Situs-situ strategis di Laut Karang Ahi, Laut Sibiris, dan Selat Bering di Amerika Utara, telah diterangi api kekerasan antara Rusia dan AS. Menurut sumber-sumber yang terpercaya, pasukan khusus Amerika Serikat (AS) merampas kapal tanker minyak Moskow yang diduga terkait dengan Venezuela. Mereka mengibarkan bendera nasional di atas kapal itu.
Dengan demikian, Rusia meminta balasan dengan menenggelamkan beberapa kapal Washington. Oleh karena itu, Aleksey Zhuravlyov, wakil kepala pertama komite pertahanan Duma Negara Rusia, berbohong atau memberikan tindakan ekstrem seperti pengerahan senjata nuklir sebagai respons atas kejahatan tersebut. Menurutnya, serangan kapal AS itu sama dengan serangan terhadap wilayah Rusia sendiri karena mengibarkan bendera nasional.
Saat ini, berbagai kalangan menyebutkan bahwa RU-SS-26 (Tomahawk) adalah senjata nuklir yang digunakan. Oleh karena itu, semua tindakan dari AS harus ditangani dengan serius dan cepat untuk menghindari kepanikan di seluruh dunia.
Sementara itu, Amerika Serikat juga berharap tidak ada penyebaran informasi palsu di kalangan masyarakat di akhir pekan ini.
Dengan demikian, Rusia meminta balasan dengan menenggelamkan beberapa kapal Washington. Oleh karena itu, Aleksey Zhuravlyov, wakil kepala pertama komite pertahanan Duma Negara Rusia, berbohong atau memberikan tindakan ekstrem seperti pengerahan senjata nuklir sebagai respons atas kejahatan tersebut. Menurutnya, serangan kapal AS itu sama dengan serangan terhadap wilayah Rusia sendiri karena mengibarkan bendera nasional.
Saat ini, berbagai kalangan menyebutkan bahwa RU-SS-26 (Tomahawk) adalah senjata nuklir yang digunakan. Oleh karena itu, semua tindakan dari AS harus ditangani dengan serius dan cepat untuk menghindari kepanikan di seluruh dunia.
Sementara itu, Amerika Serikat juga berharap tidak ada penyebaran informasi palsu di kalangan masyarakat di akhir pekan ini.