Seksi Pengawasan NPWP Diisi Apa? Simak Penjelasannya

Pernyataan di formulir administrasi bisnis yang berhubungan dengan NPWP seringkali menjadi titik perselisihan bagi Wajib Pajak (WP). Salah satu titik tersebut adalah "Seksi Pengawasan", kolom ini memang cukup membingungkan. Karena tidak umum digunakan dalam urusan administrasi sehari-hari, banyak WP yang mengisi dengan asal-asalan.

Bahkan beberapa orang mengatakan perlu pengetahuan tentang hal ini sehingga tidak menghambat proses verifikasi, karena ketidaktahuan akan menjadi rintangan untuk mengoptimalkan pengelolaan wajib pajak yang berjalan. Perangkat kementerian keuangan nomor 184/PMK.01/2020 dan Keputusan Direktur Jenderal Pajak (DJP) Nomor KEP-151/PJ/2021 mengatur pembagian tugas dan organisasi di lingkungan DJP.

Setiap Kantor Pelayanan Pajak (KPP) memiliki beberapa Seksi Pengawasan. Identitasnya ditandai dengan nomor, dan tujuannya adalah untuk mempermudah pengelolaan wajib pajak berdasarkan karakteristik, risiko, dan wilayah mereka.

Ada tiga jenis seksi pengawasan: Seksi Pengawasan I, II, III, IV, V, dan VI. Setiap jenis tersebut memiliki pendekatan yang berbeda dalam menangani Wajib Pajak.

Seksi Pengawasan I biasanya menangani kategori wajib pajak strategis, seperti perusahaan besar atau industri padat modal. Sementara itu, Seksi Pengawasan II dan VI biasanya menangani wajib pajak individu dan UMKM berdasarkan wilayah administrasi mereka.

DJP memiliki dua pendekatan utama dalam menangani Wajib Pajak yaitu pendekatan risiko dan kontribusi, serta pendekatan wilayah. Perbedaannya adalah di mana Seksi Pengawasan I menggunakan pendekatan risiko dan kontribusi, sedangkan Seksi Pengawasan II dan VI menggunakan pendekatan wilayah.

Kolom isian "Seksi Pengawasan NPWP" di formulir administrasi bisnis memang penting untuk diisi dengan benar. Tapi sebelumnya WP harus mengetahui berada di mana ia terdaftar, karena ini ditentukan oleh KPP ketika pendaftaran NPWP sehingga WP tidak bisa memilih sendiri ingin masuk ke seksi mana.

Ada beberapa cara untuk mengetahuinya. Salah satunya adalah melalui dokumen resmi seperti Surat Keterangan Terdaftar (SKT) NPWP atau yang tersedia di portal DJP Online. Selain itu, Anda juga dapat menghubungi KPP terdaftar langsung via telepon, email, atau datang ke tempatnya sendiri untuk meminta informasi tersebut.

Salah satu cara untuk mendapatkan informasi ini adalah melalui layanan Kring Pajak di 1500200 atau live chat di situs resmi DJP.

Jika sudah mengetahuinya, langkah berikutnya adalah memahami cara penulisan yang benar saat mengisi formulir. WP perlu mencermati format yang tepat untuk menuliskan isian "Seksi Pengawasan". Caranya adalah menuliskan nama seksi secara lengkap, lalu diikuti dengan nama KPP tempat terdaftar. Format baku yang digunakan adalah seperti ini: “Seksi Pengawasan (nomor) – KPP (nama kantor).”
 
Buatnya nggak bisa dipahami sih kalau WP punya kesulitan dengan formulir administrasi bisnis. Mungkin karena nggak pernah liat sebelumnya atau malah nggak tahu ngeresponin apa yang dimaksudkan dari "Seksi Pengawasan". Tapi kalo kita lihat, ada beberapa cara untuk mengetahuinya, misalnya melalui dokumen resmi atau langsung bertanya di KPP tempatnya terdaftar. Jadi, jangan ragu ngeresponin dan mulai dari disana aja.
 
Wah, sepertinya ini bikin ngelilingin kaya sih. Apa sih maksud dari "Seksi Pengawasan" itu? Bunyi seperti ada tiga jenis lagi banget! Tapi, siapa tau kalau WP yang udah mengetahuinya pasti bisa mengisi dengan benar-benar sih 🤔.

Tapi, apa sih kebutuhan untuk tahu dulu dimana WP terdaftar sebelumnya? Bunyi seperti ada banyak cara untuk mendapatkan informasi ini, tapi siapa tau kalau tidak semua bisa/ingin menggunakan layanan Kring Pajak atau live chat ya 😐.
 
