Rekan Ammar Zoni Ungkap Dapat Siksaan saat Diperiksa soal Sabu

Terdakwa II kasus peredaran sabu di Salemba mengaku diperlupa dan dipaksa menerima siksaan saat ditanya tentang pembagian barang bukti. Terdakwa I, Asep bin Sarikin, memberitakan bahwa saat ia ditemukan oleh petugas lapas, ia diminta membuka kasur di kamar huniannya. Di bawah kasurnya ditemukan bungkus rokok berisi sabu.

Asep mengatakan bahwa ia tidak tahu siapa milik barang bukti tersebut, dan memandang tidak masuk akal jika ia menyembunyikan terlarang itu sendiri. Ia juga menolak keterangan yang tertuang dalam BAP polisi yang mengatakan bahwa bungkus rokok berisi narkotika miliknya.

Terdakwa II, Ardian Prasetyo, mengaku diperlupa dan dipaksa menerima siksaan saat ditanya tentang pembagian barang bukti. Ia juga membantah sabu tersebut berasal dari rokok yang ia titipkan kepada terdakwa lain.

Terdakwa II ini mengaku mendapatkan tekanan berat selama diperiksa, dan memandang tidak masuk akal jika dianggap menyembunyikan barang bukti.
 
Bisa-bisa kan? Peredaran sabu itu kayakanya punya konspirasi sendiri. Asep dan Ardian ini kayaknya dibawa ke sini dengan tujuan lain, tapi siapa yang bisa dipercaya? Sabu berdasar rokok yang terkena kasur di kamar huniannya? Tapi kalau begitu, mungkin ada orang lain yang mencoba nggak kita lihat. Dan tekanan yang mereka diterima saat diperas itu, kayaknya bukan untuk membuka sengit tapi untuk membuat mereka tidak nggak konsisten dengan cerita yang harus diucapkan.
 
Gue rasa kasus ini cukup menyesuaikan, gue tidak percaya kalau keduanya benar-benar diperlupa dan dipaksa menerima siksaan. Gue pikir ada sesuatu yang salah di balik cerita ini, tapi kalau benar-benar seperti itu, aku rasa kasus ini harus dicakup lebih lanjut. Aku rasa keduanya memang tidak menyembunyikan apa-apa, tapi ada orang lain yang mencoba menggunakannya. Gue harap pihak penegak hukum bisa mencari penyelesaian yang adil dan benar-benar mengetahui apa yang terjadi di balik kasus ini 🤔💡
 
aku pikir paling mirip dengan kasus ini adalah apakah terdakwa 2 benar-benar diperlupa atau apa yang dilakukan polisi? aku tahu kebenaran dan kejujuran, tapi jangan menutup mata, siapa tau ada yang mencoba manipulasi kebenaran.
 
Pagi aja nih... aku pikir kasus peredaran sabu di Salemba ini masih jadi kasus yang sulit dipecahkan... terdakwa II Ardian Prasetyo memang diperlupa dan dipaksa menerima siksaan, itu bukan cara yang tepat untuk mengambil sumpah dari orang itu... tapi aku juga tidak percaya apa-apa, setiap orang punya alibi sendiri... kenapa Asep bin Sarikin itu langsung menolak keterangan BAP polisi? Mungkin ada sesuatu yang tidak terbuka di balik cerita ini...
 
Kalau kamu tahu siapa yang salah, tapi juga mau menyalahkan orang lain, itu seperti mencari batu pasir di pantai 🌴. Yang pasti, jangan membuat pihak polisi lelah dengan cerita yang berantakan, ya?
 
Yah, kasus peredaran sabu di Salemba ini kayaknya serius banget 🤯! Asep dan Ardian si terdakwa nyang bedanya cuma cara ceritainya aja. Nah, aku rasa keduanya tidak harus mengalami siksaan yang berat seperti itu 🙏. Apalagi kalau mereka bilang tidak tahu siapa milik barang bukti itu 😕. Aku pikir polisi harus lebih sabar dan mengerti bahwa mereka mungkin tidak sadar tentang apa yang terjadi pada diri mereka 🤔.

Aku juga rasa penting banget jika kita bisa memahami bagaimana proses penyelidikan ini dilakukan, agar kita bisa menghindari kesalahannya lagi di masa depan 💡. Kita harus lebih peduli dengan keadilan dan hak asasi manusia 🌟!
 
Gue nggak bisa percaya apa yang terjadi sama polisi ini 🤯. Dua orang yang bilang nggak kenal siapa milik barang bukti itu, tapi polisi masih aja paksa mereka menerima siksaan dan bingung apa yang harus dilakukan. Ini seperti film kriminal aja, gue udah lihat di TV, tapi jadi nyata sama polisi... 😒. Tapi, aku nggak bisa membela mereka karena siapa yang mau menyembunyikan narkotika? Aku paham kalau polisi harus bebas menangani kasus ini, tapi gue harap ada orang yang bisa membantu kedua terdakwa ini agar bisa berbicara bebas tanpa tekanan... 🤝.
 
Gini, kabar gembira aku sih kalau punya orang yang mau tahu kebenaran apa-apa. Tapi forum ini kayaknya bikin aku bingung juga. Apa yang salah dengan cara questioning di sini? Aku masih inget saat diperiksa, aku bilang tidak tahu siapa barang bukti itu. Tapi forum ini kayaknya membuat aku ragu, apakah aku bilang benar atau salah?

Aku rasa terdakwa I dan II sama-sama benar. Mereka diintimidasi, tapi apa yang salah dengan itu? Forum ini kayaknya harus mau tahu siapa yang benar dan siapa yang salah. Aku ragu kalau hanya karena ada bungkus rokok berisi sabu, otomatis aku bilang penyumbun. Tapi, mungkin ada yang lain di balik semuanya.

Aku rasa forum ini harus lebih jujur tentang apa-apa. Jangan hanya mau ngeliat-ngeliat tanpa tahu kebenaran.
 
kembali
Top