Sama-sama Beri Izin Tinggal Panjang ke WNA, Ini Beda GCI dan Golden Visa

Jadi, apa benarnya dengan kedua kebijakan visa ini? Pertama-tama GCI dan Golden Visa berbeda dalam hal masa berlaku izin tinggal. Izin tinggal GCI langsung berlaku selamanya, sementara Golden Visa hanya diberikan untuk jangka waktu 5 atau 10 tahun. Selain itu, ada perbedaan juga pada mekanisme pemberian izin dan subjek yang diwajibkan menghormati.

GCI dirancang khusus bagi diaspora Indonesia dan keluarganya, serta mantan WNI dengan keahlian khusus, untuk memulihkan ikatan warga dunia yang memiliki darah Indonesia. Sementara itu, Golden Visa diarahkan pada investor asing yang ingin melakukan investasi dan berkontribusi pada ekonomi nasional. Kedua kebijakan ini bertujuan untuk menarik WNA yang memiliki kompetensi strategis bagi pembangunan nasional.

Namun, ada perbedaan dalam hal skema pemberian izin tinggal antara kedua kebijakan ini. GCI tidak memerlukan bukti komitmen investasi seperti Golden Visa. Pemohon hanya perlu membawa bukti pendapatan dan surat undangan yang disertai penjaminan dari pemerintah pusat. Sedangkan, untuk mendapatkan Golden Visa yang berlaku 5 tahun, WNA investor perorangan diharuskan berinvestasi sebesar USD 2.500.000.
 
Gue pikir GCI itu nggak adil banget sih... diaspora Indonesia dan keluarganya dianggap lebih penting daripada investor asing yang mau berkontribusi pada ekonomi nasional? Gue rasa Golden Visa itu yang lebih adil, karena WNA investor harus memiliki komitmen investasi yang jelas sebelum mendapatkan izin tinggal. Kalau GCI cuma membutuhkan bukti pendapatan dan surat undangan, gue rasa itu nggak cukup, banget sih...
 
Saya pikir ini seperti permainan kebijakan visa yang saling melanggar. GCI dan Golden Visa kayak seperti dua pasangan yang sama-sama ingin menjadi favorit bagi WNA, tapi jadi apa sih tujuan kita? Tunggu aja sampai ada yang salah atau keluh, gini kayaknya pemerintah berlomba-lomba membangun visa baru yang saling bermusuhan. Nah, saya rasa ada satu hal yang perlu dipertimbangkan, yaitu bagaimana membuat WNA merasa nyaman dan memiliki hak yang jelas. Tapi apa kebijakan ini kayaknya hanya memaksimalkan tujuan pembangunan nasional dengan tidak peduli soal konsekuensi yang muncul nanti. 🤔
 
Gaduh banget kayak ini... 😂 GCI dan Golden Visa apa-apa bedanya? Nah, kalau aku pikir, masuk akal kan karena ada target yang berbeda. Tapi, ternyata ada beberapa kekangan di kedua pihak... 🤔 Izin tinggal selamanya itu, tapi bagaimana kalau tidak memiliki uang atau sumber pendapatan? Aku pikir GCI harus ada syarat tambahan, misalnya investasi minimal sebesar Rp 10 miliar. Sedangkan Golden Visa yang berlaku 5 tahun, aku rasa itu terlalu singkat... 🙄 Bagaimana kalau WNA investor perorangan tidak bisa keluar negeri selama 5 tahun? Aku pikir itu akan menghambat bisnis dan investasinya... 😕
 
Maaf kan, ini gampangnya salah faham aja. GCI dan Golden Visa kayakanya sama-sama ingin menarik warga negara Indonesia yang jadi ahli di luar negeri, tapi GCI lebih fokus pada keluarga dan mantan WNI, sedangkan Golden Visa lebih banyak berfokus pada investor asing. Tapi yang pentingnya, keduanya bertujuan sama-sama untuk membangun ekonomi kita 🤝🌈
 
aku rasa kedua kebijakan ini kayak ngegas, kan? siapa yang bilang kalau kita butuh kompetensi strategis dari luar negeri aja? apalagi kalau ada banyak sekali WNA dengan kompetensi yang bisa di andalkan juga. dan apa dengan GCI itu? mohon maaf, tapi aku rasa kebijakan ini tidak jelas banget, mau memberikan izin tinggal selamanya atau tidak? sih kayaknya cuma perbedaan waktu aja, kalau 5 tahun atau 10 tahun apa bedanya?
 
