Rupiah Diramal Kembali Menguat, Hari Ini Dibuka Rp16.851 per US$

Berdasarkan laporan yang diterima Tirto, mata uang rupiah terhadap dolar AS mengalami penguatan 0,23 persen ke posisi Rp16.851 per dolar AS dalam perdagangan pagi ini. Ini merupakan dampak dari penutupan kemarin di mana rupiah berada di level Rp16.936 per dolar AS.

Sementara itu, mata uang kawasan Asia terpantau bervariasi dengan sentimen global yang berubah-ubah. Yen Jepang melemah 0,08 persen, sementara dolar Hongkong dan Singapura mengalami perubahan kecil. Dolar Taiwan dan Won Korea, di sisi lain, mengalami kenaikan kecil.

Dalam analisis, Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, berpendapat bahwa rupiah masih akan bergerak fluktuatif namun berpeluang ditutup menguat pada hari ini. Penguatan rupiah yang terjadi dipengaruhi oleh penutupan kemarin dan sentimen global yang lebih stabil.

Ibrahim juga menyebutkan bahwa pemerintah mampu menekan praktik under invoicing impor dan ekspor, yang selama ini membebani penerimaan negara. Jika pemerintah mampu menggaet sekitar 30 persen saja dari potensi kerugian akibat under invoicing ekspor, defisit anggaran negara sebenarnya bisa ditutup.

Pergerakan mata uang rupiah terhadap dolar AS diharapkan akan terus stabil dan berpeluang meningkat pada hari ini.
 
Aku pikir Rp16.851 per dolar AS itu keren banget, tapi aku juga penasaran sih bagaimana hal ini bisa terjadi nih. Aku rasa ada sesuatu yang tertutup di balik data tersebut, tapi aku tidak tahu apa itu πŸ€”.

Aku suka cara Ibrahim Assuaibi berbicara tentang analisisnya, dia kayaknya sangat profesional dan tahu apa yang ia bilang πŸ“Š. Dan aku setuju dengan pendapatnya, rupiah masih bisa bergerak fluktuatif tapi ada peluang untuk ditutup menguat.

Tapi aku ingin tahu lebih lanjut tentang praktik under invoicing impor dan ekspor, itu seperti apa dan bagaimana cara pemerintah bisa menekan praktik tersebut? πŸ€” Jika itu bisa ditutup, maka defisit anggaran negara sebenarnya bisa ditutup, itu sangat penting! πŸ’Έ
 
aku pikir kalau gini terjadi, artinya pemerintah udah mulai banget menjaga stabilitas rupiah ya? kayaknya udah ada perubahan strategi yang lebih matang dari mereka πŸ€‘. tapi apa kira-kira efeknya lagi? akan segera negara kita bisa menguatkan kekuatan pembayaran kita sendiri?
 
Gak ngerti siapa yang bisa mengontrol mata uang, tapi kalau bisa konsisten aja ya, jadi rupiah tidak ikut ke panik lagi πŸ˜…. Dan aku setuju dengan Ibrahim Assuaibi, kita harus fokus menekan praktik under invoicing, itu benar-benar membebani negara kita.
 
Aku senang banget nih! Rupiahnya semakin kuat, hehe! Ini artinya kita bisa mendapatkan lebih banyak hasil ekspor kita, ayo kita ikut ambil keuntungan dari penguatan rupiah ini πŸ˜ŠπŸ“ˆ
 
aku sih pikir kalau mata uang rupiah jadi stabil pas giliran hari ini nih, kayaknya tidak ada lagi penurunan nilai... tapi kalau aku benar-benar jujur, aku punya rencana untuk beli dollar AS ini dengan harga Rp16.851, hehe kira-kira bisa untung 10rb-20rb per dolar AS... btw aku punya teman yang punya saudara di Amerika dan dia bilang kalau mereka lagi merasa rupiah terlalu kuat, jadi mungkin ada lagi penurunan nilai nih...
 
Rupiah naik tapi siapa yang tahu apakah ini hanya efek sampingan? Jadi kalau pemerintah bisa ngatur praktik under invoicing, rupiah pasti akan makin kuat, tapi kalau bukan, apa artinya? Mereka lagi bikin kerugian negara dengan cara lain. Saya pikir penguatan rupiah ini hanya awal dari semuanya πŸ€‘
 
heh, rupiah lagi kaya aja πŸ€‘. kalau gini, makanya pemerintah harus ngaturin praktik under invoicing itu deh. jangan biarkan negara kita kehilangan banyak uang karena kebiasaan impor dan ekspor yang tidak rasional. tapi kayaknya rupiah punya prosesnya sendiri, makin-makin naik atau turun, kira-kira akan stabil ya 😊.
 
Gue seneng banget sama perubahan mata uang ya! Rp16.851 per dolar AS ini, itu kaya kaya keuntungan buat siapa saja yang punya aset USD! tapi, gue rasa kalau pemerintah harus tetap fokus dalam mengatasi masalah under invoicing impor dan ekspor. itu memang membuat negara kita merugikan banyak sekali. tapi, sekarang kalau mata uang kita naik, itu berarti negara kita sedang berjalan di arah yang benar. semoga saja pemerintah bisa terus mengelabui masalah tersebut dan tidak ada lagi kekacauan ekonomi. πŸ€žπŸ’Έ
 
Pokoknya kalau mata uang rupiah udah kembali kuat aja, itu gampangnya baik bagi segalanya 🀞. Mungkin karena penutupan kemarin rupiah udah jadi lebih stabil dan semakin percaya diri. Sama-sama kalau mata uang kita bisa stabil di atas dolar AS, aku senang sekali 😊. Aku harap pemerintah bisa terus mendorong praktik perdagangan yang adil dan terbuka, sehingga rupiah bisa lebih kuat lagi πŸ’Έ.
 
