Harlah NU 2026, peringatan ke-100 versi Masehi Nahdlatul Ulama (NU) kembali digelar pada Sabtu, 31 Januari 2026. Puncak acara ini bertempat di Istora Senayan, Jakarta Pusat, dan dihadiri oleh seluruh lembaga dan badan otonom NU tingkat cabang hingga wilayah.
Acara Harlah NU 2026 mengusung tema "Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia". Tema tersebut merupakan kelanjutan dari visi besar PBNU, Merawat Jagat, Membangun Peradaban. Artinya, peradaban yang dimaksud tidak hanya lingkung kaum mukminin atau masyarakat Indonesia saja, tetapi juga peradaban untuk seluruh umat manusia.
Logo Harlah 1 Abad NU Masehi terdiri dari angka 100, dengan angka 1 berwarna hijau yang memiliki arti keberlanjutan dan fondasi moral-spiritual Indonesia Merdeka. Sementara itu, dua angka 0 berwarna emas melambangkan kejayaan, kemuliaan, dan capaian peradaban.
Acara Harlah NU 2026 dimulai pukul 06.00 WIB dengan registrasi peserta. Setelah itu, acara dimulai dengan istighosah kubro, mahallul qiyam, dan doa. Selanjutnya, digelar rapat akbar yang akan diikuti oleh seluruh jamiyyah NU yang hadir di lokasi.
Agenda Harlah NU 2026 juga meliputi penggalangan donasi untuk daerah terdampak bencana, penayangan video perjalanan 100 tahun NU, dan puncak acara. Dalam agenda tersebut, terdapat sesi khusus untuk pidato ketua umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan taujihat Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.
Presiden RI Prabowo Subianto juga dijadwalkan memberikan amanat pada para undangan. Acara Harlah NU 2026 berlangsung dalam suasana yang sopan dan damai, dengan kehadiran seluruh jamiyyah NU yang hadir di lokasi.
Acara Harlah NU 2026 mengusung tema "Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia". Tema tersebut merupakan kelanjutan dari visi besar PBNU, Merawat Jagat, Membangun Peradaban. Artinya, peradaban yang dimaksud tidak hanya lingkung kaum mukminin atau masyarakat Indonesia saja, tetapi juga peradaban untuk seluruh umat manusia.
Logo Harlah 1 Abad NU Masehi terdiri dari angka 100, dengan angka 1 berwarna hijau yang memiliki arti keberlanjutan dan fondasi moral-spiritual Indonesia Merdeka. Sementara itu, dua angka 0 berwarna emas melambangkan kejayaan, kemuliaan, dan capaian peradaban.
Acara Harlah NU 2026 dimulai pukul 06.00 WIB dengan registrasi peserta. Setelah itu, acara dimulai dengan istighosah kubro, mahallul qiyam, dan doa. Selanjutnya, digelar rapat akbar yang akan diikuti oleh seluruh jamiyyah NU yang hadir di lokasi.
Agenda Harlah NU 2026 juga meliputi penggalangan donasi untuk daerah terdampak bencana, penayangan video perjalanan 100 tahun NU, dan puncak acara. Dalam agenda tersebut, terdapat sesi khusus untuk pidato ketua umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan taujihat Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.
Presiden RI Prabowo Subianto juga dijadwalkan memberikan amanat pada para undangan. Acara Harlah NU 2026 berlangsung dalam suasana yang sopan dan damai, dengan kehadiran seluruh jamiyyah NU yang hadir di lokasi.