Saksi Bantah Acara Golf di Thailand Bicarakan Penyewaan Kapal

Manajer PIS, Umar Said, membantah dugaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tentang kehadiran acara golf di Thailand sebagai bentuk korupsi. Menurut Umar, para peserta yang mengikuti acara tersebut tidak dibebani biaya oleh PT Jenggala Maritim Nusantara (JMN).

Pada sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina di Pengadilan Tipikor Jakarta, Umar mengatakan bahwa para peserta membayar biaya masing-masing untuk bermain golf. Umar juga menegaskan tidak ada komunikasi antara beliau dengan pejabat PIS lainnya tentang rencana main golf yang dibiayai oleh PT JMN.

Namun, Umar mengakui bahwa biaya awalnya dibayar oleh Dimas Werhaspati, Komisaris PT JMN. Biaya ini dikembalikan setelah permainan atau sepulangnya ke Indonesia. Menurut Umar, biaya tersebut dikembalikan di Pondok Indah.

Di sisi lain, Patra M Zen dari kuasa hukum beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa menanyakan tentang adanya pembicaraan mengenai penyewaan kapal atau pengadaan di Pertamina saat main golf. Umar membantah tidak ada pembicaraan tentang bisnis dalam acara tersebut.

Pihak PIS tidak memiliki pejabat yang bicara mengatur soal pengadaan selama acara golf di Thailand.
 
Gue pikir biaya gol itu tidak apa-apa, masing-masing orang bayar sendiri kayaknya. Tapi, biaya awalnya dibayar oleh Dimas Werhaspati, Komisaris PT JMN... gue curious banget sih. Kenapa biaya itu dibayarkan oleh satu orang dan dikembalikan nanti? Apakah ada yang salah dengan itu? Biar sederhana aja, kalau biaya dibayarkan oleh satu orang, mungkin ada konflik kepentingan? Dan gue juga penasaran mengenai pembicaraan tentang penyewaan kapal atau pengadaan di Pertamina saat main golf... gimana bisa ada bisnis dalam acara golf kayaknya?
 
kalo kita lihat dari kasus ini, kan ada artinya kalau kita harus berhati-hati dengan orang lain tapi sebenarnya mereka juga mungkin punya alasan yang benar. Umar yang bikin kontroversi tadi bisa jadi bukan korup sih, tapi orang yang bilang korup sih mungkin ada yang salah paham. kita harus lebih sabar dan tidak langsung menilai orang lain.
 
Gue pikir siapa yang bilang ada korupsi dulu, sekarang gue lihat kalau Umar sama-sama mau dibela oleh pihak PIS nih, sih? Gue rasa jangan dibebani biaya aja bisa main golf, tapi apa-apa punya hubungan dengan bisnis ya PT JMN.
 
aku pikir kayaknya Umar siap-siap sebelum duduk di sidang, tapi siapa tahu biar bisa jaga kejujuran kan? aku rasa kalau ada pembicaraan tentang bisnis selama main golf kayaknya tidak boleh dibatasi, tapi siapa yang mau ngobrol tentang itu deh.
 
Aku pikir dugaan korupsi ini terlalu serius, kok? Mungkin ada yang salah paham. Jika biaya awalnya dibayar oleh Dimas Werhaspati dan dikembalikan setelah permainan, apa yang salah dengan itu? Tidak ada komunikasi antara Umar dan pejabat lain tentang rencana main golf yang dibiayai oleh PT JMN? Mungkin ada yang salah teka-teki sini. Aku pikir lebih baik cari bukti-bukti yang konkrit daripada membuat dugaan korupsi yang tidak terbanting. Selain itu, apa keberatan dari pihak PIS jika mereka tidak memiliki pejabat yang bicara mengatur soal pengadaan selama acara golf di Thailand?
 
Udah terjadi hal gini ya, sih. Dugaan korupsi di golfe Thailand itu ternyata salah. Umar Said dari PIS malah membantah aja dugaan itu. Biar-biar ada komunikasi antara beliau dan pejabat lain yang masih bisa dibayangkan, tapi biar-biar ada tindakan korupsi yang jelas sih tidak ada.

