Saham BBCA masih berada di bawah tekanan aksi jual asing. Data Stockbit Sekuritas menunjukkan bahwa investor asing terus melakukan penjualan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada perdagangan Kamis (21/1/2026). Aksi net sell investor asing mencapai Rp612,9 miliar dengan volume transaksi 79,69 juta saham.
Saham BBCA ditutup stagnan di level Rp7.700 dalam sesi pertama, dan terkoreksi 100 poin atau 1,3 persen ke posisi terendah di level Rp7.600. Aksi net sell investor asing juga menempati posisi kelima pada deretan saham yang paling banyak dilepas asing.
Pada sesi kedua, saham BBCA kembali terkoreksi 50 poin atau 0,65 persen ke level Rp7.650, dan ditutup melemah 25 poin atau 0,32 persen di level Rp7.675. Data dari peribawaan menunjukkan bahwa aksi net sell investor asing telah terjadi sejak kemarin, Rabu (21/1/2025).
Jika dilihat dari trennya, saham BBCA masih berada dalam zona bearish karena telah menembus area konsolidasi di level Rp8.000-Rp8.100 yang menjadi support terkuat.
Saham BBCA ditutup stagnan di level Rp7.700 dalam sesi pertama, dan terkoreksi 100 poin atau 1,3 persen ke posisi terendah di level Rp7.600. Aksi net sell investor asing juga menempati posisi kelima pada deretan saham yang paling banyak dilepas asing.
Pada sesi kedua, saham BBCA kembali terkoreksi 50 poin atau 0,65 persen ke level Rp7.650, dan ditutup melemah 25 poin atau 0,32 persen di level Rp7.675. Data dari peribawaan menunjukkan bahwa aksi net sell investor asing telah terjadi sejak kemarin, Rabu (21/1/2025).
Jika dilihat dari trennya, saham BBCA masih berada dalam zona bearish karena telah menembus area konsolidasi di level Rp8.000-Rp8.100 yang menjadi support terkuat.