Ada sesuatu yang tidak kena2an, kan? Apa benar kita harus membayar mahal-mahal ini untuk bisa datang ke Indonesia? GCI itu khusus buat mantan WNI dan keluarga mereka aja, tapi Golden Visa itu ada batasan waktu, yaitu 5 atau 10 tahun. Makanya kayaknya ada yang salah dalam kedua kebijakan ini...
 
Mana nggak jengkel aja kalau harus dipikirin tentang visa ya! 🤣 Setahu aku, GCI lebih mirip dengan undangan pulang pergi yang bisa dimanfaatkan oleh diaspora Indonesia, sedangkan Golden Visa seperti investasi properti yang sulit banget. Aku rasa pemerintah justru nanti akan capek sama kekacauan pasien WNA yang terus-terusan datang dan pergi 🤪
 
Gue penasaran kapan gue bakal bisa mendapat visa GCI ya 🤔. Bisa kayaknya sih dengan bukti pendapatan dan surat undangan dari keluarga atau komunitas yang ada di luar negeri, kan? Gue rasa ini perlu jelasin lebih lanjut untuk gue sih, kapan gue bisa mendapat izin tinggal yang terus-menerus ya 🙏.
 
Gimana kebijakan ini sih? Nanti apa jika WNI kembali ke negri asalnya? Atau jadi mereka masih ikut terlibat dalam pembangunan Indonesia. Saya pikir pemerintah harus memberikan lebih banyak opsi untuk WNA, tidak hanya GCI dan Golden Visa aja. Misalnya ada juga visa yang bisa dinikmati oleh WNA yang ingin bekerja sambil menikmati liburan ke Indonesia. Atau, mereka bisa juga mendapatkan visa yang bisa digunakan untuk berbisnis di Indonesia tanpa harus membayar uang besar seperti Golden Visa. Jadi, tidak ada salah satu aja, harus ada opsi lain yang bisa memuaskan kebutuhan mereka. 🤔💡
 
Saya ngomongin kebijakan visa ini apa sih benarnya? GCI dan Golden Visa ini serupa aja, kayakanya ada yang salah sama-sama ingin menarik WNA, tapi ada perbedaan skema ya... Izin tinggal GCI langsung abis terlaksana, sementara Golden Visa hanya 5 atau 10 tahun. Saya pikir itu susah banget WNA harus tahan jangka waktu yang lama di Indonesia.
 
🤔 Siapa tahu apa kebijakan ini benar atau salah? Maka dari itu, saya ingin menjelaskan tentang perbedaan antara GCI dan Golden Visa. Pertama-tama, GCI lebih fokus pada memulihkan ikatan warga dunia Indonesia dengan kompetensi strategis. Sementara itu, Golden Visa lebih diarahkan pada investor asing yang ingin berinvestasi dan berkontribusi pada ekonomi nasional.

Perbedaan besar antara kedua kebijakan ini adalah waktu izin tinggal. GCI berlaku selamanya, sementara Golden Visa hanya 5 atau 10 tahun. Selain itu, mekanisme pemberian izin juga berbeda. Golden Visa memerlukan bukti komitmen investasi yang lebih besar dibandingkan GCI.

Saya pikir kedua kebijakan ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Seringkali di Indonesia, orang-orang yang berinvestasi di luar negeri harus banyak beban biaya dan administrasi. Jadi, perlu mempertimbangkan apakah GCI atau Golden Visa yang lebih cocok untuk diri sendiri? 🤝
 
Gue rasa kabar ini cukup bikin jujur ya... Kedua kebijakan ini pasti memiliki tujuan yang berbeda, tapi aku pikir ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama-tama, GCI memang dirancang untuk diaspora Indonesia dan mantan WNI dengan keahlian khusus, tapi apa salahnya kalau juga ada beban keuangan yang harus dibayar? Aku rasa Golden Visa yang memiliki syarat investasi sebesar USD 2.500.000 itu terlalu berat. Mungkin perlu adanya penyesuaian agar tidak hanya investor asing saja yang bisa mendapatkan kemudahan ini.

Saat ini, Indonesia masih banyak WNA yang ingin kembali ke tanah air dan berkontribusi pada pembangunan nasional, tapi mereka pasti membutuhkan bantuan dan kesempatan yang lebih. Aku harap pemerintah bisa meninjau kembali skema ini agar tidak hanya bagi investor asing saja.
 
