Ponsel pintar telah menjadi pusat kegiatan harian bagi generasi muda dengan aktivitas beragam mulai dari bekerja hingga berinteraksi di media sosial. Hal ini menyebabkan daya baterai ponsel cepat habis, sehingga memerlukan memiliki gawai dengan teknologi pengisian cepat sebagai salah satu pertimbangan saat membeli alat komunikasi.
Ponsel dengan fitur fast charging tidak hanya berkaitan dengan angka watt yang besar, tetapi juga ada berbagai aspek penting lain yang perlu dipertimbangkan. Salah satunya adalah daya charger dan protokol pengisian. Angka watt seperti 33W, 65W, atau 120W menunjukkan potensi maksimum pengisian gawai, namun bukan faktor utama penentu seberapa cepat smartphone dapat terisi.
Pengisian baterai sesungguhnya bergantung pada dukungan bawaan dari ponsel dan adaptor. Kebanyakan smartphone saat ini biasanya dilengkapi dengan protokol atau kondisi tertentu untuk dapat mendukung kemampuan fast charging. Contohnya, Motorola Moto G Stylus yang rilis di tahun 2025 hanya bisa mencapai kecepatan pengisian daya 68W jika diisi ulang daya dengan charger resmi TurboPower.
Kapasitas baterai juga menjadi faktor penting dalam memilih ponsel. Ponsel berkapasitas baterai besar lebih dari 5.000 mAh memang dapat digunakan lebih lama, namun juga butuh waktu pengisian daya penuh yang lebih lama. Misalnya saja Infinix Note 12 VIP berkapasitas baterai 4.500 mAh dengan pengisian daya maksimum 120W mungkin hanya perlu 17 menit untuk pengisian daya dari nol hingga penuh, namun ponsel lain dengan kapasitas baterai yang lebih besar mungkin perlu waktu pengisian daya yang lebih lama.
Efisiensi pengisian juga menjadi faktor penting dalam memilih ponsel. Beberapa ponsel menggunakan teknologi dual-charge pump dan baterai dual-cell untuk meningkatkan efisiensi pengisian. Contohnya saja Infinix Note 12 VIP dengan fitur ini dapat mengoptimalkan tegangan arus dan meningkatkan aliran listrik untuk pengisian yang lebih cepat.
Manajemen panas dan perangkat lunak juga menjadi faktor penting dalam memilih ponsel. Pengisian daya cepat menghasilkan lebih banyak panas, sehingga perlu memiliki sistem pendingin yang baik untuk menjaga performa pengisian tetap optimal. Misalnya saja Realme 13 dengan sistem pendingin Vapor Chamber (VC Cooling) dapat menjaga suhu tetap rendah selama proses pengisian.
Dengan mempertimbangkan keempat hal di atas, kamu bisa menemukan ponsel yang dapat memberikan pengalaman pengisian cepat terbaik dalam praktiknya.
Ponsel dengan fitur fast charging tidak hanya berkaitan dengan angka watt yang besar, tetapi juga ada berbagai aspek penting lain yang perlu dipertimbangkan. Salah satunya adalah daya charger dan protokol pengisian. Angka watt seperti 33W, 65W, atau 120W menunjukkan potensi maksimum pengisian gawai, namun bukan faktor utama penentu seberapa cepat smartphone dapat terisi.
Pengisian baterai sesungguhnya bergantung pada dukungan bawaan dari ponsel dan adaptor. Kebanyakan smartphone saat ini biasanya dilengkapi dengan protokol atau kondisi tertentu untuk dapat mendukung kemampuan fast charging. Contohnya, Motorola Moto G Stylus yang rilis di tahun 2025 hanya bisa mencapai kecepatan pengisian daya 68W jika diisi ulang daya dengan charger resmi TurboPower.
Kapasitas baterai juga menjadi faktor penting dalam memilih ponsel. Ponsel berkapasitas baterai besar lebih dari 5.000 mAh memang dapat digunakan lebih lama, namun juga butuh waktu pengisian daya penuh yang lebih lama. Misalnya saja Infinix Note 12 VIP berkapasitas baterai 4.500 mAh dengan pengisian daya maksimum 120W mungkin hanya perlu 17 menit untuk pengisian daya dari nol hingga penuh, namun ponsel lain dengan kapasitas baterai yang lebih besar mungkin perlu waktu pengisian daya yang lebih lama.
Efisiensi pengisian juga menjadi faktor penting dalam memilih ponsel. Beberapa ponsel menggunakan teknologi dual-charge pump dan baterai dual-cell untuk meningkatkan efisiensi pengisian. Contohnya saja Infinix Note 12 VIP dengan fitur ini dapat mengoptimalkan tegangan arus dan meningkatkan aliran listrik untuk pengisian yang lebih cepat.
Manajemen panas dan perangkat lunak juga menjadi faktor penting dalam memilih ponsel. Pengisian daya cepat menghasilkan lebih banyak panas, sehingga perlu memiliki sistem pendingin yang baik untuk menjaga performa pengisian tetap optimal. Misalnya saja Realme 13 dengan sistem pendingin Vapor Chamber (VC Cooling) dapat menjaga suhu tetap rendah selama proses pengisian.
Dengan mempertimbangkan keempat hal di atas, kamu bisa menemukan ponsel yang dapat memberikan pengalaman pengisian cepat terbaik dalam praktiknya.