Oke bro 🤔, sepertinya gampang banget untuk memahami apa itu Seksi Pengawasan di NPWP, tapi sepertinya banyak Wajib Pajak yang tidak tahu apa-apa 😅. Jadi, kalau kamu ingin mengisi formulir administrasi bisnis dan sudah ketahuan tentang ini, coba cari informasinya dari dokumen resmi atau website resmi DJP, atau direct ke KPP tempat kamu terdaftar ya 📲💻. Lalu, pastikan kamu menulis dengan benar di kolom isian itu, jangan sampai nggak asal-asalan 😅, ayo coba dulu ya!
 
Hebat banget ya kebijakan ini! 🤓 Mengetahui tentang Seksi Pengawasan NPWP itu penting sekali. Banyak WP yang nggak tahu apa itu, soalnya itu tidak biasa-biasa saja disebutkan dalam urusan administrasi sehari-hari. Tapi kalau kita nggak punya pengetahuan tentang ini, gampang banget kita salah isi formulir dan bikin kesalahan pada diri sendiri atau bahkan terhadap negara. 🤦‍♂️

Aku bayangkan kalau kita harus bingung-bingung apa itu Seksi Pengawasan I, II, III, dll... Apa tujuannya? Berapa cara untuk mengetahuinya? Itu membingungkan banget! 😅

Tapi aku senang sekali ada solusi dan penjelasan yang jelas tentang ini. Maka dari itu, aku sarankan WP yang belum tahu harus segera cari informasi ini. Cari di dokumen resmi, hubungi KPP langsung, atau gunakan layanan Kring Pajak online. 💻

Kalau sudah tahu, maka langkah berikutnya adalah memahami format penulisan yang benar untuk mengisi formulir dengan tepat. Itu penting banget agar tidak ada kesalahan lagi. 😊
 
Makasih informasinya tentang NPWP dan Seksi Pengawasan. Saya pikir penting banget buat kita tahu siapa di mana kita terdaftar, karena kalau gak benar, bisa jadi kita salah menuliskan isian itu. Saya juga curious, apa itu Kring Pajak di nomor 1500200? Apakah itu layanan yang gratis atau harus membayar biaya? 🤔
 
wahhh ini gampang banget sih! kalau nggak diisi tepat, apa aja yang terjadi? kita harus memilih mana seksi apa yang kita ada, kayaknya harus lebih jelas. salah satu masalahnya adalah ada yang isi dengan asal-asalan aja, padahal itu tidak akan beresekan2 dengan rencana pemerintah.
 
omg apa aja keadaannya sih? orang Wajib Pajak kayaknya belum pernah lihat formulir administrasi bisnis ya, padahal ada Seksi Pengawasan yang nantinya akan diisi. kayaknya harus dibuat tutorial sederhana dulu, misalnya "apa itu Seksi Pengawasan?", "cara mengetahuinya", dan "bagaimana cara mengisi formulir dengan benar". toh jangan pernah salah, sih 😅
 
Gue penasaran apa yang harus dipilih di seksi pengawasan itu 😂. Sebagai netizen biasa, gue rasa lebih fokus banget pada hal lain, seperti nih harga tiket kereta api yang nggak sabenarnya sekarang 🚂. Tapi, kalau harus ngomongin tentang seksi pengawasan NPWP, gue rasa perlu dipahami lebih baik dulu. Seperti, siapa sih yang memiliki NPWP dan di mana aja sih? 🤔 Gue rasa informasi itu penting banget untuk tidak terjebak di seksi yang salah 🚫. Nah, kalau sudah tahu, langkah berikutnya adalah ngisi formulir dengan benar-benar. Tapi, gue still penasaran apa aja di luar seksi pengawasan itu 😂.
 
Gue pikir, apa yang penting adalah kita tidak pernah menyerah saat tidak memahami sesuatu. Nah, makasih informasinya tentang seksi pengawasan NPWP. Kalau gue harus sampaikan ajaran dari situ, itu adalah pentingnya kesabaran dan pencarian informasi. Jangan pernah takut untuk bertanya atau mencari tahu apa yang benar-benar kita cari, kalau tidak berarti kita akan salah tujuan di awal mulai 🤔
 
hehe, aku baru nonton thread ini, apa kejadian apa? kalau aku tahu sebelumnya diulang2 lagi penjelasan tentang seksi pengawasan NPWP ini, aku rasa lebih mudah dipahami. sepertinya cara penulisan "Seksi Pengawasan" di formulir administrasi bisnis ini cukup membingungkan banget. aku masih tidak paham apa yang dimaksud dengan nomor Seksi Pengawasan sih... kalau bisa ada contoh atau dokumentasi yang bisa diprint, aku akan lebih paham ya 😂
 
