RSUP Dr Sardjito Tampil Lebih Modern, Tetap Prioritaskan Layanan

Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan, menekankan bahwa RSUP Dr Sardjito Yogyakarta akan menjadi rumah sakit yang lebih modern dan berorientasi pada masa depan. Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan fasilitas kesehatan dan luasan lahan area hijau ke depan.

Menteri ini juga menekankan pentingnya meningkatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit, sehingga masyarakat tidak perlu berobat ke luar kota. Ia ingin masyarakat Yogyakarta yang memiliki banyak lansia dapat dirawat di sini dan sembuh tanpa harus keluar.

RSUP Dr Sardjito yang merupakan salah satu rumah sakit terbesar di Indonesia ini akan ditinggalkan 32 gedung menjadi hanya 9 gedung. Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan fasilitas kesehatan dan luasan lahan area hijau ke depan.

Menurut Menteri Kesehatan, transformasi RSUP Dr Sardjito akan rampung pada tahun 2029 mendatang. Ia juga menyebutkan bahwa Kemenkes telah membangun 40 rumah sakit di seluruh Indonesia dan rencana untuk menambah satu rumah sakit lagi di Provinsi Riau.

Pembangunan ini merupakan bagian dari transformasi kesehatan yang dicanangkan oleh Kemenkes, yaitu meningkatkan layanan kesehatan di seluruh Indonesia.
 
Makasih kaya informasi tentang RSUP Dr Sardjito, aku pikir ini bakal menjadi contoh bagi rumah sakit lain di Indonesia. Tapi aku penasaran kenapa harus ditinggalkan 23 gedung? Apakah itu karena teknologi sudah terlalu maju dan tidak perlu lagi ruang yang banyak? Aku rasa ini akan lebih baik jika ada fasilitas kesehatan yang lebih luas di daerah Yogyakarta, jadi masyarakat tidak perlu berobat ke luar kota. Dan aku juga penasaran tentang rencana untuk menambah rumah sakit lagi di Riau, apakah itu karena daerah tersebut membutuhkan fasilitas kesehatan yang lebih baik? πŸ€”πŸ’‘
 
Aku pikir itu bagus banget, tapi aku juga khawatir tentang efeknya terhadap kualitas perawatan di rumah sakit. Kalau banyak gedung yang dibengkokin, tentu akan membuat proses perawatan menjadi lambat. Aku harap pihak Kemenkes bisa melakukan survei dan evaluasi yang cermat sebelum melakukan transformasi seperti itu. πŸ’‘
 
Makasih ya gue tahu kalau RSUP Dr Sardjito bakal diubah bentuknya... sih jadi lebih modern dan nggak cuma sekedar tempat rawat-in yang sibuk. Bisa jadi masyarakat Yogyakarta bisa diberobat di rumah sakit itu tanpa harus keluar kota... kayaknya lebih nyaman deh.
 
Mana aja kebaikan Menteri Kesehatan ini... Kalau di RSUP Dr Sardjito ada 32 gedung tapi kalau diubah hanya 9 gedung sih? Makanya kemudian harus menghilangkan fasilitas apa-apa yang tidak perlu lagi? Sepertinya ini aja bagian dari strategi memotong biaya bukan? Dan bagaimana dengan fasilitas kesehatan yang akan ditawarkan? Apakah sih akan semakin cepat dan berkualitas atau hanya semacam perubahan nama saja?
 
gabungin fasilitas kesehatan dengan teknologi modern sih, jadi kalau ada kasus yang serius bisa langsung dipanggil ke RSUP dr Sardjito, jadi tidak perlu numpang orang ke luar kota, biar pengawalan COVID-19 lebih cepat sih.
 
ini gampang banget ya! Menteri Kesehatan itu benar-benar ingin meningkatkan fasilitas kesehatan di daerah Yogyakarta. Saya senang sekali ada transformasi yang akan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, terutama untuk masyarakat lansia yang berdomisili di sini. Semoga rencana ini bisa selesai dengan lancar dan tidak ada kesalahan teknis yang membuat fasilitas menjadi kurang baik. saya harap pelayanan kesehatan di RSUP Dr Sardjito semakin cepat dan mudah, sehingga masyarakat Yogyakarta tidak perlu khawatir lagi tentang masalah kesehatan mereka 🀞
 