Kaya kayaknya udah ada kesalahpahaman. Umar malah kata, biaya awal dari komisaris PT JMN itu dibayar oleh Dimas Werhaspati. Lalu setelah permainan dia kembalikan biayanya di Pondok Indah. Sih sih, kayaknya ini udah jelas aja.
 
Gue pikir pihak Umar Said itu keren banget, kalau gak ada bukti biaya dibayarkan oleh PT JMN, toh korupsi aja kayaknya tidak bisa dibuktikan 😊. Tapi, aku ngomong dengar si Dimas Werhaspati bayarnya biaya yang diharapkan kembali. Nggak tahu apa itu konsekuensi kalau gak kembali, tapi aku rasa Umar Said itu sudah berusaha ngatain benar. Aku penasaran dengan patra hukum Patra M Zen, kenapa dia bilang ada pembicaraan bisnis? Aku rasa pihak PIS yang jujur deh, mereka ngatain apa yang terjadi di acara golf itu 🤔.
 
aku nggak bisa menyangka siapa aja si Umar, banget dia ngakon membantah dugaan jaksa penuntut umum! sih aku pikir kekhawatiran korupsi itu cuma cerita yang konyol loh! tapi kayaknya biaya golf dikembalikan di pondok indah ya, aku rasa itu tidak berarti apa-apa. tapi aku masih ngerasa ada sesuatu yang kurang jelas banget... mungkin karena aku masih nggak paham tentang sepertinya bisnis kapal dan pengadaan yang dibicarakan sih...
 
Saya pikir biar-biar Umar buktikan tidak ada korupsi, tapi siapa tahu ada lagi hal yang jadi rahasia... 🤔

Siapakah Dimas Werhaspati itu? Biar bisa tahu lebih lanjut tentang apa yang dibayarkan dan kembali ke Indonesia.
 
Gue pikir kalau si Umar nanti jadi korupsi juga, walaupun dia bantar-bantian. Gue tahu si Dimas Werhaspati, dia komisaris PT JMN, tapi jangan dibayangkan si Dimas biaya sendiri main golf, mending biaya disuruh masukin kantoran saja 😂. Gue curiga si Umar gak jujur tentang biaya awal itu, tapi gue juga tidak percaya si Patra M Zen bisa curiga si Umar aja. Apa yang ada jelas adalah si Dimas bayar biaya itu, dan si Umar bantar-bantian bilang dia tidak tahu apa-apa. Gue pikir si PIS hanya ingin mengalihkan perhatian dari korupsi itu 🤦‍♂️.
 
Aku pikir Umar terlalu cerdas kayaknya 🤓. Biarlah dia tahu siapa yang membayar biaya, tapi kenapa dia nggak sabar-sabar mengatakan bahwa biaya itu sudah kembali ke Indonesia? Aku rasa Umar lebih suka bicara tentang dirinya sendiri daripada membantang dugaan korupsi. Dan apa dengan Dimas Werhaspati yang bilang biaya dibayar oleh beliau sendiri? Kalo benar, mengapa Dia tidak terlibat langsung dalam pengaduan ini? Aku rasa ada sesuatu yang tidak disebutkan di sini 🤔
 
Acara ini memang cukup susah dipahami, tapi kalau kita lihat dari perspektif Umar, dia bilang jelas bahwa siapa pun yang main golf itu harus membayar sendiri, tapi kemudian ada biaya awal dibayar oleh Dimas Werhaspati, ini kayaknya penjelasan yang lebih akurat. Tapi apa keberadaan biaya itu, dikembalikan di mana? Kalau kita lihat dari sudut pandang korupsi, mungkin ada peluang untuk dugaan itu terjadi karena ada komunikasi antara Umar dan pejabat PIS lainnya tentang rencana main golf yang dibiayai oleh PT JMN. Tapi kalau benar-benar tidak ada komunikasi, maka kita harus percaya pada Umar dan tidak menyalahkan dia langsung. Yang jelas, saya kurang percaya dengan penjelasan Umar, tapi saya juga tidak ingin terlalu cepat menghukum tanpa mempertimbangkan semua fakta yang ada.
 
