Sejumlah Gerai Alfamart Tutup Sepanjang 2025, Ini Alasannya

Banyak gerai Alfamart tutup, Solihin jelas penyebabnya. Pengurus Alfamart mengatakan nilai sewa bangunan melonjak tajam dan pemilik bangunan enggan menyewakan lagi. Meskipun demikian, pengurus tidak memusingkan penutupan itu.

Pada tahun 2025, Alfamart tutup sebanyak 1.081 gerai. Namun, totalnya masih sangat banyak yaitu 21.120 gerai dengan karyawan sekitar 170 ribu orang. Alfamart punya rencana untuk membuka gerai di luar negeri, seperti di Bangladesh dan Asia.

Pengurus Alfamart Solihin menyatakan tujuan utama penutupan gerai itu bukan karena alasan operasional, melainkan kebijakan kenyamanan. Ia ingin memfokuskan pembukaan gerai baru pada wilayah timur dan tengah Indonesia.

"Jakarta ada tapi kecil lah, kebanyakan wilayah di luar Jakarta," kata Solihin.
 
< GIF: Mereka yang suka main gandeng duduk sendirian aja >

Alfamart tutup gerai? Tolong ceritainya kayak apa?
< GIF: Kucing terkejut >

Bangunan sewanya kayak apa? Jangan terus-terusan naikin harga
< GIF: Orang sedang menangis >

Tapi walaupun tutup, Alfamart masih banyak lho
< GIF: Cokelat manis >

Mau buka gerai di luar negeri? Bangldesh aja kayaknya
< GIF: Pria yang nggak percaya >
 
Maksud pengurus Alfamart tutup gerai-gerainya buat apa sih? Nah, kalau kayaknya tujuannya bikin kenyamanan. Tapi sepertinya bukan cuma itu aja, tapi juga ada masalah dengan sewanya. Aku pikir itu masalah yang serius banget, tapi pengurus Alfamart malah bilang tidak memikirkannya. Saya rasanya ingin tahu lebih banyak tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik penutupan gerai-gerainya. Perlu diinvestigasi sih...
 
Makasih banget ditekni aku. Saya pikir penutupan Alfamart itu agak berantai, apa-apa masalahnya gini aja? Nah, tapi saya nih paham apa yang diinginkan pengurus Alfamart. Mereka ingin fokus pada wilayah timur dan tengah, bisa dibilang strategi yang bagus. Kalau kita lihat dari data 21 ribu gerai dan karyawan 170 ribu orang, itu sudah cukup besar. Bangkitin dari Jakarta, saya rasa itu penting untuk dijalankan. Dan ya, membuka gerai di luar negeri seperti Bangladesh dan Asia, itu pilihan yang tepat. Saya yakin Alfamart akan tetap maju dengan strategi ini 🙏
 
Gue rasa kalau tutup gerai Alfamart ini kayak banget sih... di sini gue ari siapa yang mau buka toko kecil-kecilan? Kalau jangan ada lagi, toko-toko kecil itu akan semakin lama tidak ada pilihan untuk memilih mana toko apa yang ingin dibeli. Dan kalau Alfamart tutup gerai-gerai di Jakarta, tapi mau buka gerai di luar Jakarta seperti di Bangladesh? Kalau begitu, itu kayak memberikan privillegi kepada negara lain...
 
Aku pikir penutupan Alfamart itu bisa jadi cermin dari masalah besar di Indonesia, yaitu akses dan pelayanan terbatas di daerah luar kota. Kalau benar, kebanyakan wilayah belum sepadat Jakarta, toh apa salahnya kalau Alfamart fokus di wilayah timur dan tengah aja? Jangan biarkan Jakarta menjadi tujuan utama semuanya, ayo coba masuk ke daerah lain juga.
 
