gak jelas ya, keterlibatan kabinet RI dalam pembicaraan ekonomi halal ini. nggak ada yang jelas, apa yang maksudnya? ekonomi halal itu siapa aja yang punya pendapatannya? kalau sihir bisa mengubah mata uang, gak bisa dilakukan.
dan apa yang diharapkan dari keterlibatan kabinet RI? ingin mereka bikin Indonesia menjadi negara ekspor halal saja? atau apa lagi? kira-kira ini apa yang dibicarakan? biarkan para ahli ekonomi dan pembahasannya sendiri, jangan campur tangan pemerintah.
jika sebenarnya ada masalah ekonomi di Indonesia, seperti tingkat kemiskinan yang tinggi atau penumpukan utang, maka kabinet RI harus fokus pada hal itu bukan ekonomi halal. kalau mau ngeksplorasi hal ini, jangan sampai membuat Indonesia menjadi prioritas ekspor halal saja, tapi apa yang lebih penting adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat kita.