Sekjen PKP Baru Jadi Komisaris BTN, Berikut Susunan Baru Pengurus Perusahaan
Rabu lalu (7/1/2026), Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) diadakan. Hasil rapat tersebut, pemegang saham menyetujui mengangkat Didyk Choiroel sebagai Komisaris BTN. Menurut Direktur Utama Nixon LP Napitupulu, penyesuaian susunan komisaris itu menjadi komitmen perusahaan untuk tetap adaptif terhadap dinamika industri.
"Dengan demikian, perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BTN untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antarfungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis untuk mendukung transformasi bisnis berjalan lebih efektif dan memberikan kontribusi bagi penguatan ekonomi," ujar Nixon dalam keterangan resmi.
Penyesuaian ini juga telah memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia turut meyakini perubahan itu akan membawa dampak positif bagi perusahaan. "Kami meyakini keputusan pemegang saham ini akan mampu membawa BTN semakin berperan dalam mempercepat pertumbuhan nasional," ujarnya.
Berikut merupakan susunan komisaris perseroan: Suryo Utomo, Dwi Ary Purnomo, Fahri Hamzah, Didyk Choiroel, Ida Nuryanti, Pietra Machreza Paloh, dan Panangian Simanungkalit. Sementara itu, berikut merupakan susunan direksi perseroan: Nixon LP Napitupulu, Oni Febriarto Rahardjo, Tan Jacky Chen, Venda Yuniarti, Helmy Afrisa Nugroho, Setiyo Wibowo, I Nyoman Sugiri Yasa, Rully Setiawan, dan Hermita.
Didyk Choiroel yang baru saja diangkat sebagai Komisaris BTN sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman sejak 2025. Sebelumnya, ia sempat menjabat Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan.
Rabu lalu (7/1/2026), Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) diadakan. Hasil rapat tersebut, pemegang saham menyetujui mengangkat Didyk Choiroel sebagai Komisaris BTN. Menurut Direktur Utama Nixon LP Napitupulu, penyesuaian susunan komisaris itu menjadi komitmen perusahaan untuk tetap adaptif terhadap dinamika industri.
"Dengan demikian, perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BTN untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antarfungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis untuk mendukung transformasi bisnis berjalan lebih efektif dan memberikan kontribusi bagi penguatan ekonomi," ujar Nixon dalam keterangan resmi.
Penyesuaian ini juga telah memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia turut meyakini perubahan itu akan membawa dampak positif bagi perusahaan. "Kami meyakini keputusan pemegang saham ini akan mampu membawa BTN semakin berperan dalam mempercepat pertumbuhan nasional," ujarnya.
Berikut merupakan susunan komisaris perseroan: Suryo Utomo, Dwi Ary Purnomo, Fahri Hamzah, Didyk Choiroel, Ida Nuryanti, Pietra Machreza Paloh, dan Panangian Simanungkalit. Sementara itu, berikut merupakan susunan direksi perseroan: Nixon LP Napitupulu, Oni Febriarto Rahardjo, Tan Jacky Chen, Venda Yuniarti, Helmy Afrisa Nugroho, Setiyo Wibowo, I Nyoman Sugiri Yasa, Rully Setiawan, dan Hermita.
Didyk Choiroel yang baru saja diangkat sebagai Komisaris BTN sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman sejak 2025. Sebelumnya, ia sempat menjabat Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan.