Saksi Kasus Chromebook Kembalikan Rp5,1 M Karena Takut

Kasus Chromebook yang terjadi di Kemendikbudristek tahun 2019-2022 akhirnya menghentakkan semuanya. Saksi utamanya, Mariana Susy, telah mengembalikan uang senilai Rp5,1 miliar kepada Kejaksaan Agung. Penyebabnya, dia takut karena uang tersebut merupakan hasil keuntungan dari pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM).

Pada sidang kasus ini, Susy membenarkan bahwa uang senilai Rp10,2 miliar telah didapatkan oleh dirinya sebagai rekanan dari PT Bhinneka Mentari Dimensi yang merupakan salah satu penyedia dari proyek pengadaan tersebut. Berdasarkan data yang diberikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), keuntungan tahun 2020 adalah Rp3,2 miliar, keuntungan tahun 2021 adalah Rp3,9 miliar dan keuntungan tahun 2022 adalah Rp2 miliar lebih.

Maka total keuntungan yang didapatkan Susy adalah Rp10,2 miliar. Ketika diberikan tanya oleh JPU, Susy menjawab bahwa benar. Dalam kasus ini, JPU juga menanyakan alasan Susy mengembalikan uang senilai Rp5,1 miliar kepada Kejaksaan Agung.

Kata Susy adalah mengembalikan uang lantaran takut, setelah mengetahui pengadaan laptop dan CDM ini menjadi perkara di Kejaksaan Agung. Dia juga menjelaskan bahwa dia sangat berdebar saat harus menjadi saksi dalam pekerjaan ini.
 
Wah omongnye omongan gampangnya, kasus Chromebook itu makin jernih banget 🀯! Saya senang sekali Mariana Susy kembali uangnya, karena dia nggak bisa bawa keuntungan yang begitu besar tanpa merasa bersalah πŸ˜…. Saya rasa kasus ini pasti serius, dan saya senang Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang nggak menyerah untuk memecahkan masalah ini πŸ’ͺ. Saya juga rasa Mariana Susy itu seseorang yang sangat bijaksana karena dia nggak ingin terjebak dalam kasus yang tidak diinginkannya πŸ™.
 
Aku pikir susy ini gampangnya minta ampun, tapi benar-benar kaget dengerin dia mengembalikan uang senilai Rp5,1 miliar itu. Aku bayangkan kalau uang tersebut digunakan untuk membeli properti atau investasi, pasti banyak orang yang takut kehilangan uang itu. Tapi Susy, dia hanya takut? Kenapa gak dia coba cari tahu siapa-apa yang salah dan minta maaf dari mereka? Aku rasa ini cuma cerita pasal duduk sendirian dengan permasalahan seumur hidupnya.
 
Aku rasa kasus ini sangat serius banget, tapi aku pikir pihak kejaksaan agung yang sekali lagi berhasil mengambil tindakan yang tepat. Tapi aku penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya... Aku juga suka dengar kalau Mariana Susy ini benar-benar takut dan berdebar saat menjadi saksi, itu kayaknya bukti bahwa dia tidak hanya mencuri uang untuk nafsu sendiri. Kita harus memastikan agar uang tersebut segera dikembalikan ke pemerintah supaya tidak ada yang merasa kecewa lagi.
 
Wahhh... ini kaseh yang serius banget! Mariana Susy, dia anak kecil itu ternyata menikmati hasil uang senilai Rp10,2 miliar itu tanpa merasa bersalah sama sekali 😱. Kenapa dia bisa begitu? Maksudnya dia takut dan berdebar karena pengaduan itu terjadi di Kejaksaan Agung. Aku rasa ini kaseh yang tidak jelas banget... harus ada penjelasan yang lebih spesifik dari Mariana Susy tentang apa yang dialaminya saat itu πŸ€”. Tapi yang jelas, dia harus mengembalikan uang itu dan aku harap di masa depan dia bisa belajar dari pengalaman ini dan tidak pernah menikmati keuntungan yang tidak berhaknya lagi πŸ˜….
 
