Segini Gaji Kerja di Singapura, 12 Kali Lipat Dibanding UMR : Okezone Economy

Menurut Dealls, Singapura tidak memiliki Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku secara umum seperti di Indonesia. Namun, pemerintah Singapura menetapkan batas gaji minimum bagi tenaga lokal dan tenaga asing.

Pada 2026, data dari Okezone.com menunjukkan bahwa banyak TKI memilih bekerja di Singapura sebagai upaya untuk memperbaiki kondisi ekonomi mereka. Mereka tertarik dengan gaji tinggi yang ditawarkan oleh negara ini.

Sistem pengupahan yang mengatur gaji minimum bagi pekerja berpenghasilan rendah di Singapura adalah Progressive Wage Model (PWM). PWM ini mengatur gaji minimum bagi pekerja di sektor tertentu seperti kebersihan, keamanan, dan ritel. Selain itu, ada juga Local Qualifying Salary (LQS) yang menetapkan batas gaji minimum untuk tenaga lokal.

Menurut data yang diterima Okezone.com, gaji pekerja di Singapura dapat meningkat 12 kali lipat dibanding UMR. Ini merupakan kemajuan signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Pemerintah Singapura menetapkan batas gaji minimum bagi tenaga lokal dan tenaga asing yaitu SGD 1.400 per bulan (sekitar Rp16 juta per bulan) untuk tenaga lokal. Sementara itu, gaji yang ditawarkan kepada pekerja asing dapat lebih tinggi tergantung pada kemampuan dan pengalaman mereka.

Dengan demikian, Singapura menjadi tujuan favorit bagi TKI karena menawarkan gaji tinggi dan kemajuan dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja.
 
Gue penasaran sih, gimana kalau kita perhatin pengaruh UMR di Indonesia terhadap kesejahteraan pekerja? Udah ada yang bekerja keras 12 kali lipat dari gaji minimum kan? Gimana caranya mereka bisa nggak capek? Gue rasa pemerintah Singapura udah menciptakan sistem yang baik, tapi kita di Indonesia harus lebih teliti juga ya! Mungkin kita bisa belajar dari pengalaman Singapura, gimana kalau kita buat UMR yang lebih adem dan tidak hanya fokus pada gaji minimum aja?
 
Gue pikir ini contoh bahwa kerja sama bisa mengubah kehidupan kita sendiri. Jika kamu memiliki bakat dan kemampuan, kamu bisa mencari tujuan yang tepat untuk mengembangkan diri. Tapi, perlu diingat, gaji tinggi bukanlah satu-satunya kunci untuk bahagia, kamu juga harus fokus pada pengelolaan keuangan, jadi gue sarankan kamu untuk membaca buku tentang investasi atau belajar dari orang yang sukses.
 
Makanya banyak TKI pilih bekerja di Singapura? Mereka benar-benar mendapatkan gaji yang tinggi seperti itu? SGD 1.400 per bulan, itu sekitar Rp16 juta per bulan, tapi apa artinya kalau kita hitung kebenaran dari sana? Apakah gaji itu naik 12 kali lipat UMR? Kamu harus tunjukkan sumbernya dulu, kan?
 
Gue pikir sih kalau UMR itu lumayan bagus di Indonesia. Tapi Singapur aja pilih cara yang berbeda, dan tujuan favoritnya sih TKI. Gue rasa ini kayaknya gaji tinggi itu bakal jadi masalah nanti. Mereka bisa jadi malah menjadi korban dari sistem yang sama sekali konyol. Dan siapa sih yang tau sih kebenaran dari gaji itu? Mungkin hanya pihak perusahaan aja yang tahu sebenarnya, dan TKI hanya orang tuanya yang tau nanti apa yang terjadi. 😒
 
Makasih ya info ini... Saya pikir UMR yang di Indonesia ini memang kurang efektif. Dilihat dari data Singapura, kalau ada aturan seperti itu, tentu akan menarik perhatian banyak TKI. Gaji tinggi di Singapura pasti membuat mereka lebih mudah berinfaq dan bisa hidup dengan lebih stabil. Saya rasa ini juga menjadi contoh bagus bagi Indonesia untuk melihat dan belajar dari kebijakan Singapura... 🤔💡
 
Gue penasaran, siapa yang bilang bahwa Singapore tidak memiliki UMR yang serius? Gue tahu ada batasan gaji minimum untuk pekerja lokal, tapi apa dengan mereka yang bekerja di luar itu? Gue rasa mereka harus menetapkan batas gaji minimum yang sama untuk semua, bukan hanya lokal. Dan siapa bilang bahwa gaji di Singapore itu sepadat Rp16 juta per bulan? Gue tahu ada pekerja lain yang menderita dengan gaji rendah, tapi Singapura serius ingin meningkatkan kesejahteraan pekerja, gak? 🤔💸
 
