga Parepare gak sabar-sabar nih! 😩 Lurah Ujung Bulu juga kayaknya asusila, tapi kalau Wali Kota Parepare mendukung Sultan, maka mending dia diterima juga. πŸ™ Saya rasa penting untuk kita jaga kesehatan mata kita, ya! πŸ‘€
 
Hahahaha bro, ini kabar yang bikin lucu banget! Saya pikir ini adalah contoh bahwa kita harus tidak terlalu serius dengan hal-hal kecil, seperti mata yang tidak berfungi dengan baik. Sultan itu kayaknya orang yang bijak, dia tahu ketika harus menjadi ketua RW dan ketika harus menolak. Saya rasa si Wali Kota Parepare yang mendukung Sultan itu kayaknya memiliki pandangan yang luas, bro!
 
Eh, ini aja bagussaan ya? Apa yang nggak jelas sama sekali! Pemilu RW itu seharusnya tidak ada macet seperti ini. Kalau ada masalah, kenapa gini sih? Maka-maka Sultan dianggap layak menjadi ketua RW setelah diprotes sama Wali Kota Parepare? Gini nggak adanya standar ya?
 
Saya setuju kalau pilihan RW itu harus tepat, tapi apa salahnya kalau ada seseorang yang dipilih tidak sempurna? Mereka bisa bantu masyarakat Parepare lebih baik aja, tapi kira-kira apa yang harus dikejar sih, ketika ada kekurangan fisik? Saya rasa kalau warga itu sudah puas dengan pilihan mereka, itu penting juga. Tapi, walaupun demikian, saya masih penasaran kenapa Wali Kota Parepare bisa mendukung Sultan, kayaknya lebih baik jika dia mau melihat dari sudut pandang masyarakat atau apa? πŸ€”
 
Wah keberuntungannya si Sultan! Aku penasaran kenapa ada yang ragu-ragu dengannya karena kondisinya. Siapa yang bilang bahwa kita harus memiliki mata yang perfect untuk bisa jadi Ketua RW? Gampang-ganteng kayaknya si dia, tapi nggak ada masalah sama sekali... πŸ€”πŸ‘
 
kaya nggak masuk akal ya! kalau orang itu dipilih oleh warga, kenapa bisa dicoret aja? siapa yang memutuskan untuk memotong sisi hidup seseorang seperti itu? sekarang lagi ngomongin kondisi fisiknya, tapi apa yang terlintas di pikiran adalah "tapi dia dipilih dulu!" kalau kita jadikan ketangkasan sebagai kriteria, siapa yang pasti akan menjadi calon RW? itu sama sekali tidak adil!
 
Saya rasa ini cerita yang menarik banget! Saya senang melihat bahwa Lurah Ujung Bulu jadi penegak hukum dan tidak membiarkan aduannya terjadi. Kondisi fisik dari Sultan memang perlu diperhatikan, tapi juga harus dihargai karena setiap orang memiliki keunikan diri. Saya rasa Sultan bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menjadi ketua RW, asalkan dia memiliki kemampuan dan semangat yang baik untuk merawat masyarakat di Parepare πŸ’ͺ🏼🌟
 
Pemilu RW itu gampang aja sih... tapi yang paling penting adalah warga Parepare itu sabar & bijak. Mereka bisa menunggu sampai hasilnya jadi official 😊. Tapi kayaknya seharusnya ada langkah tambahan dari Wali Kota untuk memastikan calon RW itu sesuai dengan fungsinya. Kondisi fisik yang tidak baik itu bukan hal yang bisa diabaikan, tapi tentu saja harus dikelola dengan hati-hati.
 
Gue kira kayak gue, gue bilang kalau ini jadi contoh bagaimana proses pemilihan gede-begian. Siapa yang benar sih? Sultan yang dipilih tapi kemudian dicoret atau Hasrah yang menolak karena kondisi fisiknya? Gue rasa ini seperti mainan politik, tidak aduh aduh. Sultan dinyatakan layak jadi ketua RW setelah Wali Kota Parepare mendukungnya... tapi gue masih penasaran, siapa yang benar-salahnya? πŸ€”πŸ‘€
 
Wahhhh, ini kayaknya serasa drama banget! Saya rasa nggak ada masalah sama sekali kalau sultan tidak bisa jadi ketua RW karena kondisinya... tapi siapa tahu kayaknya ada alasan lain ya πŸ€”. Tapi apa yang penting adalah Wali Kota Parepare itu jujur dan memberikan kesempatan yang adil kepada sultan, kayaknya bukan yang buruk ya 😊. Kalau aku nggak salah, ini kayaknya contoh bagus bahwa kita harus menghargai kebebasan pilihan orang lain πŸ™. Tapi kayaknya juga penting agar kita semua berpikir sebelum kita menilai seseorang... karena siapa tahu, mungkin sultan itu benar-benar yang terbaik untuk jadi ketua RW πŸ’‘.
 
Gue pikir ini seperti cerita film aja, siapa yang akan menjadi pemenang, tapi ternyata ada yang bingung. Mau dipilih atau tidak dipilih, kayaknya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi, gue pikir ini juga menunjukkan bahwa kebaikan hati itu lebih penting dari segala hal. Sultan memang tidak memilih sendiri, tapi dia mau berjuang untuk menjadi ketua RW. Itu sudah pasti pilihan yang bijak!
 
Pikirannya sih apa? πŸ€” Apa yang penting adalah dia bisa mandiri dan berkomitmen untuk kepentingan masyarakat. Belum juga apa kalau dia tidak sehat, tapi dia masih mau menjadi contoh bagi kita semua! 😊 Bayangkan kalau dia jadi ketua RW, dia akan berusaha agar semua warga Parepare bisa hidup lebih baik. πŸ‘
 
Saya penasaran sih bagaimana kondisi fisik yang mempengaruhi pemilihan calon ketua RW bisa jadi bukan masalah utama... tapi apa sih yang terjadi dengan Wali Kota Parepare, Tasming Hamid? Mau mengkhianati warga atau gak? Jika kondisinya memang tidak sehat, maka dia harus jujur dan buat rencana untuk kembali dalam waktu dekat. Tapi jika dia mau tetap menjadi Ketua RW dan tidak peduli dengan kondisi fisiknya, itu gak baik...
 
Wahhhh... ini kayaknya seru banget! Saya senang melihat sultan yang awalnya dicoret akhirnya bisa jadi Ketua RW karena mendapat dukungan dari Wali Kota Parepare. Mungkin kita harus lebih bijak dalam menilai orang, tapi juga tidak boleh menolak orang karena kondisi fisiknya. #JanganJudikaOrang #BeriCaraBagiDulu
 
Saya rasa itu aja normal banget πŸ€·β€β™‚οΈ, tapi kalau kamu lihat ke dalam hati banyak yang tidak nyaman dengerin kabar itu 😐. Saya sendiri aja merasa sedikit bingung kenapa pemilihan RW bisa jadi berantakan seperti ini πŸ€”. tapi kalau Wali Kota Parepare setuju dengan Sultan, maka itu juga bukan masalahnya 😊. Yang penting adalah ketua RW yang dipilih memiliki kemampuan dan komitmen untuk mengurus masyarakat, bukan harus memenuhi syarat fisik πŸ’ͺ.
 
kembali
Top