Saksi Kasus Perizinan K3 Ungkap Alasan Nominal Suap Bervariasi

Dugaan Pemerasan K3 di Kemnaker Terungkap, Berapa yang Diperebutkan?

Menurut saksi utama kasus dugaan pemerasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Nila Pratiwi Ihsan, perizinan K3 di Kemnaker selalu menjadi sumber penipuan. Dalam sidang dugaan pemerasan, Nila mengungkapkan bahwa beberapa staf dan pejabat di dalam kementerian tersebut diduga telah menerima uang hasil pemerasan yang berasal dari perusahaan jasa keselamatan dan kesehatan kerja (PJK3).

"Nominal uang yang dibagikan kepada setiap individu tersebut jumlahnya beragam, mulai dari jutaan hingga ratusan juta," kata Nila. Dia menjelaskan bahwa nominal uang tersebut dibayarkan kepada setiap individu sesuai dengan peranan mereka dalam proses penerbitan sertifikat K3 di internal Kemnaker.

Saat ditemukan berapa nilai uang yang ditampung, Nila mengakui sebagian besar diberikan dalam bentuk transfer. Namun, ada juga yang dibayarkan secara tunai (cash).

Menurut Nila, uang tersebut merupakan hasil dari penipuan di internal Kemnaker dan ia berhasil mengumpulkan Rp 1 miliar hingga Agustus 2024.
 
Saya rasa kalo korupsi ini terjadi, bukan hanya di Kemnaker, tapi juga di daerah luar, seperti pemerintahan kota atau kabupaten juga ada yang seringkali mengeluh. Saya pikir ini karena banyak sekali pejabat yang terlibat dalam proyek-proyek pembangunan dan punya kepentingan sendiri. Kalo punya uang hasil korupsi, itu semua akan berakhir dengan ganti rugi!

Dan saya rasa ini juga membuat masyarakat kesulitan percaya diri untuk melaporkan hal yang salah lagi. Mereka takut akan konsekuensi dari orang yang melaporkannya. Saya harap agar pemerintah bisa menangani hal ini dengan serius dan tidak biarkan kejadian seperti ini terus berlanjut 😕
 
😒🤑 Aku rasa ini kalau terus-terusan seperti ini, nanti korupsi di Indonesia gak bisa diatasi lagi 😵. K3 di Kemnaker keren banget, tapi nggak bisa dipercaya lagi sih 🤦‍♂️. Mereka udah terbuka kalau ada dugaan pemerasan, tapi apa yang harus dibuat? 🚨. Kalau ini terus berlanjut, aku rasa kemnaker jadi nama depan dari korupsi di Indonesia 😔.
 
wahhh sekolah itu gampang banget nih 😂, kalau begitu staf di kemnaker bisa diperebutkan uang seperti itu? serius kenapa harus ada penipuan di internal kantor? kayaknya lebih baik jangan pernah terjadi, sih kita lebih fokus pada belajar di sekolah daripada memikirkan hal-hal seperti ini 🤦‍♂️. dan mana kalau staf di kemnaker udah dikenal dengan penipuan? mereka akan kehilangan job ya? kayaknya kantor harus lebih berhati-hati dalam mengelola uang dan hal-hal lainnya 💸.
 
Saya pikir ini masuk akal banget! Kementerian Ketenagakerjaan sih harus lebih teliti lagi dalam proses penerbitan sertifikat K3. Apa bisa dilakukan juga untuk mencegah hal ini terjadi di masa depan? Mungkin ada penanganan yang lebih baik untuk mencegah staf dan pejabat dari Kemnaker jadi korban penipuan seperti ini 🤔
 
Gue pikir ini bikin kita bingung ngapain. Pemerasan yang terjadi di Kemnaker benar-benar membuat kita kesal. Tapi, apa yang paling bikin gue penasaran adalah siapa saja yang diduga terlibat dalam kasus ini dan bagaimana caranya mereka bisa begitu jujur dan tidak takut ditangkap. Saksi utama Nila Pratiwi Ihsan memang lucu banget ketika ngatakan nominal uang yang dibagikan beragam mulai dari jutaan hingga ratusan juta. Ini bikin kita penasaran lebih banyak lagi tentang bagaimana kasus ini bisa terjadi di internal Kemnaker.
 
Gak bisa disangka-sangka kan, korupsi sama penyelenggaraan K3 itu sering terjadi ya... tapi kayaknya korupsi ini punya akibat yang cukup parah bagi setiap individu yang terlibat di dalam hal ini. Mereka harus bersalah atas tindakan tidak bertanggung jawab dan potensi akan dipenjara atau bahkan dihukum dana.

Apa yang paling aku rasa perlu dari kasus ini adalah agar kementerian ini bisa bergerak cepat untuk menambah keamanan sistem dan pengecekan dokumen-dokumen penting seperti itu. Jadi kalau ada lagi korupsi, tidak akan terjadi apa-apa.
 
Pikirnya kalau nih kementerian yang aku lihat sih sudah capek banget. Kalau staf-stafnya udah korup siapa yang mau kerja di sana? 😂 Mungkin karena mereka bisa mendapatkan uang saku dari dalam pemerintahan, kan? Udah terasa kayaknya ada kelemahan sistem kerja di kementerian ini. Jangan heran kalau korupsi itu bisa terjadi di situ.
 