Aku rasa ini bukan ide yang salah banget sih... Kita Indonesia memang butuh investasi yang jauh lebar dan strategis dari luar negeri untuk berkembangnya ekonomi kita. Tapi, aku khawatir apakah Golden Visa ini bisa menarik orang asing yang benar-benar memiliki kompetensi dan niat untuk berkontribusi? Aku lihat, ada juga kekhawatiran tentang biaya investasi yang besar, USD 2.500.000! Bagaimana kalau ada pilihan lain yang lebih rendah untuk mereka yang ingin melakukan investasi?

Aku pikir GCI itu buatan cerdas banget! Menarik WNA Indonesia kembali ke tanah air memang bisa menjadi hal yang sangat berharga, apalagi jika mereka membawa kompetensi dan pengalaman yang luas. Tapi, aku masih ragu apakah ini bisa dilakukan dengan cara yang adil dan transparan? Bagaimana kalau ada pilihan bagi mereka yang tidak memiliki keahlian khusus, tapi ingin melakukan investasi dan berkontribusi pada ekonomi kita?

Aku rasa penting juga untuk memperhatikan dampak lingkungan dan sosial dari Golden Visa ini... Aku harap kita bisa melakukan evaluasi yang matang dan bijak sebelum melancarkan program ini.
 
kira-kira siapa yang benar-benar memikirkan apa yang terbaik bagi Indonesia? GCI dan Golden Visa kayak banget mirip-mirip, tapi sepertinya ada yang salah sama sekali... kalau WNA hanya perlu membawa bukti pendapatan dan surat undangan untuk mendapatkan izin tinggal seumur hidup, itu kayaknya tidak masuk akal juga sih... sebaliknya, investor asing yang mau investasi harus membayar biaya tertentu juga gak enak banget... apa yang ada sini adalah "ketidakadilan" yang jelas, kalo tidak salah saya...
 
Maksudnya apa sih kita harus bayangkan, gampang aja duduk santai disini dan bisa dipilih mana kebijakan visa yang lebih cocok untuk diri kita? Tapi aku rasa ada salah satu hal yaitu kita harus fokus pada apa yang kita inginkan. Jika kita ingin jadi diaspora Indonesia dan keluarga, maka GCI adalah pilihan yang tepat. Tapi, jika kita ingin menjadi investor asing yang bisa berkontribusi pada ekonomi nasional, maka Golden Visa adalah jawaban yang lebih baik. Aku rasa, penting bukan apa visa mana yang lebih baik, tapi bagaimana kita bisa menggunakan visanya dengan bijak dan mengoptimalkan potensi diri kita sendiri 💡
 
Gue rasa kebijakan ini gak adem banget... Kita nantinya bakal jadi warga dunia yang bayangannya udah panjang, tapi aslinya gak ada kerja sama sama sama dengan Indonesia 🤦‍♂️. Maka dari itu, gue ragu2 apakah kita harus menarik investor asing yang mungkin tidak peduli dgn kemakmuran rakyat Indonesia? Dan apa lagi, kita harus siapa lagi yang membayar biaya izin tinggal USD 2.500.000? Bangsa Indonesia udah lelah dengan biaya hidup yang naik banget... Gue rasa ini cuma bagian dari kekerasan ekonomi yang semakin makin sulit diatasi 😬.
 
gak bisa dipungut nanya apa itu benarnya dengan kedua kebijakan visa ini? pertama-tama GCI dan Golden Visa berbeda banget dalam hal masa berlaku izin tinggal, izin tinggal GCI langsung berlaku selamanya, sementara Golden Visa hanya diberikan untuk jangka waktu 5 atau 10 tahun 🤔. tapi apa sih tujuan dari kedua kebijakan ini? ingin menarik WNA yang memiliki kompetensi strategis bagi pembangunan nasional, ya 😊. tapi skema pemberian izin tinggal GCI dan Golden Visa berbeda banget, gci tidak memerlukan bukti komitmen investasi seperti golden visa 🤑. sedangkan untuk mendapatkan golden visa yang berlaku 5 tahun, WNA investor perorangan diharuskan berinvestasi sebesar USD 2.500.000 😱. apakah ini benar-benar efisien dan efektif?
 
kembali
Top