Saksi Kasus Chromebook Mundur dari Jabatan PPK karena Ketakutan

Bambang Hadiwaluyo, saksi utama kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan program manajemen perangkat digital (CDM), mengakui dirinya telah mundur dari jabatan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat SD di Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada 2020. Ia melakukannya karena ketakutan hingga sakit akibat tak bisa tidur.

Mundurnya Bambang terjadi saat ia masih berada di tengah proses pemilihan penyedia program teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pengadaan Chromebook dan CDM pada tahun 2020. Ia mengatakan bahwa praktisi di Direktorat SD, M Iksan, memerintahkannya untuk mulai belanja Chromebook tanpa konsultasi terlebih dahulu.

Namun, ketika Bambang mencoba menghubungi para calon penyedia proyek tersebut, ia tidak mendapatkan respons. Ia kemudian meminta rapat antara Direktorat SD dan SMP untuk proses klik penyedia dapat dilakukan di waktu yang sama. Namun, rapat tersebut dipenuhi oleh pejabat PPK, Sri Wahyuningsih, dan Mulyatsyah, tetapi Iksan dan Sri Wahyuningsih tiba-tina keluar.

Pesan dari Iksan kepada Bambang mengatakan bahwa ia tidak akan membantunya lagi jika terjadi sesuatu. Pesan tersebut membuat Bambang ketakutan hingga sakit dan berujung pada pengunduran dirinya pada 30 Juni 2020 dengan alasan kesehatan dan ketahanan mental.

Kemudian, PT Bhinneka Mentari Dimensi menjadi penyedia pengadaan Chromebook dan CDM di Kemendikbudristek tanpa diketahui oleh Bambang. Ia juga tidak mengetahui alasan bagaimana PT Bhinneka Mentari Dimensi bisa menjadi penyedia tersebut.
 
ini kisah nyata korupsi di kemendikbudristek, tapi nggak pernah dibahas di publikasi besar-besaran. Bambang Hadiwaluyo adalah contoh dari pejabat yang nggak mau menutup mulutnya menghadapi praktisi yang sudah terlibat dalam dugaan korupsi. tapi nggak ada tindakan yang diambil oleh kemendikbudristek untuk memecahkan masalah ini. ini perlu di perhatikan dan di tangani dengan serius, karena jangan sampai korupsi ini berlanjut dan mengenai orang lain.
 
Wah gak bisa percaya sama kasus ini, si M Iksan dan Sri Wahyuningsih gak peduli aja dengan Bambang, nggak suka dia kalau dia tidak mau konsultasi dulu sebelum belanja laptop Chromebook. Apalagi siapa aja yang bilang kalau mereka punya waktu yang sama untuk rapat? Nggak pernah, aja dihantam kesulitan dan Bambang yang terpaksa mundur dari jabatan karena stress dan sakit karena takut.

Dan kalau ini gak cuma itu aja, si PT Bhinneka Mentari Dimensi bisa menjadi penyedia pengadaan Chromebook tanpa diketahui oleh siapa-siapa! Gue penasaran bagaimana alasan mereka bisa menangkap pekerjaan tersebut tanpa ada persaingan atau kompetisi. Tapi ini nggak tentang Bambang, tapi tentang cara kerja yang tidak adil dan tidak transparan di Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). 🤯
 
ini kabar yang bikin bingung, mantan PPK Direktorat SD di Kemendikbudristek itu mundur karena ketakutan hingga sakit! kira-kira apa yang bikin dia takut? apakah ada korupsi lagi yang terjadi di dalam? kayaknya perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut tentang apa yang terjadi sebelumnya.
 
Wah, gini lagi kasus korupsi yang bikin penasaran. Bambang Hadiwaluyo ya, dia jatuh ke dalam kesan siapa pun itu memerintahkannya di Direktorat SD itu, tapi rasanya dia juga perlu tahu siapa yang benar-benar meminta belanja Chromebook tanpa konsultasi terlebih dahulu.

Saya penasaran dengan pesan Iksan ke Bambang yang bikin dia ketakutan hingga sakit. Benar aja kalau korupsi itu bisa membuat seseorang jatuh ke dalam kesenangan ini. Tapi, apa benar-benar ada alasan dari PPK dan Sri Wahyuningsih yang memaksakan Bambang mundur?
 
Saya setuju bahwa ada kesalahan dalam proses pengadaan Chromebook dan CDM di Kemendikbudristek itu, tapi saya ragu-ragu juga tentang bagaimana caranya Bambang itu bisa jadi saksi utama yang bingung banget. Apa dia memang tidak bisa tidur karena takut kesalahan itu, tapi siapa tahu dia bisa berubah menjadi saksi yang lebih bijak nanti. Saya juga penasaran bagaimana PT Bhinneka Mentari Dimensi bisa jadi penyedia pengadaan itu tanpa diketahui oleh Bambang, tapi mungkin ini bukti bahwa ada kekurangan kontrol di dalam pemerintahan kita.
 
Gue pikir ini kalau gue punya tekanan sama seperti Bambang, aku jadi kalah total 🤯. Gue suka banget dengan proses belanja online, tapi kalau ada kesalahan, gue akan kepanikan 🕷️. Tapi, rasanya ada banyak orang yang tidak mau mengakui kesalahan mereka, sama-sama takut terkena tangga 🚧.