Sekarng itu RSUP Dr Sardjito bakal jadi rumah sakit modern aja, cuma nggak ada gedung lagi 32 gedungnya, tapi hanya 9 gedung aja. Mungkin itu bisa lebih efisien banget, tapi aku khawatir kualitas layanan medis akan turun ya πŸ€”. Aku suka dengar Menteri Kesehatan ingin masyarakat lansia di Yogyakarta rawat di sini, tapi apa jadi kalau tidak ada dokter yang cukup? Kalau mau mau, aku setuju dengan transformasi ini, tapi harusnya ada perencanaan yang matang banget terlebih dahulu πŸ€¦β€β™‚οΈ.
 
Hmm, 40 rumah sakit itu nggak terlalu banyak kan? Kemenkes udah punya rencana untuk menambah satu lagi di Riau, tapi siapa nanti yang bakal jadi target utama nih? RSUP Dr Sardjito yang sekarang udah bisa ditinggalkan 32 gedung, tapi aku masih ragu-ragu nih... bagaimana kalau ada kesalahan dalam perencanaan atau pembangunan itu? Kita harus punya sumber-sumber yang cukup untuk memantau prosesnya ya πŸ€”
 
Gue pikir kalau Budi Gunadi Sadikin ini benar-benar cerdas banget, nggak cuma sekedar ngasih proyek saja tapi juga rasa nyaman buat masyarakat. Bayangkan aja kamu sakit, kemudian bisa langsung di rawat di RSUP Dr Sardjito tanpa perlu keluar kota, itu sangat nyaman banget. Tapi, gue juga penasaran sih bagaimana kalau ada yang tidak bisa rawat di sana? Misalnya yang membutuhkan rawat jalan khusus atau apa?
 
Gak percaya deh kalau RSUP Dr Sardjito bakal jadi seperti itu. 32 gedung kayak gak ada lagi! Tapi apa salahnya ya, mau punya fasilitas yang lebih modern dan nyaman untuk pasien-pasien. Penting banget buat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit, terutama buat masyarakat Yogyakarta yang banyak lansia. Mau kalau bisa jangan perlu keluar kota lagi untuk rawat-in. Tapi, 2029 kapan aja nih? Gak sabar banget!
 
wahhhhhh, aku senang banget dengerin rencana pembangunan RSUP Dr Sardjito Yogyakarta!! itu akan membuat kita lebih nyaman dan cepat sembuh kalau terkena masalah kesehatan, karena aki Menteri Kesehatan benar-benar peduli dengan kebutuhan masyarakat! aku harap bisa rawat diri sendiri di rumah sakit tersebut nanti kalau aku sakit, jadi aku tidak perlu khawatir dan keluar kota juga πŸ€•πŸ’Š. semoga tahun 2029 itu tiba cepat! πŸ‘
 
Aku pikir itu ide yang bagus banget! Kalau RSUP Dr Sardjito bisa menjadi rumah sakit modern dan berorientasi pada masa depan, pasti banyak masyarakat Yogyakarta yang bisa dirawat di sini tanpa harus keluar kota. Aku sendiri pernah merawat ibu aku di rumah sakit kecil di desa kami, jadi aku tahu betapa pentingnya fasilitas kesehatan yang baik. Kalau RSUP Dr Sardjito bisa meningkatkan fasilitas dan luasan lahan area hijau, itu akan sangat membantu lingkungan sekitar πŸŒΏπŸ’š
 
Maksudnya jangan sengaja dibawa ke rumah sakit kalau sudah punya penyakit, kayaknya perlu sih buat makin nyaman aja nanti kalau harus rawat diri sendiri di rumah. Saya senang banget kalau ada fasilitas kesehatan yang lebih baik lagi di Yogyakarta, tapi gampang-ganteng juga kalau masih bisa jaga kesehatan kita sendiri dulu ya 😊

Aku pikir kalau 32 gedung harus dibekuk aja sih, kayaknya nanti akan terlalu banyak yang jadi hiburan bukan fasilitas kesehatan. Siapa yang bilang itu penting banget kalau sudah punya penyakit? πŸ˜‚

Saya senang banget ya kalau ada rencana untuk membangun rumah sakit lagi di Riau, mungkin kalau perlu aku aja bisa jalan ke sana nanti. Saya juga senang kalau Kemenkes sedang fokus pada pembangunan kesehatan, tapi gampang-ganteng sih kalau masih banyak yang kurang memiliki akses kesehatan πŸ˜…

Kemudian aku pikir kalau transformasi ini juga perlu diawasi agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan besar, kayaknya perlu ada pengawasan yang ketat.
 
