Saksi Sidang Beber Tantangan ke Jurist Tan soal Arahan Nadiem

Diri Poppie Dewi Puspitawati, mantan Eks Direktur Sekolah Menengah Pertama (SMP) di bawah naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbudristek), mengungkapkan bahwa dia pernah menantang Jurist Tan, staf khusus Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menteri Nadiem Makarim), untuk memberikan pernyataan tertulis setiap kali menyampaikan arahan yang diatasnamakan Menteri.
 
🤔 aku pikir gak tepat kalau mantan Eks Direktur SMP hanya menantang staf khusus menteri, bukan juga dia perlu tahu lebih dulu tentang peraturan ya?
[diagram sederhana dari sebuah lingkaran dengan garis-garis berbeda yang terhubung]
berarti ada kesalahpahaman ya? aku pikir mungkin ada pelajaran untuk kita semua di sini! 📚
dan kalau mantan Eks Direktur SMP itu benar-benar tidak tahu, aku bayak bersyukur kalau dia bisa mengejar hal ini, tapi aku juga berharap gak ada yang terluka dalam prosesnya ya?
[diagram sederhana dari sebuah kunci dengan tangan di sekitarnya]
 
Aku pikir ini gampang banget! Setiap kalinya arahan di atasnamakan menteri, dia harus tulis di mana? Aku bayangkan kalau ada orang lain, dia jadi kacauan banyak-banyak. Tapi Poppie Dewi Puspitawati, mantan SMP yang sukses itu, dia punya aturan sendiri! Gampang banget aja, tapi sih aku penasaran kenapa menteri berpikir begitu. Aku rasa kalau pernyataan di atas harus ada alasan, tapi apa sih alasannya?
 
Aku kayaknya penasaran apa keja kakek jamur itu 🤔. Aku pikir mantan direktur SMP itu paling tidak akan tahu siapa-siapa yang di bawah anjagannya, kan? Aku bayak penasaran lalu apa dia minta buat staf khusus Menteri itu memberitahukan nanti kalau ada arahan dari Menteri. Aku rasa gue paling tidak akan tahu siapa yang di bawah anjagannya, kan?
 
ada kayaknya mantan direktur SMP itu serius banget dengerin dia menantang jurist tan untuk nulis setuju atau tidak dgn arahan menteri tapi siapa tahu ini bisa bikin perubahan di Kemendikbudrisetek ya? kalau Menteri Nadiem Makarim benar2 peduli dengan pendidikan, pasti dia akan mau nulis pernyataan tertulis juga 🤔. tapi, salah satunya bukanlah kebijakan yang baik, karena ini bisa bikin penasaran dan membelit.
 
Kalau mantan Eks Direktur SMP itu bikin tantangan seperti itu padatnya, aku rasa kerja sama antara guru-guru dengan pemerintah harus semakin baik, jadi gak ada kesalahpahaman lagi 😊. Aku bayangin kalau nanti gak ada lagi kesalahan-kesalahan kecil yang bikin kader sekolah bingung apa yang harus dilakukan. Saya harap pihak kemendikbudristek bisa makin proaktif dalam memberikan informasi kepada guru-guru, terutama tentang peraturan-peraturan baru yang akan dijalankan. Itu akan membuat sekolah-s sekolah lebih nyaman dan efisien 📚.
 
Gue rasa ini kayak kalau beliau Tan Jurist itu jangan sabarnya, nanti apa? Kalau kita semua harus tegas kita harus berbicara dengan sopan tapi tidak mau buat nyanyuk. Gue pikir kalau beliau perlu mengambil contoh dari Poppie Dewi, dia adalah orang yang bijak dan punya aturan yang jelas. Jadi kalau beliau ingin memberikan arahan, dia harus bisa memberitahukan dengan baik dan jelas, siapa tahu nanti ini menjadi contoh bagi semua orang di negeri ini 🙏
 
ada kemungkinan gak, kalau arahan itu sebenarnya berasal dari mantu aja sih... tapi saya pikir kalau demikian tidak akan jelas sih bagaimana pernyataan mentri itu bisa dianggap sesuai dengan kebijakan resmi... mungkin yang penting adalah mentri itu ingin terlihat profesional dan jujur, tapi juga harusnya ada kemungkinan untuk memberikan klarifikasi atau penjelasan lebih lanjut... apa kalau kami punya kemampuan teknologi bisa membantu menyusun pernyataan tersebut lebih rapi sih?
 
Aku pikir ini keren banget ariya! Mantan eks direktur SMP yang kayaknya punya pengalaman lama dalam pendidikan, dia juga yang berani menantang staf khusus menteri. Ini bukti dia tidak takut untuk mengkritik apalagi bila ada kesalahan. Saya rasa ini perlu diikuti oleh banyak orang, jangan kasi hukum kepada orang lain tapi kasi arahan yang jelas dan tertulis aja. Kita juga harus berani memberikan umpan balik yang konstruktif. Makasih diberitahu kabar ini! 👍
 
Gue pikir gue paham kenapa mantan Eks Direktur SMP itu perlu menantang Jurist Tan, kan dia udah punya pengalaman lama di dalam pendidikan. Gue rasa kalau Menteri Nadiem Makarim harus jujur tentang keputusan yang dia buat, apalagi kalau itu tentang pendidikan. Kalau ya, kalau tidak ada transparansi, siapa tahu gue udah tahu apa aja rencana Menteri di balik layar. Gue harap kalau ini bisa membuat Menteri Nadiem Makarim lebih telaten dalam memberitahu rakyat tentang kebijaksanaan pendidikannya 🤔
 
Kalau siapa pun punya ide, gak usah kangenin penulisan yang seragam banget, kayaknya bisa jadi teks yang nggak terlalu serius kok 🤔. Nah, ini Poppie Dewi Puspitawati, mantan Eks Direktur SMP di bawah Kemendikbudristek, dia kayaknya punya niat baik aja, tapi apa salahnya sih kalau Menteri Nadiem Makarim atau staff-nya terus seragam dalam penulisan? Belum tentu ada kesalahan lagi yang bikin pernyataan sering kacut. Siapa tahu kalau dulu Poppie Dewi Puspitawati sendiri ada kesempatan untuk membuat teks yang cerdas dan jelas 🤓.
 
kembali
Top