Saksi Akui Terima Rp500 Juta dari Rekanan Penyedia Chromebook

Dalam sidang pemeriksaan saksi dugaan korupsi pengadaan Chromebook, terungkap bahwa Muhammad Hasbi, mantan Eks Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), menerima uang Rp500 juta dari salah satu rekanan penyedia Chromebook, PT Bhineka Mentari Dimensi.

Menurut Hasbi, ia menjadi saksi yang dihadirkan dalam sidang karena adanya penerimaan kantong kertas berisi uang tersebut. Ia mengatakan bahwa uang itu ditinggalkan kepada Seksi Sarana Direktorat Pembinaan PAUD dan kemudian dititipkan kepada penyidik.

Pada sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta penjelasan dari Hasbi tentang pengembalian uang yang dilakukan olehnya kepada penyidik. Namun, Hasbi menjelaskan bahwa ia menerima uang itu setelah disampaikan oleh Nia Nurhasanah, yang kemudian menjadi saksi lain dalam kasus ini.

Hasbi menyatakan bahwa ia menerima uang Rp250 juta dari dirinya dan Rp250 juta dari Nia Nurhasanah. Ia juga menjelaskan bahwa uang itu disimpan oleh dirinya dan Nia sebagai barang bukti.

Dalam laporan hasil audit penghitungan kerugian negara terhadap pengadaan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) laptop Chromebook menggunakan Chrome Device Management/Chrome Education Upgrade yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Republik Indonesia (BPKP) RI pada 4 November 2025, diperkirakan bahwa pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) tahun 2020-2022 di Kemendikbud Ristek memperkaya beberapa pihak sebesar Rp281.676.739.975,27.

Kemudian, Hasbi dipertanggungkan sebagai pelaku korupsi dengan diperkaya sebesar Rp250 juta, Nia Nurhasanah sebesar Rp500 juta, dan Mariana Susy sebesar Rp5.150.000.000.
 
Udah aja kaget banget siapa nih yang menerima uang Rp500 juta dari penyedia Chromebook 🤑. Hasbi langsung nembongin dirinya sebagai saksi karena ada uang di tangan, tapi kemudian dia bilang uang itu dibawa oleh Nia Nurhasanah 😒. Dan kemudian apa yang terjadi? Hasbi dan Nia sama-sama dipertanggungkan sebagai pelaku korupsi 🤦‍♂️.

Aku pikir ini benar-benar kasus korupsi yang serius, tapi aku juga sedikit penasaran siapa nih rekanan PT Bhineka Mentari Dimensi itu 🤑. Mungkin mereka punya alasan tertentu mengapa mau memberikan uang Rp500 juta kepada Hasbi dan Nia 💸.

Aku rasa ini perlu dibahas lebih lanjut, tapi aku juga tidak ingin menjadi "dengen" yang hanya bilang kejadian saja 😂. Aku ingat saat-saat itu ada penjelasan yang cukup jelas dari pihak berwenang tentang bagaimana uang itu diterima dan disimpan sebagai barang bukti, tapi kemudian ada keterlibatan Hasbi dan Nia membuat semuanya jadi kabur 🤔.
 
Udah siap sekali kalau korupsi di Kemendikbud Ristek ini. Tapi apa yang bisa kita lakukan? Semua orang udah tahu sudah, tapi apa yang bisa kita coba? Mungkin masih ada cara utama untuk mengatasi masalah ini, tapi harusnya pemerintah sudah menyatakan niatnya untuk mengadakan perubahan struktur lembaga. Misalnya, dibuatlah otoritas baru untuk mengawasi pengelolaan dana negara. Namun, perlu diingat bahwa proses perubahan seperti ini memerlukan waktu dan usaha yang lebih besar dari kita semua. Tapi, harus ada harapan ya...
 
