Oke, kalau gini sih... PSSI kan sibuk banget karna pesan ke seluruh dunia tentang Super League 2025-2026. Tapi, aku pikir kalau di sisi lain, mereka juga memiliki masalah soal biaya pemain diaspora. Aku rasa PSSI harus mencoba cari cara agar tidak harus terlambat lagi karna biayanya. Siapa yang nanti membagi uang? Klu berasa uang dari klub aja? Tapi, aku juga pikir kalau tidak ada konspirasi sih, tapi cuma urusan biaya dan klube yang berbeda-beda. PSSI kan sibuk banget karna komunikasinya terus diarahkan pada Super League 2025-2026...