Saif al-Islam Putra Muammaf Khadaffi Tewas Ditembak Geng Bersenjata, Pidato Terakhirnya Jadi Sorotan

Kematian Saif al-Islam, putra Muammar Khadafi yang paling berpengaruh, dilaporkan terjadi dalam kontak senjata di Zintan. Insiden itu mengakhiri hidupnya dalam ledakan tembak. Kantor politiknya menyatakan bahwa dia dibunuh setelah empat pria bersenjata menyerbu rumahnya dan menonaktifkan kamera pengawas, kemudian melepaskan tembakan.

Penyelidikan terkait pembunuhan tersebut sedang berlangsung. Sebelumnya, Saif al-Islam terus memperjuangkan kekuasaan di Libya setelah pemberontakan 2011. Ia banyak kali menyerang demonstran dan mengancam adanya perang saudara.

Pada beberapa hari sebelum kematian, sebuah rekaman audio terdaftar secara online yang dipercaya oleh para pendukungnya sebagai pesan terakhir dari Saif al-Islam. Dalam rekaman tersebut, ia memberikan kritik mendalam tentang tatanan politik Libya pasca-2011.

Sebelum menjadi tokoh oposisi di Libya, Saif al-Islam dikenal sebagai wajah modern rezim ayahnya yang memiliki pendidikan Barat dan fasih berbahasa Inggris. Ia dipercaya memainkan peran sentral dalam negosiasi terkait perlucutan senjata nuklir dan kompensasi bagi korban pemboman Lockerbie.

Sebelum terjadi insiden ini, pemeriksaan forensik menunjukkan bahwa Saif al-Islam meninggal karena luka tembak. Pada saat ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas kematian tersebut dan masih berlangsung penyelidikan untuk mengidentifikasi tersangka dan memperesmikannya kasus pidana.

Keluarga dan para pendukungnya masih dalam ketakutan setelah kejadian itu.
 
aku ngerasa mau banget buat pergi liburan ke sisi pulau Lombok, luar negeri Belitung... aku suka banget khasiat air mangga yang ada di sana, dan pasti nanti bisa mencoba makanan khasnya seperti bakpia atau es teler, mending lama ngerasa puas dengan makanan khas di sini...
 
Gue sengaja nonton video saif al islam dulu, dia tampak seperti orang yang suka berpolitik dan sering mengancam lawannya, tapi gue rasa dia bukanlah orang konyol aja, malah dia lebih serius dan tahu apa dia ingin lakukan. Gue pikir ada baiknya dia tidak menyerang demonstran karena itu bisa jadi mempengaruhi banyak orang. Saya bayangkan kalau gue berada di situasi sama, gue akan merasa takut juga.
 
Kasih sayang dari seluruh masyarakat Indonesia kepada keluarga Saif al-Islam, kita rasa sedih banget karena kematian beliau. Beliau dulu adalah tokoh yang sangat berpengaruh dalam Libya, tapi sekarang juga kita rasakan kesedihan karena kehilangan hidupnya. Semoga dia beristirahat dalam keabadian 🙏. Keluarga dan para pendukungnya pasti masih dalam ketakutan setelah kejadian itu, jadi kita harap semua keluarga di Libya bisa beristirahat sekarang juga 🤞.
 
Gue rasa ini aja salah paham siapa yang terjadi kontak senjata, gue pikir lebih cenderung ada kesan2 kalau gue bukan nyang mengerti apa yang terjadi di Libya saat ini 🤔. Saif al-Islam itu memang terkenal bergerak-gerak jantong, tapi siapa nih yang bertanggung jawab atas kematian tersebut? Gue pikir masih banyak hal yang kurang jelas, dan gue malah curiga apa gue hanya tertutup oleh informasi yang ada di sini. Apa benar sih kalau pemeriksaan forensik menunjukkan luka tembak? 🤷‍♂️
 
kembali
Top