Saya pikir pemerintah Singapore bisa jadi ingin mengantisipasi dampak dari ketergantungan yang banyak terhadap pekerja TKI kan? Mereka bukan hanya menetapkan gaji minimum, tapi juga punya sistem yang lebih maju untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Tapi masih ada pertanyaan bagaimana kondisi ini akan berdampak pada pekerja TKI di masa depan ya 😊
 
Gue penasaran sih kenapa banyak TKI memilih bekerja di Singapura. Mungkin karena mereka ingin melihat kehidupan "mewah" di negara itu 😂. Gaji 12 kali lipat UMR itu seperti obat-obatan untuk ekonomi mereka, kan? Pekerja lokal di Singapura masih nggak terlalu banyak ya, tapi gaji yang ditawarkan sudah cukup mengesankan. Mungkin pemerintah Singapura ingin menarik pekerja dari luar negeri dengan gaji tinggi dan kemajuan dalam meningkatkan kesejahteraan. Gue rasa ini bagus banget, tapi juga perlu diawasi agar tidak terjadi penindasan pekerja atau sesuatu yang berantai.
 
Gue pikir gaji minimum di Singapura ini nggak sekedar sekadar upah biasa aja, tapi juga udh terintegrasi dengan sistem pengupahan yang lebih kompleks. Gue sih penasaran bagaimana sistem PWM dan LQS itu bekerja sama nih. Udh membantu pekerja mendapatkan gaji yang adem dan stable?
 
Mengingat banyak TKI memilih bekerja di Singapura untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi, aku pun pikir hal ini agak menarik, tapi juga sedikit khawatir. Mungkin karena pemerintah Singapura mengatur batas gaji minimum yang cukup tinggi dan memiliki sistem pengupahan yang maju, tapi aku ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana pekerja-pekerja itu mengelola uang mereka setelah mendapatkan gaji. Apakah mereka bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kehidupan mereka ataukah hanya sekedar menghemat uang?
 
Maksudnya Singapura bisa dijadikan contoh bagaimana nge-atur gaji minimum bisa berhasil? Kadang-kadang orang Indonesia terlalu fokus pada UMR, tapi sebenarnya yang penting adalah nge-atur gaji minimum yang efektif seperti PWM. Kalau kita ngobrol soal gaji tinggi, mungkin ada yang bilang Singapura hanya menawarkan gaji tinggi untuk TKI, tapi sepertinya juga ada cara agar pekerja asing tidak jadi TKI, yaitu dengan melibatkan program pendidikan dan pelatihan. Atau bisa juga ada cara lain... 🤔👀
 
Saya pikir ini salah satu contoh bagaimana sistem ekonomi di Singapura bisa berjalan dengan baik 🤔. Mereka berhasil menciptakan batas gaji minimum yang adil untuk pekerja, bukan hanya bagi TKI tapi juga tenaga lokal. Ini bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan 💸.

Namun, saya ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana sistem ini bekerja di prakteknya 🤔. Apakah ada potensi bahwa gaji yang tinggi bisa menjadi faktor penyebab kekayaan seseorang? Atau apakah ada cara untuk mencegah kesenjangan kelas yang terjadi di Singapura? 🤝
 
Gue pikir UMR itu ganti rugi banget ya? Gaji yang dihasilkan di Singapura itu 12 kali lipat dari UMR, itulah kemajuan besar untuk pekerja TKI! Mereka bisa menggantikan kehidupan yang sulit dengan gaji yang lebih baik. Tapi, gue masih curiga kalau pekerja asing itu bisa mendapatkan gaji lebih tinggi daripada lokal? Apakah itu adil atau tidak?
 
Wow 😮, kayaknya Singapura sih punya sistem yang bagus banget untuk melindungi pekerja mereka 🤝. UMR di Indonesia kayaknya masih perlu ditingkatkan agar semua pekerja bisa mendapatkan gaji minimum yang wajar 💸. Aku penasaran, bagaimana kesejahteraan pekerja TKI di Singapura sih? Apakah mereka bisa hidup nyaman dengan gaji SGD 1.400 per bulan? 🤔
 
Singapura ini memang keren banget, tapi aku pikir kita harus lebih teliti. Mereka punya UMR yang tidak sama dengan kita, tapi apa bedanya nih? Mereka juga punya batas gaji minimum yang jelas, tapi bagaimana kalau ada kesalahan? dan gaji itu mungkin tidak sama untuk semua pekerja, aku pikir kita harus lebih berhati-hati dalam menentukan kebijakan seperti ini.
 
Singapura banget keren! Mereka punya sistem yang bagus banget nih. Progresif Wage Model (PWM) itu salah satu yang paling baik di dunia ini. Kalau Indonesia udah punya UMR tapi masih banyak orang TKI yang memilih bekerja di Singapura karena gaji lebih tinggi. Itu menunjukkan bahwa sistem yang ada di Singapura benar-benar efektif dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja. Dan kalau pemerintah Indonesia mau ambil inspirasi dari Singapura, saya rasa itu akan bagus juga. Mungkin bisa membuat UMR kita lebih baik juga nih... 🤔💡
 
kembali
Top