Saksi Kasus Chromebook Mundur dari Jabatan PPK karena Ketakutan

Bambang Hadiwaluyo, saksi kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Kemendikbudristek, mengaku mundur dari jabatan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat SD di 2020 karena ketakutan hingga sakit. Bambang mengatakan, ia tidak bisa tidur akibat ketakutannya dan berujung membuatnya mengundurkan diri pada 30 Juni 2020.

Awalnya, Bambang mengaku dihubungi praktisi di Direktorat SD, M Iksan, yang mengaku mendapat telepon dari Sri Wahyuningsih dan memerintahkan untuk mulai belanja Chromebook. Bambang menyebut, ia tidak bisa ikut datang karena masih di luar Bekasi.

Bambang kemudian menghubungi para calon penyedia proyek Chromebook, namun tidak mendapatkan respons. Ia meminta diadakan rapat antara Direktorat SD dan SMP untuk melakukan proses klik penyedia dalam waktu yang sama. Namun, Sri Wahyuningsih dan Iksan tiba-tina keluar dan meninggalkan rapat.

Bambang mengaku mendapatkan pesan dari Iksan yang mengatakan bahwa Iksan tidak akan membantunya lagi jika terjadi sesuatu. Pesan tersebut membuat Bambang ketakutan hingga sakit, sehingga ia mengundurkan diri.
 
Aku pikir ini kaseh yang serius banget! Siapa sih yang mau paksa seseorang mundur dari jabatan karena takutin? Kalau gini, kita jadi tidak bisa lagi nyaman untuk melaporkan hal-hal yang salah di pemerintahan. Aku rasa ada sesuatu yang salah di dalam proses ini, tapi aku masih curiga apa yang terjadi di balik kejadian ini...
 
Gue pikir si Bambang Hadiwaluyo udah capek banget dengerin kabar korupsi di Kemendikbudristek 🤯. Ia udah takut dan sakit, gue ngerti kan? Tapi apa yang bisa ia lakukan? Ia hanya seekor saksi yang benar-benar menemukan bukti korupsi di sana 😳. Gue harap penegak hukum bisa menangkap orang-orang yang bermain-main dengan uang negara dan membuat ratusan ribu anak Indonesia kehilangan akses ke teknologi 💻.
 
Lihat, kalau ini siap-siap korupsi nggak? Bambang langsung mundur karena takut-takuan siapa aja, kaya gini! Siapa yang tahu konsekuensi apa nanti kalau udah terbuka? Nggak sengaja aku pikir, kalau beli laptop dengan uang korupsi, udah pasti macet jadi nggak ada lagi.
 
Wah gini kayaknya kalau korupsi di Kemendikbudristek banget! 🤦‍♂️ Tapi aku rasa ini juga bisa dijadikan pelajaran. Kalau kita lihat dari perspektif Bambang, dia baru saja diberhentakan karena ketakutannya sendiri. Aku pikir dia harus lebih jujur dengan diri sendiri dan menghadapinya sebelum itu menjadi masalah yang besar. 🤔 Tapi aku juga tidak bisa membanting-batinkan fakta bahwa ada dugaan korupsi di sana... tapi aku yakin ini adalah kesempatan bagus bagi pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan integritas dalam pengelolaan proyek-proyek publik. 🙏
 
Gue pikir kalau ini bukan masalah tentang korupsi, tapi tentang mental yang lemah banget si Bambang. Ia mengaku sakit karena takut, tapi gue rasa takut itu juga bisa diatasi dengan cara yang lebih bijak, seperti tidak terlalu cepat membuat keputusan atau mencari saran dari orang lain yang lebih berpengalaman. Gue pikir ini bukan tentang korupsi, tapi tentang bagaimana kita bisa mengelola stres dan tekanan dalam bekerja.
 
Wahhhh omg siapa sih Sri Wahyuningsih yang bikin semua itu 🤯? Nanti gini aja kasus korupsi nggak ada hasilnya dan kira-kira si Bambang Hadiwaluyo udah sakit sampe nyari tujuan 😅. Saya rasa beliau udah buat yang terbaik untuk keluar dari situasi ini 🙏, tapi siapa tahu ada yang mau bilang benar tentang apa yang terjadi di Kemendikbudristek? 🤔
 
Gue pikir kalau di Kemendikbudristek ada yang jujur banget aja, nggak ada yang bersembunyi. Bambang itu nyangkal bareng dugaan korupsi, tapi gue lebih percaya dia nggak punya pilihan kayaknya, karena yang lain di sana udah capek sama korupsi, kan? 🤷‍♂️
 
