Saksi Setor Rp300 Juta atas Perintah Terdakwa Kasus Chromebook

Pekerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbudristek) yang terlibat dalam kasus korupsi laptop Chromebook, Harnowo Susanto, telah mengakui menyetorkan Rp300 juta uang ke beberapa rekening pihak lain atas perintah Direktur SMP Kemendikbudristek periode 2020, Mulyatsyah (MUL).

Harnowo membenarkan bahwa pada Februari 2021 ia diminta untuk mentransfer uang ke dua rekening berbeda. Nomor rekening pertama di atas nama Hamidi sebesar Rp80 juta dan nomor rekening kedua di atas nama Kusdiani sebesar Rp220 juta, sehingga totalnya menjadi Rp300 juta.

"Hampir mirip dengan skema korupsi yang sudah kami ketahui, yaitu uang yang berasal dari negara untuk keperluan pembayaran jasa notaris, sementara sebenarnya adalah dana yang diambil dari anggaran Kemendikbudristek," kata Harnowo saat menjadi saksi dalam sidang perkara.

Kemudian, ketika ditanya mengenai asal-usul uang tersebut, Harnowo mengaku tidak mengetahui sumber dan peruntukannya.
 
ini juga skema korupsi yang terus berkepanjangan di Indonesia ya πŸ€¦β€β™‚οΈ #KorupsiPendidikan #UnggulKembali πŸ™…β€β™‚οΈ. apa arti nih bawa uang Rp300 juta dari negara ke rekening orang lain? kan ini bukan untuk keperluan pembayaran jasa notaris, tapi buat apa sih? mungkin untuk tujuan yang sama ya #TidakJelasLah πŸ€”. pihak Kemendikbudristek pasti harus bertanggung jawab terhadap kasus ini #TransparansiPemerintahan πŸ’―.
 
Gue pikir gak bisa percaya kalau ada pekerja Kemenristek kebudayaan yang terlibat kasus korupsi laptop Chromebook ini! 🀯 Selama ini gue ngerasa sudah serius dengan keterbukaan mereka, tapi ternyata ada yang lagi ngeluluin. πŸ™„ Harnowo susanto ini punya tekanan dari Direktur SMP Kemenristek kebudayaan, Mulyatsyah (MUL) untuk mentransfer uang ke beberapa rekening lain. Wah, itu kayak korupsi biasa aja! πŸ’Έ Gue harap kasus ini bisa selesai dengan cepat dan tidak ada yang terluka. Semoga kebenaran akan diungkapkan dan orang-orang yang bersalah harus dianiaya sesuai hukum. 🀞
 
Gue rasanya kayaknya korupsi di Indonesia gak bisa dipungut lagi πŸ™„. Gue ingat saat gue masih sekolah, ada teman lama kita yang jadi pengelola dana sekolah, tapi ternyata dia gak menggunakan uang dengan benar-benar 😒. Dan sekarang lagi kasus ini, gue nggak percaya lagi bahwa korupsi gak bisa dihentikan 🚫. Mulyatsyah, Direktur SMP Kemendikbudristek, jadi target utama korupsi ini, tapi siapa tahu ada yang lain yang juga gak jujur πŸ’”. Gue harap pihak berwenang bisa menangkap orang-orang ini dan tidak lagi memberi kesempatan untuk melarikan diri dari hukum πŸ•΅οΈβ€β™‚οΈ.
 
Gue pikir ini kalau korupsi punya akhirnya ngebocorkan rahasia korupsinya sendiri. Nah, Harnowo Susanto kayaknya gak bisa lagi jujur tentang asal usul uang itu, kan? Tapi, gue nggak sabar lihat bagaimana proses pengadilan ini, kalau kemudian ada yang dihukum karena korupsi. Aku rasa ini salah satu contoh bahwa sistem pengadilan kita bisa bekerja dengan baik jika semua pihak mau terbuka dan jujur. Dan gue juga penasaran, apa kebijakan baru yang bakal diambil oleh Kemendikbudristek untuk mencegah hal seperti ini kembali terjadi? πŸ€”πŸ’‘
 
ini kasus korupsi lagi nih πŸ˜’. kalau asal usul uang itu tidak jelas dan diarahkan oleh atasan, ituuu πŸ™„. kenapa gak ada transparansi? kenapa gak diinformasikan dulu kepada korupsi tersebut sih? πŸ€”. tapi apa punya laku, baik Harnowo maunya atau bukannya, korupsi itu harus dihentikan πŸ’ͺ. dan yang paling serius adalah uang itu adalah uang negara aja, untuk keperluan pembayaran jasa notaris sih? πŸ€‘. tolong semua dilaraskan agar tidak ada lagi kasus seperti ini. karenanya justru harus diadakan transparansi yang lebih baik πŸ“Š.
 