Rupiah lagi ngalami penguatan, tapi apa itu benar-benar baik? Dua hal yang kubingungin, pertama kalinya perubahan mata uang ini bagaimana bisa diikuti oleh kebijakan pemerintah? Apa yang salah dengan praktik under invoicing impor dan ekspor sekarng? Kalau ada solusi pasti kita nanti tidak akan lagi ngeliat-ngeliat aja.

Kedua, kalau rupiah stabil nginak, tapi apa artinya keuntungan dari perubahan mata uang ini itu bisa dicapai oleh siapa saja? Ataupun apakah perlu kita memperhatikan bagaimana kebijakan fiskal dan moneter sekarang ini?
 
ohh iye, penguatan rupiah di pagi ini nggak cuma tentang tekanan global, tapi juga tentang apa yang dilakukan pemerintah sendiri 😊. under invoicing impor & ekspor itu ngga cuma masalah birokrasi aja, tapi juga tentang korupsi & praktik yang tidak benar. kalau pemerintah bisa mengatasi masalah ini, rupiah pasti akan meningkat lagi πŸ€‘. aku yakin, penguatan rupiah ini bukan hanya tentang teknis, tapi juga tentang apa yang dilakukan pemerintah untuk memperbaiki struktur ekonomi kita πŸ’ͺ.
 
aku pikir ini penting banget buat kita, ya! perubahan nilai tumbar rupiah itu bisa jadi bagian dari perubahan pola hidup kita juga 🀯. kalau kita bisa mengatur hidup kita lebih seimbang dan terkontrol, maka kita bisa menghadapi perubahan ekonomi dengan lebih tenang dan positif. tapi kita harus ingat, nilai tumbar rupiah itu tidak hanya dipengaruhi oleh ekonomi, tapi juga oleh kehidupan sehari-hari kita, seperti gaya makan, olahraga, dan kesehatan mental πŸ’ͺ.
 
Mungkin gini nih, kalau giliran rupiah naik aja tapi kira-kira ada rahasia di baliknya kan? Meningkat 0,23 persen lagi itu nggak kecil-kecilan kan? Nah, aku pikir mungkin ada sinyal yang salah dari sisi lain, seperti inflasi yang masih masuk akal aja, tapi maaaf kalau aku salah paham deh.
 
Wah, rupiah ya kembali naik gampang yaπŸ˜‚! Saya kayaknya juga gak sabar untuk bisa mendapatkan aset saya karena rupiah makin kuat 🀩. Tapi, secara realistis, saya pikir pemerintah masih harus banyak lagi untuk bisa mengatasinya dengan praktik under invoicing itu, kayaknya masih banyak lagi yang perlu dioptimalkan di dalam negeri πŸ€”.
 
Pasar mata uang gini kayak kue ketan, sering2 ngalengat aja 🀯. Rupiah masih gak sabar-sabaran aja, dipengaruhi oleh banyak hal. Tapi kalau penutup kemarin itu jadi faktor, maka mungkin rupiah akan stabil agak lama aja. Yang penting, praktik under invoicing gini harus dihentikan, karena ini buat negara terus2 kerugian πŸ€‘.
 
Gue pikir kalau ini gede banget! Rupiah naik 0,23 persen lagi πŸ€‘πŸ“ˆ. Aku senang sekali dengan penguatan rupiah ini, tapi aku juga khawatir apakah ini cuma sementara aja. Aku lihat data dari tahun-tahun terakhir, rupiah selalu naik turun, kayakin gak ada jalan keluar πŸ€”.

Aku lihat analisis Ibrahim Assuaibi, dia bilang rupiah masih fluktuatif tapi berpeluang ditutup menguat. Aku setuju, tapi aku juga pikir perlu diawasi. Jika pemerintah bisa menekan praktik under invoicing impor dan ekspor, itu akan membantu stabilisasi mata uang rupiah πŸ“Š.

Aku lihat grafik mata uang rupiah terhadap dolar AS, kalau aku tontonin grafiknya dari 2015 sampai sekarang, aku senang melihat rupiah naik sekitar 40 persen! πŸ“ˆπŸ‘
 
Rupiah nggak pernah ngerti, kabar baik pun selalu berganti menjadi kabar jahat. Kali ini kenaikan 0,23 persen, tapi masih bisa terbalik nanti. Kalo ada perubahan kecil itu pasti makin banyak orang yang kecewa. Dan siapa tahu kalau pemerintah nggak bisa mengatasi under invoicing impor dan ekspor, tentu saja kenaikan rupiah itu jadi semacam mainan.
 
Mata uang rupiah udah nyaman, kan? πŸ™Œ Penguatan 0,23 persen itu membuat kita merasa bangga ya! 😊 Aku pikir pemerintah udah lama-langa menekan praktik under invoicing impor dan ekspor. Jika bisa menggantungkan nilai rupiah saja sekitar 30 persen dari kerugian akibat itu, maka defisit anggaran negara itu bisa diatasi aja, ya! πŸ’Έ Dan kalau mata uang rupiah terus stabil dan bertebaran, aku pikir pemerintah udah dapat mencegah inflasi yang naik naik. Semoga saja, kan? 🀞
 
kembali
Top