"Retret Pejabat Pemkab Kuningan: Wamendagri Tekankan Sinergi Pusat-Daerah"
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus membuka Retret Pejabat Administrator Kabupaten Kuningan di Ballroom Arya Kemuning, kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Retret tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan keselarasan visi-misi pemerintah pusat dan daerah.
Dalam arahannya, Wiyagus menekankan pentingnya pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan bersinergi mewujudkan visi misi kepala daerah setempat. Ia juga menjelaskan bahwa retret sangat penting dalam membangun keselarasan visi-misi pemerintah pusat dan daerah, serta memperkuat harmonisasi pusat dan daerah untuk menghindari tumpang tindih kebijakan.
Selanjutnya, Wiyagus menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus utama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia bertekad menciptakan SDM berdaya saing global, berkarakter kuat, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Dalam mengimplementasikan kebijakan, ada sejumlah tantangan yang menjadi kendala, termasuk bagi Pemkab Kuningan. Oleh karena itu, penting bagi daerah untuk menerapkan kebijakan berbasis kondisi masing-masing daerah.
Pemerintah juga melakukan penyesuaian alokasi dana transfer ke daerah sebagai bagian dari konsolidasi fiskal nasional. Hal ini dapat menjadi peluang bagi daerah untuk meningkatkan kemandirian fiskal.
Wiyagus menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia berharap Pemkab Kuningan dapat menyambut dan mendukung program prioritas Presiden yang tertuang dalam Asta Cita, sehingga program tersebut dapat mendorong kesejahteraan rakyat.
Kesimpulan, retret pejabat Pemkab Kuningan merupakan kesempatan penting untuk meningkatkan keselarasan visi-misi pemerintah pusat dan daerah. Wamendagri Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, serta pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu fokus utama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus membuka Retret Pejabat Administrator Kabupaten Kuningan di Ballroom Arya Kemuning, kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Retret tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan keselarasan visi-misi pemerintah pusat dan daerah.
Dalam arahannya, Wiyagus menekankan pentingnya pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan bersinergi mewujudkan visi misi kepala daerah setempat. Ia juga menjelaskan bahwa retret sangat penting dalam membangun keselarasan visi-misi pemerintah pusat dan daerah, serta memperkuat harmonisasi pusat dan daerah untuk menghindari tumpang tindih kebijakan.
Selanjutnya, Wiyagus menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus utama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia bertekad menciptakan SDM berdaya saing global, berkarakter kuat, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Dalam mengimplementasikan kebijakan, ada sejumlah tantangan yang menjadi kendala, termasuk bagi Pemkab Kuningan. Oleh karena itu, penting bagi daerah untuk menerapkan kebijakan berbasis kondisi masing-masing daerah.
Pemerintah juga melakukan penyesuaian alokasi dana transfer ke daerah sebagai bagian dari konsolidasi fiskal nasional. Hal ini dapat menjadi peluang bagi daerah untuk meningkatkan kemandirian fiskal.
Wiyagus menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia berharap Pemkab Kuningan dapat menyambut dan mendukung program prioritas Presiden yang tertuang dalam Asta Cita, sehingga program tersebut dapat mendorong kesejahteraan rakyat.
Kesimpulan, retret pejabat Pemkab Kuningan merupakan kesempatan penting untuk meningkatkan keselarasan visi-misi pemerintah pusat dan daerah. Wamendagri Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, serta pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu fokus utama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.