NASA menghentikan uji coba roket Space Launch System (SLS) karena kebocoran hidrogen, menyebabkan Amerika terpaksa kembali mempertimbangkan rencana penerbangan astronaut mengelilingi Bulan. Uji coba pengisian bahan bakar roket dimulai pada Sabtu malam dan berlangsung hingga Selasa dini hari.
Namun, saat proses pengisian bahan bakar berlangsung di Senin, kebocoran hidrogen di sambungan cepat umbilical di bagian bawah roket menyebabkan teknisi melakukan perbaikan selama berjam-jam. Ini mengulang masalah serupa yang terjadi pada misi Artemis 1 tiga tahun lalu.
Meski demikian, NASA mengatakan bahwa uji coba ini berjalan lebih baik dibandingkan Artemis 1. Tim misi berhasil mengisi penuh kedua tahap roket dan membawa simulasi hingga fase akhir hitung mundur. Namun, uji coba tetap dihentikan setelah terjadi lonjakan kebocoran hidrogen, sehingga tes dinyatakan gagal mencapai tahap yang dipersyaratkan untuk peluncuran berawak.
Artemis 2 merupakan misi berawak pertama dalam program Artemis. Empat astronaut akan menjalani misi 10 hari mengelilingi sisi jauh Bulan menggunakan wahana Orion. Misi ini menjadi tahap penting sebelum NASA melaksanakan Artemis 3, yang ditargetkan mendaratkan astronaut kembali ke permukaan Bulan.
NASA menilai bahwa uji coba ini memberikan banyak data penting, tetapi memutuskan untuk melewatkan peluang peluncuran Artemis 2 pada Februari dan menargetkan peluncuran berikutnya pada Maret.
Namun, saat proses pengisian bahan bakar berlangsung di Senin, kebocoran hidrogen di sambungan cepat umbilical di bagian bawah roket menyebabkan teknisi melakukan perbaikan selama berjam-jam. Ini mengulang masalah serupa yang terjadi pada misi Artemis 1 tiga tahun lalu.
Meski demikian, NASA mengatakan bahwa uji coba ini berjalan lebih baik dibandingkan Artemis 1. Tim misi berhasil mengisi penuh kedua tahap roket dan membawa simulasi hingga fase akhir hitung mundur. Namun, uji coba tetap dihentikan setelah terjadi lonjakan kebocoran hidrogen, sehingga tes dinyatakan gagal mencapai tahap yang dipersyaratkan untuk peluncuran berawak.
Artemis 2 merupakan misi berawak pertama dalam program Artemis. Empat astronaut akan menjalani misi 10 hari mengelilingi sisi jauh Bulan menggunakan wahana Orion. Misi ini menjadi tahap penting sebelum NASA melaksanakan Artemis 3, yang ditargetkan mendaratkan astronaut kembali ke permukaan Bulan.
NASA menilai bahwa uji coba ini memberikan banyak data penting, tetapi memutuskan untuk melewatkan peluang peluncuran Artemis 2 pada Februari dan menargetkan peluncuran berikutnya pada Maret.