Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat Jadi Rp16.785 per Dolar AS

Rupiah Terlihat Menguat Seiring dengan Pelemahan Indeks Dolar, BI Juga Mendukungnya.

Pada Senin (26/1/2026), nilai tukar rupiah terlihat menguat seiring dengan pelemahan indeks dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan pagi ini, rupiah terbuka di Rp16.784 per dolar AS, naik dari sebelumnya Rp16.820.

Menurut Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, penguatan rupiah terjadi karena pelemahan indeks dolar. Bahkan, pada paruh awal sesi perdagangan, penurunan tajam hingga mendekati level terendah harian di Rp16.755.

Namun, menurut Ibrahim, stabilitas nilai tukar rupiah di pasar valuta asing juga disokong oleh Bank Indonesia (BI). Bahkan, BI terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan berbagai strategi.

Pada hari ini mata uang Garuda diperkirakan akan fluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp16.820-Rp16.850. Sedangkan dalam sepekan ke depan nilai tukar rupiah diproyeksi bergerak di kisaran Rp16.790-Rp17.000.

Selain itu, IMF juga menilai pengaturan nilai tukar Indonesia masih mengambang secara de facto. Artinya, secara praktik, rupiah dibiarkan bergerak mengikuti mekanisme pasar dengan pergerakan rupiah yang signifikan selama episode tekanan eksternal terbaru.

Untuk mengelola volatilitas nilai tukar rupiah, BI telah menerapkan intervensi valuta asing. Sementara, IMF menilai intervensi seharusnya dilakukan melalui berbagai instrumen mulai dari pasar spot valuta asing hingga intervensi non-deliverable forward di luar negeri.

Namun demikian, IMF menekankan intervensi harus dilakukan secara bijaksana dan terukur.
 
Gue pikir ini cerita tentang bagaimana nilai rupiah bisa menguat atau lemah bergantung pada indeks dolar AS, tapi gue lebih berpikir bahwa ini juga merupakan pelajaran untuk kita semua... 🤔

Jika gue tidak salah, maka pelemahan indeks dolar AS bisa dianggap sebagai contoh bagaimana bagai mana alam semesta. Semua yang ada di dunia ini terus bergerak dan berubah, dan ini termasuk nilai tukar rupiah kita sendiri.

Kita tidak bisa menghentikan perubahan ini, tapi kita bisa belajar untuk menerima dan adaptasi dengan situasi tersebut... seperti bagaimana Bank Indonesia (BI) yang terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan berbagai strategi. Kita bisa belajar dari kebijakan mereka bahwa perubahan itu tidak bisa dihindari, tapi kita bisa mengataskannya dengan cara yang tepat.

Jadi, gue harap kita semua bisa lebih sadar dan siap untuk menerima perubahan ini dalam hidup kita sehari-hari... 🙏
 
Rupiah kayaknya udah stabil aja, bahkan bisa naik per daya tukarnya! 🤑👍
Aku pikir kalau pelemahan indeks dolar AS itu udah membuat rupiah lebih kuat ya? 🤔
Kita harus sabar-sabaran lagi, karena nilai tukar rupiah punya kisaran sendiri aja, Rp16.790-Rp17.000 kan?
Aku harap BI tidak terlalu giat membeli/dijual valuta asing, ya? 🤑
Sekedar peringatan untuk BI, agar jangan terlalu serempak aja dengan intervensi, nanti gampang kalah market! 😅
 
Rupiah ini pasti kayak garet 🤪, tiba-tiba naik 😱. Saya rasa pelemahan indeks dolar Amerika seringkali membuat rupiah menguat 💸. BI juga harus diuji karena ini 🙏, tapi aku pikir mereka sudah berpengalaman lama ⏰. Yang penting, rupiah tetap stabil 🙌. Fluktuasi nilai tukar itu gampangnya bisa naik turun 🤯, tapi BI sudah siap 🚀. Aku hanya harap tidak sampai terjadi krisis ekonomi 😬. Biarkan saja rupiah bergerak sendiri 🕺, jangan pake intervensi yang berlebihan 😅.
 
rupiah kayaknya gak mau dieksploitasi lagi oleh dolar 😒. tapi siapa tahu apa yang di maksud dengan pengaturan nilai tukar masih mengambang de facto itu? sepertinya perlu dilakukan analisis lebih lanjut. saya rasa BI sudah cukup baik dalam menjaga stabilitas nilai tukar, tapi IMF pasti ada alasan yang lebih bagus di balik pernyataannya. apa kira-kira bagaimana caranya mengelola volatilitas nilai tukar yang signifikan? 🤔
 
rupiah menguat, tapi apaarti itu beda? kayaknya BI punya rencana yang tepat, tapi juga tidak bisa mengontrol semua keuntungan rupiah naik ini 😅. kalau nilai tukar rupiah stabil, itu berarti investor jadi lebih percaya diri untuk investasi di Indonesia, tapi kalau terlalu kuat, bisa jadi membuat impor menjadi lebih mahal dan tertangguh. BI harus hati-hati dalam mengelola volatilitas nilai tukar rupiah ini 🤑.
 
kembali
Top