Indonesia Bakal Mengisi Kursi Presiden Dewan HAM PBB, Menteri HAM Pigai: Indonesia Siap Menangani Venezuela
Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) meluncurkan penanganan isu-isu terkait hak asasi manusia di negara-negara yang mengalami krisis. Sementara itu, Menteri HAM, Natalius Pigai menyatakan Indonesia siap mengisi kursi Presiden Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang saat ini diterjunkan oleh Venezuela.
Pigai menilai bahwa Indonesia berhasil merebut kursi tersebut karena berhasil menjadi orang nomor dua di sebab jabatan baru itu. "Sekjen PBB baru orang nomor dua sekarang Indonesia, besok yang Venezuela nanti dia yang ini. Putra Indonesia yang akan menangani Venezuela," kata Pigai.
Pigai mengatakan bahwa Indonesia dapat memimpin lembaga multilateral dunia karena telah mencapai 80 tahun merdeka. "Hari ini kita rebut Presiden Dewan HAM PBB, karena kementerian HAM. Ini baru 80 tahun Indonesia merdeka, Indonesia memimpin pertama kali lembaga multilateral dunia," ujar Pigai.
Pigai juga menekankan bahwa Indonesia akan berurusan dengan Venezuela di bidang penanganan HAM. Menteri HAM tersebut mengatakan bahwa Indonesia akan bekerja sama dengan negara-negara lain untuk memastikan bahwa hak asasi manusia dilindungi di Venezuela.
Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) meluncurkan penanganan isu-isu terkait hak asasi manusia di negara-negara yang mengalami krisis. Sementara itu, Menteri HAM, Natalius Pigai menyatakan Indonesia siap mengisi kursi Presiden Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang saat ini diterjunkan oleh Venezuela.
Pigai menilai bahwa Indonesia berhasil merebut kursi tersebut karena berhasil menjadi orang nomor dua di sebab jabatan baru itu. "Sekjen PBB baru orang nomor dua sekarang Indonesia, besok yang Venezuela nanti dia yang ini. Putra Indonesia yang akan menangani Venezuela," kata Pigai.
Pigai mengatakan bahwa Indonesia dapat memimpin lembaga multilateral dunia karena telah mencapai 80 tahun merdeka. "Hari ini kita rebut Presiden Dewan HAM PBB, karena kementerian HAM. Ini baru 80 tahun Indonesia merdeka, Indonesia memimpin pertama kali lembaga multilateral dunia," ujar Pigai.
Pigai juga menekankan bahwa Indonesia akan berurusan dengan Venezuela di bidang penanganan HAM. Menteri HAM tersebut mengatakan bahwa Indonesia akan bekerja sama dengan negara-negara lain untuk memastikan bahwa hak asasi manusia dilindungi di Venezuela.