Gue pikir ini salah tempat. Alfamart tutup 1.081 gerai? Gue rasa itu beda dengan fakta. Gue lihat sebanyak 21.120 gerai masih ada, tapi beberapa gerai ditutup aja. Mungkin itu karena nilai sewa bangunan melonjak dan pemilik bangunan enggak mau menyewakan lagi? Tapi gue penasaran apa arti dari kebijakan kenyamanan yang dibawa oleh Solihin, pengurus Alfamart. Gue rasa itu beda dengan operasional biasanya. Misalnya, jika operationalnya tidak bisa, maka tutup gerai aja, tapi bukan karena kebijakan kenyamanan? Gue rasa Solihin harus jelas lagi tentang apa arti dari itu, agar kita semua bisa paham. 😊
 
Aku pikir itu ide bagus banget! Tutup gerai Alfamart di wilayah-wilayah kecil kayak gampangnya bisa meningkatkan kenyamanan konsumen. Bayangkan, ada banyak gerai di kota besar tapi karyawan Alfamart di luar Jakarta kurang efisien? Banyak karyawan Alfamart yang harus pergi jauh untuk bekerja dan aku rasa itu tidak enak banget.

Aku juga senang sekali Alfamart mau membuka gerai di luar negeri, spesiesnya Bangladesh dan Asia! Aku harap mereka bisa mendapatkan pengalaman baru dan belajar dari negara-negara lain. Tapi, aku masih ingin menunggu informasi lebih lanjut tentang rencana tersebut 🤔
 
Makasih info ini... aku penasaran sih kenapa Alfamart jadi tutup gerai yang banyak? Aku pikir itu karena biaya sewa bangunan yang naik terus aja, tapi sebenarnya penyebabnya lebih kompleks. Solihin bilang mau fokus di wilayah timur dan tengah, kayaknya tujuannya gak salah, tapi aku penasaran sih bagaimana caranya Alfamart bisa mngoperasikan gerai yang banyak di luar negeri? Bangladesh dan Asia itu bagus aja, tapi apa sih rencana mereka sih?
 
Eh, aku suka banget sambil nonton film favoritku, "Laskar Pelangi", kapan ya lagi tayang di TV? Aku masih ingat adegan yang membuatku air mata, kayaknya aku harus nyari DVD-nya ke bandar lampau. Lalu, aku pikir, apakah Alfamart bisa membuka gerai baru di Bandung? Gimana caranya mereka bakal menyesuaikan rasa dengan wilayah tersebut? Aku rasa kalau mereka bisa, aku bakal jadi pelanggan utama!
 
Aku pikir ini masalah dengan sistem sewa bangunan yang terlalu sulit. Karena itu, banyak pihak investor tertarik untuk menyewakan kembali properti mereka, padahal Alfamart punya rencana untuk terus membuka gerai. Aku rasa perlu ada regulasi yang lebih jelas tentang sistem sewa bangunan, agar investor tidak terlalu khawatir dengan biaya sewa yang tinggi. Sementara itu, Solihin sebagai pengurus Alfamart, aku pikir dia harus serius dalam mencari solusi untuk masalah ini. Membuka gerai di luar negeri seperti Bangladesh dan Asia juga bisa menjadi pilihan yang baik, tapi apa dayanya? Aku harap Alfamart bisa menjelaskannya lebih lanjut tentang rencana tersebut 🤔
 
Saya senang mendengar Alfamart masih punya 21.120 gerai yang banyak sekali, kalau tidak kebanyakan gerai tutup, siapa tahu karyawan Alfamart terlalu banyak lagi? Tapi aku pikir pengurus Alfamart Solihin jelas tidak salah dalam memilih wilayah mana untuk membuka gerai baru. Kalau mau fokus di timur dan tengah Indonesia, itu juga bagus sekali karena banyak masyarakat yang masih kurang akses ke fasilitas seperti Alfamart 🙏.
 
