Saksi Akui Terima Uang 7 Ribu Dolar AS dari Vendor Chromebook

Gue penasaran kalau apa jadi dengan kasus ini? Kalau mantan Direktur itu menerima uang dari vendor, berarti ada kesalahpahaman atau kesalahan dalam proses pengadaan laptop sih? Dan bagaimana dengan advokat Nadiem yang terlibat dalam kasus ini? Gue rasa gak seimbang sama-sama harus dibawa ke tangan. Kalau bukan ada kesalahan sama-sama harus dibawa ke tangan, tapi gak usahnya juga sih... 🤔👀
 
Aku pikir ini wajar banget, uang 7 ribu dolar AS itu cuma kecil dibandingkan biaya yang diinvestasikan oleh negara. Tapi apa yang membuat aku curiga adalah kemampuan advokat Nadiem Makarim untuk mengekspos hal ini. Siapa yang bilang dia bisa melindungi mantan Direktur Purwadi? Ini bukti bahwa ada lekatnya antara korupsi dan pengadaan proyek-proyek besar di Indonesia. Aku berpikir Jokowi harus bertanya-tanya, bagaimana kemampuan dirinya untuk mengawasi pengadaan proyek-proyek besar jika ada korupsi yang terjadi di samping-sangannya?
 
Pertanyaannya, kenapa uang 7 ribu dolar AS itu masuk ke dalam biro kalian sih? Kalau udah menerima uang itu dari vendor, makan apa lagi markup harga perangkat Chromebook dan pengadaan laptop yang tidak bermanfaat bagi siswa dan sekolah di Indonesia? Makasih uang itu buat kemudahan aja kalau udah ada kesalahan dalam pengadaan.
 
kembali
Top