Tambang Emas Pani Mulai Irigasi Heap Leach, Menuju Produksi Emas Pertama 2026
=====================================
Pihak PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) atau "Perseroan" mengumumkan bahwa Tambang Emas Pani mulai melakukan irigasi heap leach pada 27 Januari 2026. Proses ini merupakan salah satu tahap akhir dalam proses produksi menuju realisasi produksi emas perdana yang ditargetkan pada kuartal pertama tahun ini.
Irigasi heap leach adalah proses di mana bijih emas yang telah dihancurkan ditumpuk di atas heap leach pad dan dialiri larutan kimia untuk melarutkan kandungan emas dan perak dari bijih. Larutan hasilnya selanjutnya dialirkan ke Pabrik ADR untuk proses ekstraksi dan pemurnian, hingga menghasilkan emas dan perak dalam bentuk dore bullion.
Dengan demikian, Tambang Emas Pani telah memulai tahap awal dalam proses produksi menuju realisasi produksi emas perdana yang ditargetkan pada kuartal pertama tahun ini. "Proses ini menegaskan bahwa produksi emas perdana Tambang Emas Pani dapat berjalan sesuai target pada kuartal pertama tahun ini", kata Boyke Poerbaya Abidin, Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk.
Tambang Emas Pani Dengan Cadangan Bijih Emas Terbesar
--------------------------------------------
Tambang Emas Pani memiliki Cadangan Bijih Emas sekitar 4,8 juta ounces emas dari Perkiraan Sumber Daya Mineral lebih dari 7 juta ounces emas. Dengan skala tersebut, Pani Gold Mine menempati posisi sebagai salah satu tambang yang mempunyai deposit emas primer terbesar di Indonesia.
Pihak PT Merdeka Gold Resources Tbk juga mengumumkan bahwa fasilitas ADR PGM telah menyelesaikan tahap komisioning dan siap untuk memproses Pregnant Leach Solution. Seiring dengan optimalisasi operasi heap leach dan pengembangan fasilitas Carbon-in-Leach, Tambang Emas Pani berpotensi menghasilkan lebih dari 500.000 ounces emas per tahun pada puncak produksi.
Tambang ini menempati posisi sebagai salah satu tambang emas terbesar di Indonesia dan Asia Pasifik, menjadikannya bagian penting dalam strategi pertumbuhan jangka panjang Perseroan.
=====================================
Pihak PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) atau "Perseroan" mengumumkan bahwa Tambang Emas Pani mulai melakukan irigasi heap leach pada 27 Januari 2026. Proses ini merupakan salah satu tahap akhir dalam proses produksi menuju realisasi produksi emas perdana yang ditargetkan pada kuartal pertama tahun ini.
Irigasi heap leach adalah proses di mana bijih emas yang telah dihancurkan ditumpuk di atas heap leach pad dan dialiri larutan kimia untuk melarutkan kandungan emas dan perak dari bijih. Larutan hasilnya selanjutnya dialirkan ke Pabrik ADR untuk proses ekstraksi dan pemurnian, hingga menghasilkan emas dan perak dalam bentuk dore bullion.
Dengan demikian, Tambang Emas Pani telah memulai tahap awal dalam proses produksi menuju realisasi produksi emas perdana yang ditargetkan pada kuartal pertama tahun ini. "Proses ini menegaskan bahwa produksi emas perdana Tambang Emas Pani dapat berjalan sesuai target pada kuartal pertama tahun ini", kata Boyke Poerbaya Abidin, Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk.
Tambang Emas Pani Dengan Cadangan Bijih Emas Terbesar
--------------------------------------------
Tambang Emas Pani memiliki Cadangan Bijih Emas sekitar 4,8 juta ounces emas dari Perkiraan Sumber Daya Mineral lebih dari 7 juta ounces emas. Dengan skala tersebut, Pani Gold Mine menempati posisi sebagai salah satu tambang yang mempunyai deposit emas primer terbesar di Indonesia.
Pihak PT Merdeka Gold Resources Tbk juga mengumumkan bahwa fasilitas ADR PGM telah menyelesaikan tahap komisioning dan siap untuk memproses Pregnant Leach Solution. Seiring dengan optimalisasi operasi heap leach dan pengembangan fasilitas Carbon-in-Leach, Tambang Emas Pani berpotensi menghasilkan lebih dari 500.000 ounces emas per tahun pada puncak produksi.
Tambang ini menempati posisi sebagai salah satu tambang emas terbesar di Indonesia dan Asia Pasifik, menjadikannya bagian penting dalam strategi pertumbuhan jangka panjang Perseroan.