Presiden Prabowo Subianto memberikan bonus Rp465,25 miliar kepada atlet dan pelatih peraih medali SEA Games 2025 Thailand. Bonus ini diberikan secara simbolis di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026), setelah tim nasional Indonesia berhasil menempati posisi kedua di kejurnalan SEA Games tersebut dengan raihan 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu.
Dengan capaian ini, Indonesia melampaui target awal Kementerian Pemuda dan Olahraga sebanyak 80 emas. Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, ini merupakan pertama kalinya sejak tahun 1995 bahwa tim nasional Indonesia menempati ranking dua di Asia.
Bonus yang diberikan mencakup Rp1 miliar untuk peraih emas tunggal, Rp315 juta untuk peraih perak tunggal, dan Rp157 juta untuk peraih perunggu tunggal. Skema khusus juga disiapkan bagi nomor beregu dan pelatih. "Ini bonus terbesar sepanjang sejarah juga ini karena Bapak," ucap Erick.
Performa atlet Indonesia di Thailand dinilai kompetitif, dengan tumpuan emas berasal dari cabang atletik, panahan, wushu, serta panjat tebing, judo, pencak silat, perahu naga, dan menembak yang masing-masing menyumbang empat emas.
Dengan capaian ini, Indonesia melampaui target awal Kementerian Pemuda dan Olahraga sebanyak 80 emas. Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, ini merupakan pertama kalinya sejak tahun 1995 bahwa tim nasional Indonesia menempati ranking dua di Asia.
Bonus yang diberikan mencakup Rp1 miliar untuk peraih emas tunggal, Rp315 juta untuk peraih perak tunggal, dan Rp157 juta untuk peraih perunggu tunggal. Skema khusus juga disiapkan bagi nomor beregu dan pelatih. "Ini bonus terbesar sepanjang sejarah juga ini karena Bapak," ucap Erick.
Performa atlet Indonesia di Thailand dinilai kompetitif, dengan tumpuan emas berasal dari cabang atletik, panahan, wushu, serta panjat tebing, judo, pencak silat, perahu naga, dan menembak yang masing-masing menyumbang empat emas.