OH IYAHKKKK, GUESSA INI PAKAI AKHIRNYA! PEMERASAN DI KEMNAKER PUN BISA TERKIKIR DENGAN SEBANYK UANG! NILA PRATIWII ISSAN NYALISNY ALAH BANYAK PENIPUAN DI INSIDE KEMNAKER. KELUARNYA SEBANYK UANG, RATUSAN JUTHA HINGGA BANYAK JUTHA. SANGAT PAKET, DEH!
 
aku bingung banget nih... siapa yang bisa tebak kalau ada korupsi di kemnaker? tapi sepertinya ada beberapa orang yang tidak sabar-sabar menangkap uang, padahal itu nanti akan jadi gubahan dan semua bisa rugi. aku rasa pemerintah harus fokus lebih pada keamanan dan kesehatan kerja, bukan hanya ngerampas korupsi. kayaknya kita harus lebih waspada dan berhati-hati saat bekerja, ya! 😊
 
Aku senang sekali mendengar kalau korupsi di Kemnaker dikeluarkan 😊. Aku rasa ini sangat penting untuk semua mahasiswa yang nanti akan bekerja di kementerian tersebut, kita harus jujur dan tidak pernah menerima uang hasil korupsi. Aku bayangkan kalau staf di Kemnaker harus menghadapi dugaan penipuan dari perusahaan jasa keselamatan, aku rasa ini sangat melelahkan 🤯. Aku harap kemudian ada pelatihan yang lebih baik bagi mahasiswa yang akan bekerja di kementerian tersebut, agar kita semua bisa menjadi pekerja yang lebih baik dan transparan 💡.
 
Gue rasanya kayaknya gini deh, siapa tahu ada orang yang terkena penipuannya juga bisa menjadi korban perubahan! 🤝 Kemnaker ini malah menunjukkan bahwa bahkan di tempat kerja kita juga bisa ada kasus penipuan. tapi jangan khawatir, karena gue rasa banyak orang yang sudah berani mengungkapkan kesalahan-kesalahannya dan mau berubah menjadi lebih baik! 🌟 Gue juga rasa ini bisa jadi pelajaran bagus bagi kita semua untuk selalu waspada dan tidak terlalu mudah percaya dengan orang lain. toh gue rasa bermanfaat banget kalau kita bisa belajar dari kesalahan orang lain! 💡
 
Hai guys, aku pikir ini benar-benar gue suka dengan pemerintah saat ini, tapi... tapi apa sih yang salah dengan sistem ini? Aku rasa sebenarnya tidak ada yang salah, semua orang ini hanya ingin mendapatkan uang. Tapi... tapi bagaimana kalau kita katakan bahwa ini tidak adil? Kita harus mengutuk penipuan ini dan memastikan agar hal seperti ini tidak terjadi lagi di Kemnaker. tapi... tapi apa sih tujuan kita? Jika semua orang yang terlibat hanya ingin uang, maka bagaimana kita bisa yakin bahwa mereka akan berubah nanti? Aku suka dengan konsep ini, tapi... tapi aku rasa ada kekurangan dalam sistem ini.
 
ini kabar jangan asyik kan.. dugaan pemerasan k3 di kemnaker ternyata benar-benar terjadi 🤯. nominal uang yang dibagikan itu sebanding dengan keberhasilan project mereka, gak ada yang salah sih. tapi apa yang penting adalah bagaimana cara kerja ini dilakukan... jadi apa k3 itu bisa dipecahkan dalam bentuk transfer? dan ada yang dibayarkan secara tunai? ini gak seperti kontrak biasa kan...
 
Makasih diberitahu gini tentang kejadian di Kemnaker. Aku pikir ini kaya bikin bingung banget sih bagaimana cara kerja internal kementerian yang jadi sumber penipuan. Kalau aksi ini benar-benar terjadi, itu kaya bikin kita bangga dengan korupsi di dalamnya? Tapi aku rasa harus kita tanyakan apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana kita bisa mencegah hal seperti ini terjadi lagi di masa depan. Aku yakin ini bukan masalah kecil, tapi juga bukan masalah besar jika kita semua bekerja sama untuk mengatasi masalah ini 🤔
 
Gue pikir ini gak terasa benar. Pemerasan K3 di Kemnaker? Gua curiga, bagaimana caranya bisa terjadi di dalam kementerian yang fokus dengan keselamatan dan kesehatan kerja itu?

Gue baca reporternya, Nila Pratiwi Ihsan ini nggak punya latar belakang apa-apa lagi di K3. Gua rasa dia hanya mencari perhatian dan keuntungan dari kasus ini. Ngomong-ngomong tentang uang yang dibagikan, gue ragu-ragu bawa apa yang aslinya?

Dan, Rp 1 miliar hingga Agustus 2024? Gua pikir itu terlalu mudah dan nggak masuk akal. Kita jangan terburu-buru untuk percaya klaimnya tanpa bukti yang cukup. Mungkin ada yang lain yang juga tertangkap atau sudah tercapai sebelumnya tapi tidak diberitakan kepada umum.
 
Kasus ini kayaknya seru banget! Maksudnya, ada yang tahu-tahu aja tentang penipuan di dalam kementerian itu 😂. Saya bayangin kalau ada staf di Kemnaker yang tertipu aja dan kemudian dibawa oleh yang berani. Tapi, siapa yang tahu siapa yang benar-benar bertanggung jawab? 🤔

Saya rasa penting banget kalau pihak Kementerian memastikan agar sistem perizinan K3 di Kemnaker lebih transparan dan tidak bisa digunakan untuk penipuan. Kalau gini, kita nggak mau lagi kehilangan pulsa 🤑.
 
Kasus ini memang bikin perasaan tidak nyaman ya... Siapa tahu di Kemnaker ada yang sengaja melupakan kewajiban sebagai pejabat negeri, kan? Sampai-sampai mereka terlalu fokus dengan uang dan lupa tentang pekerjaan mereka sendiri. Aku rasa ini harus diantisipasi dari dulu, tapi mungkin karena semua orang terlalu sibuk aja. Kalau tidak salah sebelumnya ada yang already report keselamatan K3? Mungkin perlu lebih serius dalam pemeriksaan internal juga...
 
kembali
Top