Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengakui tidak tahu tentang kabar bahwa Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun bakal jadi calon Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dia bilang sudah sibuk membentuk panitia seleksi (pansel) terkait pemilihan pimpinan OJK sendiri.
"Kami sedang mengirim surat ke Bank Indonesia (BI) hingga swasta untuk kirim perwakilan sebagai pansel. Untuk yang swasta dari masyarakatnya, kami akan kontak satu-satu untuk menjadi anggota pansel," kata Purbaya di DPR RI, Senayan, Jakarta.
Pansel OJK nantinya akan diisi oleh perwakilan pemerintah, BI, OJK, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sektor keuangan, akademisi, hingga tokoh masyarakat. Tapi, Purbaya tidak menyebut target spesifik selesainya pembentukan pansel OJK.
"Saya maunya cepat-cepat, terutama ada undang-undang yang nggak bisa menunggu sekian-sekian. Sebenarnya, sekarang sudah telat, kalau kita ikuti undang-undang yang ada sekarang," ujarnya.
Tapi kabar tentang Misbakhun bakal jadi calon pimpinan OJK tidak membuat Purbaya marah. Dia hanya bilang, dia tidak tahu mengapa ada kabar seperti itu.
"Kami sedang mengirim surat ke Bank Indonesia (BI) hingga swasta untuk kirim perwakilan sebagai pansel. Untuk yang swasta dari masyarakatnya, kami akan kontak satu-satu untuk menjadi anggota pansel," kata Purbaya di DPR RI, Senayan, Jakarta.
Pansel OJK nantinya akan diisi oleh perwakilan pemerintah, BI, OJK, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sektor keuangan, akademisi, hingga tokoh masyarakat. Tapi, Purbaya tidak menyebut target spesifik selesainya pembentukan pansel OJK.
"Saya maunya cepat-cepat, terutama ada undang-undang yang nggak bisa menunggu sekian-sekian. Sebenarnya, sekarang sudah telat, kalau kita ikuti undang-undang yang ada sekarang," ujarnya.
Tapi kabar tentang Misbakhun bakal jadi calon pimpinan OJK tidak membuat Purbaya marah. Dia hanya bilang, dia tidak tahu mengapa ada kabar seperti itu.