Gue pikir kalau ini bukan kasus biasa aja. Jadi uang Rp300 juta itu berasal dari negara, tapi kemudian ditransfer ke rekening pribadi berapa lagi? Gue rasa kerja sama antara Harnowo dengan Mulyatsyah ini mirip banget aja. Tapi yang jadi perbedaannya adalah Harnowo ini mulai menyadari betapa salahnya apa yang telah lakukan. Tapi, gue masih bingung mengenai asal-usul uang tersebut sih. Jika Harnowo tidak tahu sumber dan tujuan uang itu, maka siapa yang tahu di balik semuanya? Gue harap ada sumber yang bisa menjelaskan tentang ini 😐
 
Gak percaya banget dengar kasus ini! Ada orang yang justru terlibat dalam korupsi tapi masih bisa menjadikan diri sendiri sebagai saksi? Kenapa masih bisa begitu santai mengakui kesalahannya? Mulyatsyah apa lagi? Pulang ke tempat sementara dia ada di dalam sidang perkara. Aneh juga sih kalau Harnowo tidak tahu asal-usul uang tersebut, tapi justru bisa mengakui dia setorkan uang ke rekening lain. Kurang ajar siapa? πŸ€”
 
Aku rasa gini siapa yang bisa jelas jawab tentang uang itu? πŸ€” Kemudian apa artinya uang itu diambil dari anggaran kemendikbudristek kalau Harnowo bukan yang berkepentingan? Gue pikir ini sih kesiya-siaan sama-sama jangan nyesel. Yang penting uang itu tidak perlu ada lagi, dan orang yang bersalah gak usah keberatan, apa? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Udhah udhah gini kabar korupsi di Kemendikbudristek! πŸ€¦β€β™‚οΈ Semua orang tahu kalau ada uang dari negara, itu harus digunakan untuk sesuatu yang bermanfaat, bukan? πŸ€‘ Tapi kayaknya Harnowo malah jadinya saksi untuk membantu MUL, siapapa dia udhah melakukannya. πŸ™…β€β™‚οΈ Aku pikir ini gampang banget, di Kemendikbudristek ada uang, itu artinya ada kelemahan yang bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. πŸ’Έ
 
Pernah nonton film 'The Wolf of Wall Street' ya? Si Harnowo Susanto ini sebenarnya seperti karakternya di film itu, yang begitu suka mewarnai dana negara dengan uang palsu... Tapi sayangnya, korupsi masih berlanjut dan tak terhingga. Saya rasa banyak orang yang masih belum setuju bahwa korupsi adalah salah satu masalah utama di Indonesia. Kalau gak ada konsekuensi, rasanya korupsi akan semakin meluas.
 
Wah, makasih banget informasinya tentang kasus korupsi yang bikin kita semua pusing! πŸ™„ Saya rasa ini salah satu contoh bagaimana korupsi bisa sembarangan di kalangan pejabat-pejabatan. Menurut saya, jika Harnowo tidak tahu sumber dan tujuan uang tersebut, maka itu berarti ada kesalahan yang lebih besar dari kasusnya sendiri! πŸ€¦β€β™‚οΈ

Saya pikir ini juga bisa jadi kasus yang sudah terjadi lama sebelumnya, tapi karena takut dipaksa bercerita, Harnowo tidak mau membenarkan asal-usul uang tersebut. Tapi secara umum, saya rasa perlu ada upaya lebih lanjut untuk menemukan siapa-siapa yang benar-benar menyebabkan korupsi ini terjadi! πŸ’ͺ
 
Maksudnya kalau korupsi juga bisa terjadi di tempat kerja yang serius banget 🀯. Aku tidak fokus pada pekerja itu sendiri, tapi aku ingin tahu apa yang terjadi sebelum itu. Tapi kalau korupsi semacam ini bisa terjadi di Kemendikbudristek, berarti ada kesalahan sistem atau kekurangan kontrol ya?

Aku masih tidak paham kenapa uang tersebut harus diketok ke tempat lain dan bukan langsung disimpan di bank. Kalau begitu, tentu saja bisa menghindari kasus korupsi. Aku rasa mungkin perlu ada review sistem yang lebih baik dan transparansi untuk memastikan bahwa uang ini digunakan dengan benar-benar tujuannya πŸ€”.
 
kembali
Top