Saksi Ungkap Bayar Kemnaker Rp1,5 Juta demi Bisa Datangkan TKA

Pagi, aku rasanya kalau staf operasional PT Vanisa Rizki yang penyerahan uang tunai itu kayak gini seharusnya saja. Kalau di masa lalu, aku nonton kasus-kasus korupsi seperti ini, aku rasanya kekecewaaan besar. Tapi kalau di sisi lain, Staf Operasional Sukoyo yang penyerahan uang itu secara sukarela kayaknya gampang banget. Aku hanya ingin tahu siapa nanti yang akan bertanggung jawab atas kasus ini 🤔.

Aku ingat ketika aku masih kecil, di masa Orde Baru, korupsi itu tidak pernah dipikirkan. Sekarang kalau ada kasus korupsi, semuanya ikut panjang dan berantai. Aku rasa kalau semua pihak, harus bertanggung jawab atas ini dan mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah hal seperti ini terjadi kembali di masa depan 😕.
 
Maksudnya sih kenapa biar bisa mendapatkan izin TKA Cina gini sih? Mereka harus bayar uang aja, itu gila! Siapa yang akan bayar uang untuk bisa bekerja di Indonesia? Tapi mungkin ada cara lain yang lebih baik lagi, misalnya kalau pemerintah buat aturan jelas soal TKA dan tidak memungut biaya dari mereka. Aku pikir kalau itu bisa, tapi ternyata ada yang harus bayar uang juga. Aku rasa ini semua gini sih, korupsi dan sebagainya... *gugup*
 
Kisah korupsi di kalangan pengguna TKA Cina yang banyak membahas di media sosial beberapa waktu lalu ini benar-benar membuat saya kecewa banget. Jika pihak perusahaan memang harus membayar uang 'kecil' sebesar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta untuk mendapatkan izin mendatangkan TKA Cina, itu bukannya korupsi? Kenapa lagi banyak yang bicara tentang kejujuran Staf Operasional Sukoyo? Sepertinya dia hanya ingin menyisihkan diri dari kasus korupsi ini. Saya rasa lebih baik jika pemerintah dan lembaga-lembaga terkait secara serius mengambil tindakan untuk mencegah praktik korupsi seperti ini dari terjadi kembali. 🤔💸
 
Saya pikir kasus ini serasa sangat memalukan sekali, ya? Bagaimana kalau kita ngomongin tentang praktik korupsi yang melibatkan penggunaan TKA itu? Kita harus lebih teliti, ya! Kenapa Staf Operasional Sukoyo harus bayar uang tunai untuk mendapatkan izin? Apa artinya kalau kita harus membayar uang berlebihan untuk bisa mendapatkan tenaga kerja asing yang benar-benar berguna? 🤔

Saya pikir ini adalah contoh nyata tentang bagaimana praktik korupsi bisa berkembang di Indonesia. Kita harus lebih bijak dalam mengelola penggunaan TKA, ya! Kita harus fokus pada hal-hal yang sebenarnya penting, bukan sekedar mencari untung dengan cara yang tidak etis. 🙅‍♂️
 
Aku pikir kalau siapa pun mau masuk bisnis, harus siap menghadapi masalah seperti ini 😅 Lalu aku ingat, aku pernah bawa laptop dari luar kota untuk kerja dan aku harus membayar pajak kecil ke polisi highway itu di Bandung. Aku pikir itu beda dengan kasus TKA yang dibayarkan uang untuk memuluskan kehadiran mereka, tapi mungkin aku salah 🤔 Lalu aku ingat aku pernah tonton movie film tentang korupsi dan ada adegan yang membuat aku tertawa 😂. Dan aku pikir itu juga beda dengan kasus ini, tapi sayangnya aku tidak bisa ikuti sidang kasus ini karena aku sibuk main game online 🎮
 
ini masalah korupsi yang keren... gak bisa dipungut biaya aja untuk mendapatkan izin, tapi ada uang tunai yang harus dibayar 😒. kalau bukan ada uang tunai, gak punya kekuatan untuk mendapatkan izin, kan? ini seperti sistem yang salah, kalau kita ingin mendapatkan sesuatu, kita harus berbelanja dulu 🤑. toh gak bisa dipercaya kalau ada orang yang benar-benar mau melakukan pekerjaan dengan jujur 😊.
 
kembali
Top