Mengapa kamu masih mengantuk setelah minum kopi? Jawabannya mungkin ada di dalam tubuhmu. Kadar adenosin di otak menumpuk sepanjang hari, membuat kamu merasa lelah. Namun, apabila kamu konsumsi kafein secara teratur, otak akan beradaptasi dengan menciptakan reseptor baru untuk menyeimbangkan asupan tersebut.
Kafein memiliki struktur molekul yang mirip dengan adenosin, sehingga saat kamu minum kopi, kafein "menipu" otak untuk tidak menerima sinyal lelah. Hasilnya? Kamu merasa segar dan tidak mengantuk. Namun, apabila tubuhmu terus-menerus mengkonsumsi kafein dalam waktu dekat, hal tersebut dapat memblokir reseptor adenosin dengan kafein.
Akibatnya, otak akan menciptakan lebih banyak reseptor baru untuk menyeimbangkan asupan kafein. Lambat laun, tubuh kamu tidak lagi merasakan efek dari kafein yang bisa menciptakan sensasi segar. Apakah kamu masih mengantuk setelah minum kopi? Mungkin jawabannya ada di dalam adaptasi otakmu sendiri.
Pada bulan Desember lalu, National Institutes of Health (NIH) melaporkan bahwa otak manusia adalah sistem yang sangat adaptif. Ketika kamu konsumsi kafein secara teratur dan berkepanjangan, hal tersebut dapat memblokir reseptor adenosin dengan kafein.
Bahkan jika kamu mengantuk setiap hari atau setiap saat, maka tubuhmu sedang mengalami fenomena toleransi kafein. Jika iya, maka kamu harus berusaha untuk mengurangi konsumsi kafein di hari-hari seperti itu agar otak dapat merasakan efek dari kafein yang benar-benar ada.
Kafein memiliki struktur molekul yang mirip dengan adenosin, sehingga saat kamu minum kopi, kafein "menipu" otak untuk tidak menerima sinyal lelah. Hasilnya? Kamu merasa segar dan tidak mengantuk. Namun, apabila tubuhmu terus-menerus mengkonsumsi kafein dalam waktu dekat, hal tersebut dapat memblokir reseptor adenosin dengan kafein.
Akibatnya, otak akan menciptakan lebih banyak reseptor baru untuk menyeimbangkan asupan kafein. Lambat laun, tubuh kamu tidak lagi merasakan efek dari kafein yang bisa menciptakan sensasi segar. Apakah kamu masih mengantuk setelah minum kopi? Mungkin jawabannya ada di dalam adaptasi otakmu sendiri.
Pada bulan Desember lalu, National Institutes of Health (NIH) melaporkan bahwa otak manusia adalah sistem yang sangat adaptif. Ketika kamu konsumsi kafein secara teratur dan berkepanjangan, hal tersebut dapat memblokir reseptor adenosin dengan kafein.
Bahkan jika kamu mengantuk setiap hari atau setiap saat, maka tubuhmu sedang mengalami fenomena toleransi kafein. Jika iya, maka kamu harus berusaha untuk mengurangi konsumsi kafein di hari-hari seperti itu agar otak dapat merasakan efek dari kafein yang benar-benar ada.