Wow! 🤔 Pertanyaan tentang NPWP dan seksi pengawasan memang bisa jadi rintangan bagi Wajib Pajak 🙅‍♂️. Mengetahui informasi yang benar tentang seksi pengawasan itu penting banget! 📝 Misalnya, kalau kamu tahu kamu masuk ke seksi mana, kamu bisa isi formulir administrasi bisnis dengan tepat 👍.
 
iya kira-kira masih banyak lagi wajib pajak yang tidak tahu di mana mereka terdaftar di seksi pengawasan ya, kalau gak ada pengetahuan itu akan jadi rintangan deh. mending kayaknya ada fasilitas yang lebih baik untuk membantu orang-orang ini, seperti live chat atau aplikasi mobile yang bisa menghubungkan wajib pajak dengan kpp mereka sendiri. dan harus diingat juga bahwa format penulisan yang tepat itu penting deh, kalau salah akan jadi masalah lagi ya 😊
 
Wahhhh... aku rasa ini penting banget sih! 🤔 Jadi ada 6 jenis seksi pengawasan, tapi apa kegunaannya ya? Mereka itu bisa bikin kita jengkel kalau tidak tahu di mana kita masuk ke mana. Aku pikir harus ada cara yang lebih mudah untuk mengetahui di mana kita terdaftar NPWP. Misalnya, bisa ada link atau informasi yang jelas di portal DJP Online ya? 📊
 
omg itu kabar baik banget! akhirnya ada penjelasan lengkap tentang seksi pengawasan di NPWP 😊. sebelumnya aku banyak yang kesulitan mengetahuinya, tapi sekarang sudah jelas kok! aku berharap Wajib Pajak bisa memahami cara penulisan yang benar saat mengisi formulir, karena ini akan membuat proses verifikasi menjadi lebih cepat dan efisien 💻. kalau kita semua already tahu bagaimana cara ini, maka kita bisa lebih siap dalam menyelesaikan administrasi pajak, aja 🙏.
 
gak ngerti apa sih kebutuhan sekci pengawasan numpuk itu ya? sebenarnya di masa lalu, kalau mau isi formulir harus punya identitas yang jelas, gini saja. tolong ada contoh lagi, gimana caranya jika gak tahu tempat di mana terdaftar? tolong dibagi lagi ke bagian mana sih yang perlu dimaksud kan
 
Gue pikir kan cara ini bikin WP lebih mudah dipahami, tapi gue juga penasaran kenapa masih banyak WP yang tidak punya konsep tentang seksi pengawasan NPWP 😕. Mungkin karena kurang informasi dan edukasi dari KPP langsung deh 🤔. Gue rasa perlu ada program pendidikan online untuk Wajib Pajak tentang seksi pengawasan, biar mereka bisa memahami apa itu dan bagaimana cara mengisinya dengan benar 💡.
 
Apa lagi yang harus kita lakukan nih? Nah, setidaknya ada penjelasan lebih lanjut tentang "Seksi Pengawasan" di NPWP. Tapi sih, masih banyak orang yang salah isinya, kan? 😒
Misalnya, aku pernah kenal seseorang yang mengisi dengan "Seksi X - KPP Y", padahal nama seksi dan kantor itu jelas tidak cocok. Jadi, wajib pajak harus lebih teliti dulu sebelum ngefill formulir ya? 🤔
Dan, apa sih kegunaan dari layanan Kring Pajak di 1500200 itu? Tidak semua orang punya waktu banyak untuk ngobrol dengan orang lain nih. 😐
 
Gue penasaran sih bagaimana Wajib Pajak bikin pengisian "Seksi Pengawasan" di formulir administrasi bisnis mereka? Gue ajiink kalau banyak yang asal-asalan aja, padahal ada cara-cara sederhana untuk mengetahuinya. Misalkan saja melalui dokumen resmi atau layanan Kring Pajak.
 
omong omong banget arih, siapa yang nggak pernah kesulitan diisi formulir administrasi bisnis nanya? hehe 😂. tapi serius, informasi tentang seksi pengawasan ini benar-benar tidak terjangkau banyak orang, bisa dibilang sangat membingungkan, apalagi siapa yang nggak pernah mengeluhkan kesulitan diisi formulir nanya 🤦‍♂️. tapi kalau sudah tahu lokasi tempatnya, jangan lagi kesulitan arih 🙏. dan omong, format penulisan yang benar sih kayak yang disebutkan, sederhana banget ya 📝.
 
kembali
Top