omg kayak gini sih! kasus chromebook yang lama ini kembali 'muncul' dan aku pikir si Mariana Susy udah terlambat juga wawannya ke 5,1 miliar uangnya!
saya rasa kalau dia benar-benar takut sih, tapi aku rasa perlu ada tangan yang lebih bijak lagi di balik kejahatan ini. tapi aku seneng banget dengan prosesnya, pengadilan yang jujur dan transparan seperti gini membuat aku merasa aman juga
saya pikir ini punya arti apa sih? kalau kita tidak mengambil tindakan yang benar, uang banyak yang terbuang sia-sia... kayaknya kita harus selalu waspada dan sabar untuk memastikan semua hal ini diatasi dengan baik πŸ™
 
Gue capek banget sama kasus ini 🀯. Maksudnya, saksi utama ini Mariana Susy yang mengembalikan uang senilai Rp5,1 miliar karena takut sih... uang itu dari hasil pengadaan laptop Chromebook dan CDM ya! πŸ€‘ Gue berasumsi dia malas saja balikin uang itu nanti diadakin kasus. Tapi ternyata dia benar-benar takut lho, gue tidak percaya sih πŸ˜‚. Dan lagi-lagi JPU yang menanyakan hal ini apa? Maksudnya ada tanya jawab sama Susy tentang hal ini, dan dia sendiri bilang jujur kalau uang itu dari hasil keuntungan tahun 2020 hingga 2022 adalah Rp10,2 miliar. Gue kira ini kasus yang sederhana banget, tapi ternyata gue salah πŸ˜….
 
Wah, kayaknya kasus ini memang serius banget. Aku pikir jangan bisa dipercaya kalau seseorang bisa mengambil uang senilai Rp10,2 miliar tanpa ada tindak lanjut. Tapi, sepertinya Mariana Susy benar-benar takut dan tidak ingin terlibat dengan hal ini lagi. Aku rasa dia punya alasan yang kuat untuk kembali uang tersebut. Sayangnya, ada banyak kasus seperti ini di Indonesia, dan aku masih ragu apakah pemerintah benar-benar bisa mengatur semua hal ini. Tapi, aku senang lihat bahwa kebenaran akhirnya terungkap, dan Susy bisa kembali uang tersebut. Aku harap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi mereka yang tidak berani melakukan hal yang tidak benar πŸ€”
 
Wah, siapa tahu aja nanti uang itu tidak ada di tempatnya πŸ˜’. Saya pikir Mariana Susy bukan yang pintar-pintarnya, dia hanya takut kehilangan uang dan lupa masuk akal πŸ€¦β€β™€οΈ. Rp10,2 miliar? itu bisa jadi teka-teki siapa? Bagaimana bisa dia tahu itu ada di tempatnya? Saya rasa dia hanya mencoba untuk menghindari ganti rugi πŸ€‘. Dan yang paling berantakan adalah uang senilai Rp5,1 miliar yang dia kembalikan kepada Kejaksaan Agung. Apakah itu sebenarnya uang yang tidak ada di tempatnya? Atau itu hanya mainan? πŸ˜‚.
 
Wah kisahnya kayak banget... si Mariana Susy ini benar-benar takut karena uang senilai Rp10,2 miliar yang dibawanya itu. Saya pikir kayak gini juga kalau aku duduk di tempat umum dan aku menemukan uang besar itu. Aku akan kaget dan takut aja... tapi si Mariana Susy ini benar-benar jujur dalam memberikan jawabannya, aku punya kesan dia tidak ada yang berbohong. Saya rasa kasus ini memang perlu dijalani agar tidak ada lagi kejahatan seperti ini.
 
ini gak enak banget kalau korupsi bisa terjadi di Kemendikbudristek πŸ€¦β€β™€οΈ. saya rasa Mariana Susy itu jujur ya, dia mengembalikan uang karena takut, tapi juga mungkin karena dia tidak ingin diacungi oleh korupsi dan kontrak tersebut πŸ™…β€β™‚οΈ. tapi apa keuntungannya dulu ada Rp10,2 miliar? itu kayaknya korupsi yang parah πŸ€‘. saya rasa ini kasus yang harus dibongkar sampai habis untuk jadi contoh bagaimana penegakan hukum harus lebih kuat dan efektif πŸ’ͺ.
 
