Rupiah Diramal Kembali Menguat, Hari Ini Dibuka Rp16.851 per US$

Rupiah kayaknya udah mulai konsisten, nih 🤑! Dengan penguatan 0,23 persen ke Rp16.851 per dolar AS, semoga rupiah bisa menabung duit untuk pembayaran impor yang sering bikin kita sulit 😩. Saya senang melihat Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, berbicara tentang praktik under invoicing impor dan ekspor yang perlu ditekan oleh pemerintah 🙏. Jika bisa menggaet sekitar 30 persen saja dari kerugian akibat under invoicing ekspor, defisit anggaran negara sebenarnya bisa ditutup 🎉! Semoga rupiah terus stabil dan berpeluang meningkat pada hari ini 🤞 #RupiahTersenyum #StabilitasMataUang #EkoPoliti
 
aku pikir kalau rupiah terus naik, maka itu gampang banget! 🤑 tapi aku juga khawatir apabila makanan pangan nanti naik mahal... 🍲😩 aku lihat laporan dari Bank Indonesia, apakah mereka punya rencana untuk mengendalikan inflasi? 🤔
 
Rupiah naik lagi 🤑, tapi aku masih ragu-ragu apakah ini benar-benar stabil atau hanya getar-getar aja dari pasaran. Kalau memang stabil, itu bagus, tapi kalau justru makin fluktuatif, maka aku tidak yakin apa yang akan terjadi ke depannya. Dan aku juga penasaran siapa nanti yang bakal menguntungkan, pemerintah atau kita semua? 🤔
 
aku pikir kalau penguatan rupiah ini nggak cuma karena penutupan kemarin aja, tapi juga karna pemerintah mulai mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi masalah under invoicing. kalau bisa menutup kerugian itu, pasti defisit negara bisa dihilangkan aja. tapi apa sih nanti kalau giliran dolar AS yang naik aja? aku rasa perlu diawasi, jangan terlalu serius dengar sentimen global. rupiah nggak perlu terlalu kaget jika ada perubahan.
 
kira-kira apa yang ada di balik penguatan rupiah itu? sih kalau pemerintah mampu mengatasi masalah under invoicing ya, tapi sampai kapan aja? kita udah dengar kalau ini itu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sebelumnya juga. jadi, apa yang membuat perbedaan kalau ini kali ini bisa terlaksana? 🤔
 
kembali
Top