Kalau gini, RSUP Dr Sardjito bisa jadi contoh bagus buat Indonesia, tapi apa sih dengan rencana 32 gedung ke 9 gedung? kayaknya agak ngeter. Tapi kalau fasilitas kesehatan dan area hijau yang luas bisa jadi, itu akan seru banget. Aku harap transformasi ini bisa segera rampung, biar masyarakat Yogyakarta bisa merasakan manfaatnya 🀞
 
Gue pikir transformasi RSUP Dr Sardjito yang kayaknya akan bantu masyarakat Yogyakarta dengan fasilitas kesehatan yang lebih modern πŸ’‘πŸ‘. tapi apa sih rencana 32 gedung ini akan disingkirkan ke mana? πŸ€” sebenarnya ada potensi besar untuk mengembangkan lahan hijau dan green space di area yang diisenggerakan tersebut 😊.

menurut grafik, persaingan rumah sakit di Yogyakarta sekarang sudah sangat ketat πŸ“ˆ. maka perlu strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan meningkatkan fasilitas yang tersedia πŸ‘.
 
Saya senang banget sekali kalo gak ada lagi rumah sakit tua di Yogyakarta loh... RSUP Dr Sardjito harus ditinggalkan 32 gedung karena terlalu ramai dan tidak nyaman lagi πŸ’€πŸ₯. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin punya rencana yang bagus banget, membangun rumah sakit baru di tempat yang lebih tenang dan dekat dengan masyarakat. Saya harap transformasi ini bisa selesai pada tahun 2029 nanti πŸ•°οΈ. Gak perlu lagi orang tua kita harus berobat ke kota besar seperti Jakarta atau Bandung, ini gampang sekali untuk dirawat di rumah sakit tempatnya dekat πŸ˜ŠπŸ‘
 
Aku pikir ini masalah besar banget! Meninggalkan 32 gedung untuk hanya 9 gedung? Ini seperti keputusan yang tidak bijak sama sekali! Bagaimana caranya masyarakat Yogyakarta akan dirawat dengan baik di rumah sakit yang minim fasilitas? Aku khawatir apa yang akan terjadi jika kita tidak siap untuk menangani penyakit yang berasal dari sembuhnya. Dan siapa bilang kalau 9 gedung ini cukup untuk melayani seluruh wilayah Yogyakarta? πŸ€”πŸ₯

Dan apa itu dengan luasan lahan area hijau? Jika kita meninggalkan lebih banyak ruang, bagaimana caranya kita akan menjaga kebersihan dan kenyamanan di rumah sakit ini? Aku khawatir ini semua hanya untuk menonjolkan nama-nama pejabat yang ada di Kemenkes. πŸ™„
 
Oooh, aku rasa itu sangat keren banget, Menteri Budi Gunadi Sadikin benar-benar ingin membuat RSUP Dr Sardjito menjadi rumah sakit yang lebih modern dan terbaik! 🀩 Aku harap fasilitas kesehatan di sana bisa ditingkatkan dan banyak lansia di Yogyakarta bisa dirawat di sana dengan baik. Aku juga senang banget kalau mereka tidak perlu keluar kota lagi untuk berobat, itu sangat nyaman! 😊
 
Kalau gini, sayangnya RSUP Dr Sardjito Yogyakarta harus mengurangi gedung dari 32 menjadi 9. Kalau begitu itu, aku harap fasilitas kesehatannya bisa semakin lengkap & terbaik. Jadi masyarakat Yogyakarta bisa merasa aman kalau mau dirawat di rumah sakit ini saja. Tapi perlu diingat, pengurangan gedung juga harus berarti bahwa biaya perawatan pasien akan menurun drastis. Maka dari itu, aku doang harap kemenkes bisa segera menentukan rencana untuk memperbaiki fasilitas kesehatan yang tercurai.
 
kembali
Top