RI Ingin Kemerdekaan Palestina Tercapai Lewat Board of Peace

Menteri Luar Negeri, Sugiono, memprediksi bahwa keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace Gaza dapat membantu mendorong pencapaian kemerdekaan Palestina. Board of Peace adalah organisasi internasional yang didirikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk mengawasi dan mendukung peletakannya pakaian baru bagi administrasi, stabilitas, dan pemulihan Gaza pada masa transisi pascakonflik.

Menurut Sugiono, Indonesia bergabung dalam Board of Peace dengan tujuan untuk mempengaruhi kebijakan dan program yang dijalankan agar benar-benar mengarah pada solusi dua negara (two state solution) yang sesuai dengan komitmen Indonesia sejak awal terhadap isu Palestina. Dengan demikian, Pemerintah Indonesia akan terus mendorong upaya perdamaian dengan memanfaatkan momentum yang ada.

Sugiono juga menilai bahwa keberadaan Board of Peace dan langkah-langkah lanjutan yang akan ditempuh merupakan upaya yang lebih konkret dibandingkan sekadar penyampaian kecaman. Menurutnya, kehadiran Board of Peace ini adalah kesempatan bersejarah untuk mencapai perdamaian di Gaza.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto juga menandatangani Board of Peace Charter dalam rangkaian World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, dan memprediksi bahwa kehadiran BoP adalah momentum penting bagi upaya perdamaian global. "Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza," kata Presiden Prabowo.

Dengan demikian, keberadaan Board of Peace dan langkah-langkah yang akan ditempuh merupakan upaya yang lebih konkret dan tangibel dalam rangka mencapai kemerdekaan Palestina.
 
Gak percaya aja kalau Indonesia bergabung dengan organisasi seperti itu, tapi sebenarnya kayaknya ada logika ya. Dengan menjadi bagian dari Board of Peace, kita bisa berinjak di lapangan dan mempengaruhi kebijakan-kebijakannya. Kalau bisa, itu artinya kemerdekaan Palestina bakal tercapai dengan lebih cepat aja. Saya penasaran apa rencana Indonesia cari tahu dari Board of Peace, apakah ada target-target tertentu yang ingin dicapai.
 
Mereka masih pikir bisa mendorong kemerdekaan Palestina dengan sekedar bergabung boardboard yang dibentuk oleh Donald Trump 🤔. Sudah berapa kalau Gaza sudah lama terluka? Mau nggak aja jadi contoh konflik yang tidak pernah selesai? Indonesia harus fokus pada pembangunan ekonomi dan infrastruktur kita sendiri, bukan hanya bergabung boardboard yang bikin kabur.
 
Aku pikir ini kesempatan besar untuk Indonesia memainkan peran penting dalam mencapai perdamaian di Gaza 💡. Dengan bergabung dalam Board of Peace, Indonesia bisa memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mendukung upaya perdamaian dan mencapai solusi dua negara yang sesuai dengan komitmen kita sejak awal terhadap isu Palestina 🤝. Aku harap pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya bisa bekerja sama untuk memanfaatkan momentum ini dan mencapai hasil yang lebih baik 💪.
 
Haha wawah! Menteri luar negeri nggak bisa salah lagi... Mau dikira bahwa Indonesia akan mempengaruhi kebijakan Palestina dengan begitu saja? Wah, itu kayak ngegas... Tapi, aku sengaja liat artikel ini, dan aku pikir ada hal positif. Duh, kita Indonesia punya peran yang besar dalam perdamaian global! 🙌 Selain itu, Presiden Prabowo juga sapa-sapa tentang kesempatan bersejarah... Aku rasa Presiden RI benar-benar ingin mencapai kemerdekaan Palestina. Tapi, aku masih ragu-ragu... Bagaimana caranya bisa? 🤔 Atau ini semua cuma cerita yang dihabiskan Presiden?
 
Gak percaya kalau Indonesia join organisasi internasional seperti ini... Maka dari itu, saya pikir ini kesempatan bersejarah untuk Indonesia menunjukkan komitmen kita sebenarnya mengenai isu Palestina 🤔. Namun, juga perlu diingat bahwa Board of Peace dijalankan oleh Amerika Serikat, jadi apakah aspek-aspek lain seperti keamanan dan militer juga akan dipertimbangkan? Kita harus waspada agar tidak kehilangan fokus kita pada solusi dua negara yang sebenarnya. Saya harap pemerintah RI bisa melakukan pengawasan yang ketat agar ini benar-benar membawa perubahan positif bagi Gaza 🙏.
 
ini kabar gembira banget! Menteri Luar Negeri Sugiono memprediksi bahwa Indonesia bisa membantu mendorong pencapaian kemerdekaan Palestina melalui Board of Peace Gaza 🤝. Saya setuju dengan pendapatnya, karena kita bisa menggunakan platform internasional seperti ini untuk mempengaruhi kebijakan yang dijalankan di Gaza.

Saya pikir penting juga bahwa Indonesia tidak hanya menyampaikan kecaman, tapi juga melakukan upaya konkret untuk mencapai perdamaian. Dengan demikian, kita bisa memberikan momentum yang lebih besar bagi upaya perdamaian global 💪. Saya harap kehadiran Board of Peace ini bisa membantu mencapai kemerdekaan Palestina dan memberi harapan bagi rakyat Gaza 🌟.
 
Aku rasa ini gampang dilakukan, tapi aksi nyata yang dilakukannya apa sih? Semua kata-kata tentang perdamaian hanya kata-kata, belum ada tindakan konkret yang diambil. Aku rasa kehadiran Board of Peace lebih seperti mainan diplomatik, bukan solusi yang serius untuk kemerdekaan Palestina.
 
Wow 🤩, nih kabar gembira! Indonesia juga ikut bergabung dengan Board of Peace Gaza, itu baik-baik aja, karena kita ingin perdamaian di Gaza 🕊️. Sugiono katakan bahwa kehadiran BoP adalah kesempatan bersejarah untuk mencapai perdamaian, tapi aku pikir ini juga bagus karena kita bisa langsung mengambil tindakan 🤝. Prabowo Subianto juga memprediksi bahwa BoP akan membantu mencapai kemerdekaan Palestina, itu membuatku semangat 💪!
 
Pernah saya pikir apa yang bisa dilakukan Indonesia di sini 🤔, jadi sekarang Indonesia bergabung dengan Board of Peace, itu menarik sekali 💡. Saya rasa ini bisa menjadi kesempatan bersejarah untuk Indonesia dan dunia internasional. Tapi apa yang pasti, kita harus terus mendorong upaya perdamaian di Gaza 🕊️. Saya harap pemerintah RI bisa mengoptimalkan langkah-langkah ini agar bisa mencapai solusi dua negara yang sebenarnya ingin dicapai 😊.
 
ini gak berarti Indonesia jadi pihak tertentu di konflik, tapi lebih fokus pada perdamaian ya? seperti di film The Bridge of Spies, ada kisah tentang diplomat Indonesia yang bisa membantu masyarakat Amerika Serikat dan Uni Soviet untuk bisa saling mengerti dengan damai. nanti kalau terjadi perang pun tidak akan jadi. tapi saya pikir ini kesempatan bagi kita semua untuk bisa jadi pihak yang baik dalam perdamaian, bukan hanya sekedar tangan-tangan yang jatuh di medan pertempuran.
 
kembali
Top