🤔 Saya rasa gini bikin korupsi yang begitu mudah, siapa tau aja ada orang di dalam Kemendikbudristek yang masih punya hati yang lembut... 🤷‍♂️ Sebenarnya apa yang salah sama Bambang? Ia hanya mencoba melakukan tugasnya dengan baik dan tidak mau melanggar aturan, tapi malah ia diperintahkan untuk melakukannya. Udah kayaknya ada kesan kakek berhala di balik kejadian ini... 🙅‍♂️
 
Kalau nyata sih, nggak percaya kalau Bambang itu sekarang udah mau dibebaskan dan tidak ada yang sengaja memaksa-nya mundur. Kalau Sri Wahyuningsih dan Iksan itu benar-benar berantakan, mengapa ga ada catatan atau bukti yang jelas sih? Udah lama aja kasus ini udah diangkat, tapi nggak ada hasil yang konklusif. Ga jadi ngerti sih, kalau mereka semua bersih-bersih dan tidak memiliki hubungan dengan korupsi laptop Chromebook. Udah terlalu banyak yang mengatakan bahwa Bambang itu lepas karena dia memang tidak bisa menanganinya, tapi siapa bilang benar-benar? 🤔
 
Wah, keseimbangan orang di kantor pasti serius banget! Kenapa dia kayaknya bisa takut sampai sakit? Aku pikir pula sih, ada yang bawa mainan korupsi, tapi aku rasa ini masih terlalu menyerang. Mereka di Kemendikbudristek pasti memiliki aturan dan prosedur untuk menghadapi kasus seperti ini. Tapi, kayaknya Bambang sudah capek juga sih, sehingga dia memilih untuk mundur daripada harus menjelajahi hal itu.
 
ini kasus korupsi lagi nggak? siapa nonton, praktisi dan saksi bisa banget khawatir. tapi apa yang penting adalah ada ebidensinya, jika tidak ada ebidensi itu aja cerita sih. kalau tidak ada konfirmasi dari pihak yang berwenang, kasus ini nggak bisa dibuktikan.
 
Kasus ini makin bikin jujur siapa aja yang bisa diandalkan nih? Bapak/bu apa lagi yang tadi kalau mau melanggar etika tapi bisa saja masih ada teko2 di belakang. Saya rasa pemerintah harus lebih transparan sih, bagaimana cara kerjanya yang benar dan bagaimana caranya yang salah sehingga tidak ada lagi kasus seperti ini.
 
Maksud sih apa yang terjadi bareng Chromebook itu? Siapa aja Sri Wahyuningsih dan M Iksan? Mereka nggak orang penting deh? Kalo gini bagaimana mereka bisa langsung memerintahkan pembelian laptop tanpa harus bermekar-mekaran ke masyarakat dulu?
 
Gue pikir ini kayak nge-eksplor ke dalam dada. Siapa sih yang bisa membuat orang sakit karena takut banget? Kita bilang penting proses korupsi, tapi gini... aku rasa ada cara lain caranya. Jangan cuma kirim pesan tekanan aja. Kenapa harus nggak jadi rapat langsung dulu?
 
Gue pikir Bambang Hadiwaluyo itu paling bodoh banget. Ia yang mengaku sudah sakit dan gak bisa tidur karena ketakutannya, tapi sebenarnya apa yang dia lakukan adalah memanipulasi situasi agar ia tidak harus bertanggung jawab. Ia hanya ingin mencari alasan untuk mundur dari jabatannya itu. Gue rasa Bambang lebih suka buat korupsi daripada orang yang benar-benar gak bisa tidur karena stres.
 
Pikirnya apa sih? 😒 Pemborosan uang negara karena korupsi pengadaan laptop Chromebook dan CDM itu bikin rasa berantakan! 🤯 Kemudian ada yang bilang kalau praktisi di Direktorat SD minta praktisi lain untuk melakukannya, tapi lagi-lagi ada yang ikut bermain kecil. 🙄

Pada akhirnya Bambang mengundur diri karena takut, tapi siapa nantinya yang bertanggung jawab? 🤔 Kita harus punya jaga jaga agar seperti ini tidak terjadi lagi! 💪 Saya rasa ada yang harus tindak lanjuti apa yang sudah dilakukan Bambang, misalnya lapor ke pihak yang berwenang. 😊
 
Gue pikir ini kayak aksi thriller di TV, siapa yang sabarnya udah terganggu sampai sakit? 😱 Bambang Hadiwaluyo itu kayak orang yang tak bisa berani bicara apa yang benarnya terjadi. Ia duga korupsi tapi kemudian justru kalah karena ketakutannya sendiri. 🙈 Udah bikin gue curious banget, siapa yang tega untuk bekerja di lingkungan korupsi dan udah takut sampai sakit? Gue rasa ini salah pilihan utamanya. Banyaknya kecurangan dalam negeri ini bukan cerita asli, tapi cinta akan uang aja yang bikin orang tak punya jantung.
 
kembali
Top