Gerai Alfamart tutup banyak, apa salahnya? Nah, ini masuk akal, karena solusi paling cepat bukan jalan tengah, tapi gerai baru di kota-kota lain di Indonesia 😊. Kalau tidak mau memulai di wilayah timur dan tengah, toh biar kalau di luar negeri aja ya? Kita jangan lupa, nanti ada yang terlambat juga 🕰️. Bangsa Indonesia harus pintar berinvestasi, tapi ini malah tutup gerai di Jakarta yang dekat dengan pusat pemerintahan, bukan kan? 😐
 
Haha, mau ngomong Alfamart tutup banyak gerai apa? Tahu kalau di Jakarta banyak pilihan belanja juga sama-sama waktunya tutup nanti siang gitu 😂. Saya rasa itu salah tujuannya, jangan lupa ada pelanggan yang penasaran apa di dalam store tuh 🤔. Saya suka Alfamart, tapi kalau mau tutup banyak gerai, toh di sini banyak pilihan lain lagi di sampingnya, gak keberatan ya 😊.
 
Gue pikir ini salah strategi dari Alfamart kayaknya. Mereka mau tutup banyak gerai lagi tapi masih punya rencana untuk buka di luar negeri? Gue rasa lebih baik jika mereka fokus di dalam negeri terlebih dahulu, kan sudah banyak wilayah yang belum terjangkau oleh Alfamart. Dan siapa tahu, karyawan Alfamart yang sekitar 170 ribu orang itu juga perlu dilibatkan dalam strategi ini. Mereka yang seringnya harus bekerja di gerai-gerai kecil yang sudah tutup, kayaknya perlu diawasi juga nih 🤔
 
Gue rasa solusi Alfamart itu salah, kalo mau buka di Bangladesh dan Asia, gak ada alasan apa-apa kan? Kalau mau fokus pada wilayah timur dan tengah Indonesia, tapi gak fokus pada Jakarta yang penting banget deh, ya! Jakarta adalah pusat ekonomi Indonesia, siapa tahu keputusan Alfamart di Jakarta akan terpengaruh pada kenyamanan masyarakat di luar sana.
 
Gue rasa pengurus Alfamart ini kurang bijak nih... 1.081 gerai tutup? Wah itu terlalu banyak! Gue pikir jika gak ada kenyamanan, orang juga gak ingin belanja di Alfamart. Maka dari itu, gue kira solusi bukan menutup gerai tapi cari cara untuk meningkatkan kenyamanan toko-toko Alfamart. Misalnya bisa menambah fasilitas atau harga yang lebih kompetitif...
 
Aku pikir itu strategi yang masuk akal dari Alfamart. Mereka mau fokus di wilayah lain, jangan cuma sekedar Jakarta aja. Tapi, aku rasa pilihan bangunan untuk sewa punya masalah. Apalagi jika bangunan itu besar dan biayanya mahal. Aku berharap Alfamart bisa menemukan alternatif yang lebih baik. 🤔
 
Pertanyaannya bagaimana bisa Alfamart tutup banyak gerai? Mungkin itu karena nilai sewa bangunan yang naik terlalu berat untuk mereka. Jika pemilik bangunan enggan menyewakan lagi, itu sudah seperti memutuskan untuk tidak membuka gerai tersebut. Tapi, apa kebijakan kenyamanan itu bukan hanya alasan penutupan? Mungkin ada faktor lain yang lebih penting. Contohnya, bagaimana dengan biaya listrik dan gas yang naik lagi? Atau mungkin karena ponsel 5G mulai semakin populer, banyak orang sudah tidak perlu datang ke Alfamart lagi untuk membeli kartu sim atau modem.
 
Pagi ya bro... aku senang dengerin kabar Alfamart masih banyak banget, 21 ribu gerai masih terbuka. Aku pikir itu bagus, karena banyak pilihan untuk membeli barang dan makanan yang kita butuhkan sehari-hari. Tapi aku juga sedih dengerin alfamart tutup gerai-gerae, 1 ribuan pun sudah cukup banyak bro... tapi aku senang Alfamart masih fokus membuka gerai di luar negeri, itu bagus untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia ya...
 
kembali
Top