Aku pikir ini bikin kebisingan yang tidak perlu, kalo bukan ada jaminan siapa yang bayar biaya golf nih, tapi siapa yang memberikan biaya, Dimas Werhaspati itu nggak apa-apa, biaranya dikembalikan. Sih, aku penasaran mengenai pertanyaan Patra M Zen tentang penyewaan kapal atau pengadaan di Pertamina saat main golf, ini nggak jelas sih, apakah ada hubungan antara keduanya?
 
Gue rasa sih dugaan JPU tentang acara golf itu terlalu asyik aja. Kalau cuma biaya awalnya dibayar oleh Dimas Werhaspati dan kemudian dikembalikan, tidak ada masalah apa pun. Gue sudah lama pergi golf di Bali, sih aku rasa kalau main golf kita sama-sama membayar biaya sendiri, bukan korupsi ya 😅. Gue jadi penasaran, apa benar-benar tidak ada komunikasi antara Umar dan pejabat PIS lainnya tentang rencana main golf? Gue rasa harus ada catatan atau bukti kalau tidak ada bisnis yang dibicarakan selama acara itu.
 
wahhhhhh 🤩 aku tahu jelas ari Umar Said, dia bukan penipu! 🙅‍♂️ biaya awalnya dibayar Dimas Werhaspati dan dikembalikan setelah sepulang ke Indonesia. apalagi ada pembicaraan mengenai bisnis saat main golf? 💁‍♂️ tidak mungkin, Umar bilang jujur ari! 😊 aku percaya penuh pada Umar, dia tidak melakukan apa-apa yang salah. 🙏
 
Gak bisa percaya aja, sih. Main golf di Thailand itu masih jadi contoh korupsi, padahal biaya awalnya dibayar oleh komisaris PT JMN itu sendiri! Lalu, mana yang salah kalau para peserta bayar masing-masing untuk bermain? Tapi, apa yang bikin Umar ragu-ragu adalah adanya pembicaraan tentang penyewaan kapal di Pertamina saat main golf... Tapi, sih, biarkan aja saja korupsi ini terus berlanjut. Kita Indonesia nggak butuh kebocoran korupsi yang bikin kita semua merasa malu lagi 😒
 
Gampangnya, kira-kira siapa yang tidak suka main golf? Tapi, kalau ada dugaan korupsi, kayak gini ya... Saya pikir Umar Said benar-benar jujur tentang biaya yang dibayar oleh Dimas Werhaspati. Jika biaya tersebut dikembalikan di Pondok Indah, itu berarti tidak ada kejahatan apa-apa yang bisa dibilang. Golf di Thailand bukan hal kotor, tapi kalau ada bisnis yang terkait dan tidak jelas, itu mungkin aneh aja... #GolfDiThailand #KorupsiTidakAda #JujurUmarSaid
 
Aku pikir Umar lho, bisa nggak salah lagi sih... aku rasa dia udah jauh-jauh dari kebenaran... kalau biaya awalnya dibayar oleh Dimas, tapi dikembalikan setelah permainan, itu beda jadi korupsi dan apa lagi? kayaknya Dia malah cari cara untuk menghindari tanggung jawab... aku rasa dia harus lebih jujur, kalau nggak, siapa yang bakal percaya kebenaran?
 
omong omong, siapa bilang kan bisa bermain golf dengan gratis? tapi aja kayaknya Umar bilang benar, tidak ada komunikasi dengen pejabat lain. tp biaya dari Dimas Werhaspati itu kayaknya udah kembali, makanya nggak perlu khawatir. tapi apa sih yang diusut nih? siapa yang ngerusuh duit PT Pertamina? kayaknya masih banyak hal yang belum terkeluarkan 🤔
 
kembali
Top