Wahhh gue pikir kalau uang senilai Rp5,1 miliar itu adalah hasil dari ganti rugi atau sesuatu yang gak termasuk kasus ini πŸ€”. Tapi ternyata Mariana Susy benar-benar takut dan mengembalikan uang tersebut πŸ˜…. Gue rasa kalau Susy benar-benar bingung deh, tapi malah jujur tentang apa yang terjadi di hidupnya πŸ™. Gue harap kalau gue salah dalam analisis gue ini, tapi sepertinya ada sesuatu yang tidak beres di proyek tersebut... πŸ’‘
 
Wah, kan gini kayaknya kasus Chromebook yang terjadi tahun 2019-2022 memang buat banyak ketakutan! 🀯 Mariana Susy itu sih jangan sabar-sabaran mau kembalikan uang senilai Rp5,1 miliar ke Jaksa Agung. Dia bilang kalau dia takut kan karena sebenarnya uang itu hasil dari pengadaan laptop Chromebook dan CDM itu sendiri. πŸ€‘

Dan yang paling kayaknya adalah dia mengaku benar-benar tidak sabar-sabaran mau menjadi saksi dalam kasus ini, bahkan ada kalanya dia berdebar-debar! πŸ˜… Tapi jangan salah, dia mau kembalikan uang itu karena benar-benar takut. Makin menakutkan lagi kan? 😳
 
Aku pikir kasus ini bikin kita penasaran sih, kenapa suatu saatnya Mariana Susy itu malah mencuri uang senilai Rp10,2 miliar? Padahal, dia juga saksi utama ya! Aku rasa ini bisa jadi kesalahan dari pihak yang jatuh kena kasus ini. Kadang-kadang orang bisa salah, tapi di sini, aku pikir Mariana Susy itu harus lebih bijak dan tidak lupa diri sendiri. Jika dia benar-benar takut, maka dia seharusnya tidak mencuri uang, tapi mencari cara lain untuk mengatasi kekhawatiran itu πŸ€”
 
ini kasus Chromebook yang benar-benar menggelengi semuanya 😱. siapa aja nanti yang bikin keuntungan dari proyek ini, tapi diakhirnya salah satu orang itu harus membayar dengan kembali uang senilai Rp5,1 miliar ke jaksaan πŸ€‘. yang paling lucu adalah dia benar-benar takut karena uang tersebut! siapa nanti yang mau takut karena uang? hehe, tapi serius, ini kasus yang patut diperhatikan agar tidak ada lagi orang yang terjebak dalam keuntungan ilegal πŸ€¦β€β™€οΈ. dan apa dengan rekanannya yang juga mendapatkan Rp10,2 miliar? siapa nanti yang akan diawasi oleh jaksaan? πŸ€‘.
 
waaaahhhhh!!! 😱 kasus chromebook ini makin serius! siapa tahu nggak ada lagi korupsi yang di lakukan oleh beberapa orang... di kebanyaan kita tidak ingin ada lagi korupsi seperti ini, tapi semua orang harus berani untuk menguaknya. saya benar2 senang melihat mariana susy yang mau mengembalikan uang senilai Rp5,1 miliar ke jaksa agung, tapi sepertinya dia takut kan? πŸ˜‚ kita harus berani untuk menghadapi dan tidak takut, kita harus menjadi komunitas yang kuat dan tidak bisa dipaksakan.
 
kembali
Top