Saya rasa ini kasus yang serius banget guys 😱. Mereka benar-benar menerima uang korupsi dari rekanan penyedia Chromebook itu. Saya pikir kalau kemudian kemana nanti? Apa kemudian akan digunakan uang tersebut untuk apa? Saya rasa ini perlu diperhatikan oleh pengawas pemerintah. Mereka pasti memiliki catatan atau dokumen yang bisa membantu membenarkan segalanya. Tapi, saya juga rasa ini perlu diawasi dengan hati-hati. Karena kalau korupsi ini terungkap terlalu awal, mungkin ada pihak lain yang ikut tertanggung dan ingin mengelabui semua orang. 🤔
 
Saya rasa ini salah tempat ya? Korupsi di kemendikbud kan udah ada kabar sebelumnya, tapi kenapa saksi baru lagi muncul? Saya pikir kalau korupsi itu sudah terungkap, apa yang dihiasi nanti oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU)? Saya rasa ini lebih mirip dengan permainan game daripada proses hukum benar. Dan saksi mana lagi yang mau muncul dan bilang siapa yang salah? Saya tidak percaya jika Mariana Susy sebesar Rp5,15 miliar itu juga korupsi juga.
 
Aku pikir ini kasus korupsi yang sangat serius, tapi perlu diingat bahwa kami tidak tahu sepenuhnya tentang apa yang terjadi di balik layar. Tapi, apa yang aku lihat, uang Rp500 juta itu bukan mainan untuk dibawa pulang, kan? Mereka harus bisa menjelaskannya dengan benar dan jujur.

Aku juga penasaran mengenai Nia Nurhasanah, dia menjadi saksi lain dalam kasus ini. Apa yang terjadi di baliknya? Apakah ada hubungan yang tidak jelas antara dia dan Muhammad Hasbi?

Tapi, apa yang aku lihat di laporan audit itu, Rp281,67 miliar yang dilambatkan karena korupsi. Itu berarti banyak uang yang bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih baik, seperti pendidikan atau kesehatan.

Aku harap semua orang yang terlibat dalam kasus ini bisa menjelaskannya dengan jujur dan tidak membuat kesalahpahaman.
 
Wahhh, kasus korupsi ini kayaknya serius banget! 🤯 Gue pikir korupsi di Indonesia udah banjir semakin lama semakin banyak kasus yang muncul. Tapi apa yang bisa kita lakukan? Kita harus terus waspada dan mengawal agar tidak ada lagi kasus korupsi seperti ini.

Gue rasa penting banget untuk memiliki sistem pengawasan yang baik, sehingga korupsi tidak bisa terjadi lagi. Dan juga perlu adanya kesadaran masyarakat agar mereka bisa melaporkan segala kecurangan atau korupsi yang mereka lihat. Kita harus bekerja sama untuk membuat Indonesia lebih transparan dan adil! 🙏

Dan gue rasa, kita harus berfokus pada pentingnya kesetaraan dalam masyarakat. Jika ada orang-orang yang merasa tidak adil karena korupsi, maka itu akan mempengaruhi keseluruhan kehidupan masyarakat. Kita harus bekerja sama untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan setara! 🌟
 
Wah gampang banget aja korupsi nih! 🤦‍♂️ Mereka bilang dia menerima uang dari rekanan penyedia Chromebook tapi yang penting adalah ia bisa menerima uang itu 😏. Dan kemudian korupsi apa lagi? 😅 Mereka bilang korupsi berat sebesar Rp281,7 miliar dan kita yakin kalau korupsi itu terjadi kan? 🤑 Aku tidak percaya kalau dia benar-benar menerima uang itu dari Nia Nurhasanah atau apa yang ia katakan. Kita harus lebih teliti dalam memilih saksi-saksi nih! 👀
 
Gue pikir ini sangat menarik banget sih! 🤩 Kita tidak bisa tidak terkesan dengan skandal korupsi di Kemendikbud Ristek ini, tapi apa yang kita lakukan sekarang? 🤔 Gue rasa kita harus fokus pada bagaimana kita bisa mencegah hal seperti ini terjadi lagi di masa depan. Mungkin ada baiknya kita membuat sistem pengawasan yang lebih ketat dan transparan di dalam pengadaan barang dan jasa, agar semuanya bisa dilakukan dengan adil dan tidak korup. 🙏
 
