Saksi Sebut

Kasus suap hakim pemberi vonis lepas tiga perusahaan minyak CPO, kemarin menjadi sorotan pengadilan setelah eks Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Muhammad Arif Nuryanta mengaku memperoleh uang titipan dari para terdakwa dalam kasus tersebut. Menurutnya, dana yang diterimanya disebut sebagai "mempelajari berkasan", dan sebenarnya merupakan uang yang digunakan sebagai dalih atau eufemisme untuk menitipkan uang kepada hakim.

Dalam persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Arif mengaku bahwa dana tersebut didapatkan dari terdakwa penerima suap lainnya, sekaligus perantara Panitera Muda Perdata Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Wahyu Gunawan. Uang ini sempat disimpan di dalam laci ruang kerja saksi dan kemudian dibagikan kepada anggota majelis hakim lainnya.

Uang tersebut diduga digunakan untuk mempengaruhi putusan majelis hakim dalam perkara yang tengah ditangani. Berdasarkan kesaksian Arif, uang itu terdiri dari berbagai mata uang asing, termasuk Dolar Amerika Serikat (USD) dan Dolar Singapura (SGD).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa advokat Marcella Santoso menyuap majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi sebesar 2,5 juta dolar AS atau Rp40 miliar untuk vonis lepas perkara korupsi pengurusan izin ekspor CPO.
 
Kalau ini benar-benar terjadi, maka sistem hukum kita sudah benar-benar parah! 🤯 Siapa nanti yang mau percaya lagi pada sistem hukum ini? Kalau seperti ini bisa terjadi, maka itu berarti bahwa ada banyak orang yang merasa kurang percaya diri dan tidak ingin bekerja keras untuk menjadi sukses, jadi mereka memilih untuk mencuri uang dari orang lain. Dan kalau ini bisa terjadi di pengadilan, maka itu berarti bahwa sistem hukum kita sudah sangat parah sekali!

Dan apalagi kalau ada perantara yang seperti Wahyu Gunawan, dia juga harus bertanggung jawab atas kejahatan ini. Kita haruskan lihat siapa-siapa yang memang merancang dan melaksanakan kejahatan ini, kemudian kita haruskan tuntut mereka secara hukum. Dan kalau advokat Marcella Santoso benar-benar melakukan suap itu, maka dia harusnya dihukum dengan paling berat! 🚫
 
Aduh, kayaknya kasus suap ini bukan hal yang baru, tapi siapa tahu lagi kasus seperti ini bisa membuat perubahan. Aku pikir pengadilan ini harus lebih cepat dan jujur, gak bisa ngewo-wo di dalam ruang kerja juga kayaknya. Mereka harus menghukumnya dengan tangan yang keras, bukan seperti itu saja aja.
 
Ooohhh, ini kasus suap lagi ya 🙄. Sepertinya ada sesuatu yang tidak beres di antara majelis hakim. Kenapa harus seperti ini? 🤷‍♂️ Membayangkan jika korban korupsi itu tahu kalau ada uang yang dipindah-pandeh di balik putusan mereka, bagaimana rasanya? 🤕 Dan marcella santoso ini, dia bilang mau membantu kasus pengurusan izin ekspor CPO tapi ternyata belakangan terduga korupsi memanipulasi uang itu buat apa aja? 🤑 Mau ngasih uang kepada siapa lagi? 😒
 
Hahaha, sepertinya kasus suap hakim ini gampang banget... siapa yang sabarnya? 🤣 Kalo ada uang, pasti ada cara untuk menggunakan nih... mempelajari berkasan, hehe... tapi apa artinya kalau uang itu digunakan untuk mempengaruhi putusan majelis hakim? Makanya aja kita butuh pengadilan yang jujur dan adil, kan? 🤔
 
Maaf kan bro, kasus ini terlalu bikin saya kecewa banget 🤕. Ternyata ada orang yang bisa mempengaruhi putusannya dengan uang, kayaknya tidak adil sama sekali 💸. Dan kira-kira ada hubungan antara para terdakwa dan hakim, ini terlalu seru banget 🙄. Kita harus lebih berhati-hati dalam pengadilan, agar bisa menemukan kebenaran yang benar-benar jujur 💯.
 
Saya pikir kasus ini juga boleh jadi contoh bagaimana system hukum kita masih banyak kesalahan... tapi saya tidak ingin membela hakim Arif, tapi saya pikir yang harus diubah adalah cara kita pelajari dari kesalahan ini. Kamu tahu siapa yang lebih serius, itu pihak yang melakukan suap atau pihak yang tidak bisa mengenali ketika ada sesuatu yang tidak beres? Saya pikir kita harus fokus pada mengembangkan system hukum kita agar semakin baik dan transparan, jadi orang-orang tidak perlu lagi merasa bahwa mereka harus membeli keadilan. Tapi, kita juga harus mengakui bahwa ada kesalahan yang dilakukan oleh hakim Arif, tapi saya pikir itu bukanlah hal utama... tapi kita harus lebih fokus pada bagaimana cara kita bisa meningkatkan kualitas system hukum kita agar semakin baik. 💡👊
 
Maksudnya siapa yang bisa percaya dengan kasus suap hakim ini lagi? 😒 Banyak juga yang bilang kalau kasus ini adalah contoh bagaimana sistem hukum di Indonesia masih kalah dengan korupsi di sirkulasi. Kalau benar, maka itu bukan kali pertama kali kita lihat kasus seperti ini, dan sebenarnya tidak ada langkah hukum yang efektif untuk menghakimi mereka yang terlibat dalam kejahatan tersebut.
 
kembali
Top