kira-kira ini apa yang terjadi di OJK juga nih... kalau ada kesalahpahaman seperti ini, tapi kemudian terus dilanjutkan, itu artinya ada prioritas lain lagi. rencana reformasi pasar modal pasti penting banget, tapi apakah itu tidak bisa dijalankan dengan lebih lancar? misalnya ada perubahan pimpinan juga, itu apa keadaannya? apakah itu bukanlah kesempatan untuk membuat OJK semakin jujur dan terbuka?