Aku rasa kalau ini udah cukup panas banget. Aku ingin bilang bahwa korupsi ini bukan tentang siapa yang salah atau siapa yang benar, tapi tentang bagaimana kita bisa bekerja sama untuk mencegah hal ini terjadi lagi di masa depan. 🤝

Mungkin kalau kita fokus pada bagaimana korupsi ini terjadi, dan bagaimana kita bisa mengatasi dampaknya, kita bisa lebih efektif dalam memberi solusi yang baik. Misalnya, kita bisa memperluas pendidikan tentang etika kerja dan pengelolaan keuangan kepada semua pejabat dan pegawai negeri. Atau kita bisa meningkatkan transparansi dalam proses pengadaan barang dan jasa, sehingga semua orang tahu bagaimana uang itu digunakan. 📊

Aku tidak ingin membuat siapa pun terlihat salah atau benar, tapi aku ingin kita fokus pada bagaimana kita bisa belajar dari kesalahan ini dan menjadi lebih baik di masa depan. Kita harus bekerja sama untuk menciptakan perubahan positif! 💪
 
Maksudnya apalagi kalau karyawan di Kemendikbud Ristek bisa menerima uang dari penyedia teknologi? Kalau ada kesalahpahaman tentang pengembalian uang, itu tidak usah membantu. Yang penting adalah ada ketidakjelasan tentang penggunaan dana negara. Seharusnya ada penjelasan yang jelas tentang apa yang dilakukan dengan uang itu. Tapi siapa tahu, mungkin itu semua sudah terselesaikan dan tidak ada masalah lagi...
 
Maksudnya siapa tahu apa yang terjadi di dalam sidang itu? Dulu aku pikir kalau korupsi itu hanya tentang uang saja, tapi ternyata masih ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan. Aku rasa kalau korupsi itu itu sebenarnya lebih kompleks, ya? Dan aku rasa pihak yang terkena duka dari ini sih, orang-orang yang tidak menerima keuntungan dari pengadaan Chromebook itu 🤔.
 
Gue penasaran siapa nanti yang akan bertanggung jawab atas kesalahan ini... korupsi di Kemendikbud Ristek lagi-lagi memaksa kita perhatian umum. Gue setuju bahwa korupsi harus dihukum, tapi gue juga curiga kapan-nya uang Rp500 juta itu dibawa keluar dari sekolah PAUD? Apakah sih ada catatan yang jelas tentang uang itu? Dan mengapa Nia Nurhasanah menerima uang dari Hasbi? Gue juga rasa Mariana Susy's Rp5.150.000.000 itu terlalu berlebihan, mungkin gue salah dalam membaca news ini... tapi korupsi di Kemendikbud Ristek harus diawasi dengan hati-hati! 🤔
 
Gue pikir kalau kita lihat situasi ini dari perspektif yang lebih luas, gue rasa korupsi bukan hanya tentang uang saja, tapi juga tentang kesadaran dan integritas seseorang. Siapa yang bilang bahwa gak ada kebaikan di hati orang yang korup? Hasbi itu pasti ada niat baik saat ini dia menjadi saksi, tapi kemudian ia jatuh dalam kekurangan kontrol dan terjebak dalam situasi tersebut.

Gue ingin bertanya, apa yang membuat kita bisa menghindari situasi seperti ini? Apakah kita bisa lebih bijak dalam memanfaatkan kesempatan dan tidak terlalu cepat terlibat dengan hal-hal yang berisiko? Gue rasa ini adalah pelajaran berharga untuk semua kita, bahwa kesadaran dan kejujuran itu sangat penting untuk menghindari kesalahannya.
 
kembali
Top