Terdapat empat sekolah Unggulan Garuda Baru yang sedang terbangun di sejumlah titik di Indonesia. Menurut Mendikti Brian Yuliarto, keempat sekolah ini akan beroperasi pada Juni 2026. Sekolah-sekolah tersebut terletak di Belitung Timur, Sulawesi Tenggara, Konawe, dan Bulungan.
Brian menargetkan semua pembangunan sekolah ini selesai pada Mei hingga Juni 2026 sehingga proses pembelajaran di sekolah-sekolah ini dapat dimulai pada bulan Juli. Sekolah Unggulan Garuda Baru merupakan program yang dilakukan oleh Kemendiktisaintek untuk membangun sekolah di wilayah-wilayah yang belum terjangkau akses pendidikan berkualitas.
Sekolah Garuda Transformasi dan Sekolah Garuda Baru adalah dua skema dalam program sekolah garuda. Sekolah Garuda Transformasi melibatkan transformasi SMA dan MA berdasarkan rekam jejak prestasi, sedangkan Sekolah Garuda Baru dibangun di wilayah-wilayah yang belum terjangkau akses pendidikan berkualitas dengan konsep sekolah berasrama.
Penerimaan siswa Sekolah Garuda Baru dialokasikan untuk siswa dari keluarga menengah ke bawah secara gratis, dengan kuota 80 persen. Sementara itu, 20 persen kuota untuk siswa dengan latar belakang ekonomi menengah ke atas, melalui beasiswa berbayar.
Brian menargetkan semua pembangunan sekolah ini selesai pada Mei hingga Juni 2026 sehingga proses pembelajaran di sekolah-sekolah ini dapat dimulai pada bulan Juli. Sekolah Unggulan Garuda Baru merupakan program yang dilakukan oleh Kemendiktisaintek untuk membangun sekolah di wilayah-wilayah yang belum terjangkau akses pendidikan berkualitas.
Sekolah Garuda Transformasi dan Sekolah Garuda Baru adalah dua skema dalam program sekolah garuda. Sekolah Garuda Transformasi melibatkan transformasi SMA dan MA berdasarkan rekam jejak prestasi, sedangkan Sekolah Garuda Baru dibangun di wilayah-wilayah yang belum terjangkau akses pendidikan berkualitas dengan konsep sekolah berasrama.
Penerimaan siswa Sekolah Garuda Baru dialokasikan untuk siswa dari keluarga menengah ke bawah secara gratis, dengan kuota 80 persen. Sementara itu, 20 persen kuota untuk siswa dengan latar belakang ekonomi menengah ke atas, melalui beasiswa berbayar.