Bambang jadi korban karena ketakutan, tapi kenapa gak ada yang mendukung dia? Gue rasa ada masalah dengan sistem di Kemendikbudristek, perlu ada reformasi dan transparansi dalam proses pengadaan barang dan jasa 📊. Jangan hanya fokus pada kesalahan seseorang, tapi buat perubahan yang positif untuk semua orang 💪.
 
Oooh, kasus Bambang Hadiwaluyo ini benar-benar bikin heady 🤯! Siapa tahu apa yang benar dan apa yang salah. Tapi, apa yang pasti adalah ia merasa tekanan dan stres hingga sakit. Kalau siapa pun yang ada di balik kasus ini, mending jujur tentang apa yang terjadi. Kemendikbudristek harus punya kontrol lebih baik juga ya? 🤔
 
Bambang Hadiwaluyo yang menjadi saksi utama kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan program manajemen perangkat digital (CDM) di Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) itu ternyata mundur dari jabatan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat SD karena ketakutan sakit hingga tidak bisa tidur. Ia diintimidasi oleh praktisi M Iksan yang memerintahkannya untuk mulai belanja Chromebook tanpa konsultasi terlebih dahulu. Bambang itu kemudian mencoba menghubungi calon penyedia proyek tersebut tapi tidak mendapatkan respons.
 
Haha omongnye, rasanya kayak gak adu sama Bambang nih, kalau dia udah mundur karena takut, kayaknya udah wajar deh. Saya setuju, pentingkan kesehatan mental dan ketahanan mental kita, karena kerja keras itu harus diimbangi dengan kebersihan pikiran 🤗.
 
Mereka bilang si Bambang ini mau mundur karena ketakutan, tapi aku rasa kalau ada sesuatu yang kurang benar di sini... Aku pikir mungkin ada konflik minat atau apa yang sebenarnya terjadi dengan PT Bhinneka Mentari Dimensi. Mereka bilang penyedia pengadaan Chromebook dan CDM tanpa diketahui Bambang, tapi aku rasa itu bukan kejadian sembarangan... Aku ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana hal ini bisa terjadi di Kemendikbudristek. Mungkin ada beberapa orang yang tidak ingin benar-benar jujur tentang apa yang terjadi. Dan siapa bilang kalau Bambang ini hanya ketakutan dan sakit? Aku rasa mungkin ada sesuatu yang lebih dalam di sini... 🤔👀
 
Maksudnya, apa yang terjadi dengan kemiskinan dan akses internet di Indonesia masih belum terpecahkan. Kalau seperti itu terjadi pada pejabat--pejabat kecil, berarti bagaimana kalau kita pihak rakyat yang harus bekerja keras untuk menyelesaikan masalah ini. Kamu punya opini tentang ini? 🤔
 
gak percaya, siap-siap dituduh korupsi dan pengadaan laptop chromebook tanpa konsultasi sama-sama dengan M Iksan, nggak masuk akal sih... kenapa dia harus mundur karena takut sakit? siapa yang bilang dengerin kontrak lagi sebelum membeli laptop? itu tidak bijak atuh, kalau nggak ada kontrak, bagaimana dia tahu apa yang dibeli itu asli atau tidak?
 
oiyy, kabar gosip kalau ada pejabat di kemendikbudristek yang trusut dan berkelahi2! kayaknya dia minta rapat tapi tidak ada, kayaknya papa sih kehilangan kontrol lagi 🤣. aku pikir kalau apa yang terjadi sebenarnya bukan tentang Chromebook aja, tapi tentang bagaimana pemerintah bisa jadi nggak transparan dalam pengadaan barang-barang negara 😒. tapi aku juga penasaran siapa sih PT Bhinneka Mentari Dimensi yang udah jadi penyedia di kemendikbudristek tanpa diketahui oleh Bambang 🤑. kayaknya harus ada investigasi lebih lanjut tentang hal ini!
 
Gue pikir kalau Bambang itu benar-benar sakit kesehatan mental, tapi gue juga pikir dia itu malah jujur dengan dirinya sendiri sih. Gue rasa dia masih ada yang terlibat dalam skandal korupsi itu, tapi gue juga tidak yakin kok. Gue lihat jejaknya, PT Bhinneka Mentari Dimensi menjadi penyedia pengadaan Chromebook dan CDM, tapi gue juga pikir apakah itu benar-benar kebetulan sih? Gue ragu-ragu banget tentang ini, sih...
 
Aku pikir ini sangat bermasalah banget, siapa nih yang berpotensi korupsi dan di balik layar itu ada siapa? Kenapa Bambang harus mundur karena takut dan sakit, itu tidak adil sama sekali! 🤯 Dan apa dengan PT Bhinneka Mentari Dimensi kalau bisa langsung menjadi penyedia tanpa diketahui oleh Bambang, itu seperti ada sesuatu yang tidak beres. Kita harap ada penanganan yang cepat dan tegas dari Kemendikbudristek soal ini. 🕵️‍♂️
 
gak percaya kayaknya si Bambang banget kaget dengerin kejadian itu 😱. kenapa praktisi kalau aja mau ngerempon aturan jadi ngikuti protokol bukan? 🤔 aku pikir itu sih salah praktisi, tapi kemudian aku coba cari informasi lagi dan ternyata ada banyak kesalah pahaman dan keterlambatan dalam pengadaan laptop Chromebook dan CDM. kayaknya perlu adanya review dan audit lebih lanjut ya 💯
 
kembali
Top