Wahhh kasus Ammar Zoni itu ngga bisa dipikirin, nih. Kalau dia udah buat korban jatuh cinta dengan anaknya sendiri, padahal ada 2 anak lagi di rumah yang juga butuh perhatian dan kasih sayang. Saya rasa dia memilih anaknya karena suka dengar cerita dari Ammar, siapa tahu anaknya itu nggak punya masalah sama Ammar sebelumnya.
Saya pikir ini bukan solusi yang tepat, kan? Jika ingin membuat perbedaan, dia bisa mulai dari hal-hal kecil, like buat hiburan anak-anak atau membantu mereka dengan aktivitas yang menyenangkan. Jangan sampai terus memilih satu orang saja, kan? Tapi aku juga paham kalau Ammar itu punya masalah yang serius dan mungkin perlu bantuan profesional. Tapi saya rasa perlu ada contoh positif dari orang lain yang bisa membantu Ammar untuk mengatasi masalahnya dengan cara yang lebih sehat, yah?