Bumi Pertamina mengelilingi pulau Batavia, namun nilai tukar rupiah Indonesia terus bergulung dalam masalah. Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Roeslani tidak khawatir menghadapi tren ini.
Mantan Ketua FBR (Federation of Indonesian Business and Industry) menduga bahwa investor asing memperhatikan pergerakan mata uang rupiah saat mereka berinvestasi di Indonesia. Namun, menurut Rosan, posisi ini masih sangat acceptable bagi para investor luar negeri.
Roeslani mengatakan investor asing tidak khawatir dengan tren nilai tukar yang terus melemah. "Ya, sebetulnya ini kan kalau kita lihat, ini karena kan USD itu kan bukan satu kenaikan yang meningkat terus, ini kan masih naik turun," kata Rosan.
Roeslani juga menekankan bahwa investor asing memperhatikan pergerakan mata uang rupiah saat mereka berinvestasi di Indonesia. Namun, posisi ini masih sangat acceptable bagi para investor luar negeri. "Jadi pergerakan itu sudah masih dalam range yang sangat acceptabel," kata Rosan.
Rupiah baru saja mencetak rekor penutupan terlemah sepanjang sejarah yang memilik dampak besar bagi Indonesia. Mata uang ini ditutup melemah 0,15% ke level Rp16.880/US$. Posisi ini melampaui rekor sebelumnya pada 24 April 2025.
Tren ini juga menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah masih berlanjut di awal tahun 2026. Dari total 10 hari perdagangan sepanjang tahun, rupiah hanya mampu menguat satu kali, sementara sisanya tertekan oleh penguatan dolar AS.
Mantan Ketua FBR (Federation of Indonesian Business and Industry) menduga bahwa investor asing memperhatikan pergerakan mata uang rupiah saat mereka berinvestasi di Indonesia. Namun, menurut Rosan, posisi ini masih sangat acceptable bagi para investor luar negeri.
Roeslani mengatakan investor asing tidak khawatir dengan tren nilai tukar yang terus melemah. "Ya, sebetulnya ini kan kalau kita lihat, ini karena kan USD itu kan bukan satu kenaikan yang meningkat terus, ini kan masih naik turun," kata Rosan.
Roeslani juga menekankan bahwa investor asing memperhatikan pergerakan mata uang rupiah saat mereka berinvestasi di Indonesia. Namun, posisi ini masih sangat acceptable bagi para investor luar negeri. "Jadi pergerakan itu sudah masih dalam range yang sangat acceptabel," kata Rosan.
Rupiah baru saja mencetak rekor penutupan terlemah sepanjang sejarah yang memilik dampak besar bagi Indonesia. Mata uang ini ditutup melemah 0,15% ke level Rp16.880/US$. Posisi ini melampaui rekor sebelumnya pada 24 April 2025.
Tren ini juga menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah masih berlanjut di awal tahun 2026. Dari total 10 hari perdagangan sepanjang tahun, rupiah hanya mampu menguat satu kali, sementara sisanya tertekan oleh penguatan dolar AS.